home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Makan Cokelat Membuat Otak Jadi Lebih Cerdas?

Benarkah Makan Cokelat Membuat Otak Jadi Lebih Cerdas?

Telah banyak diketahui bahwa mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, menjaga tekanan darah, menurunkan risiko stroke, bahkan meningkatkan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Ternyata manfaat cokelat tidak berhenti sampai di situ saja, lho. Makan cokelat juga terbukti bisa membantu meningkatkan kecerdasan. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini.

Cokelat bisa meningkatkan kinerja otak

Dalam sebuah penelitian yang berlangsung selama lebih dari 30 tahun di Amerika Serikat, para ahli melibatkan sekitar seribu orang peserta yang akan diamati. Perkembangan kemampuan kognitif seribu orang peserta penelitian tersebut terus dipantau.

Para peneliti menggunakan sebuah tes untuk mengukur kinerja otak para peserta yang mengonsumsi cokelat secara rutin. Tes tersebut meliputi penilaian terhadap ingatan verbal, ingatan visual dan spasial, pengorganisasian, penalaran abstrak, scanning dan tracking, termasuk tes daya ingat secara umum.

Penelitian tersebut menemukan bahwa peserta yang makan cokelat sebanyak sekali setiap pekan atau lebih dari sekali dalam sepekan, memiliki nilai tes yang lebih tinggi dibandingkan dengan partisipan yang makan cokelat kurang dari satu kali dalam sepekan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa konsumsi cokelat secara rutin dapat memperbaiki fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment), yang seringnya merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi demensia atau pikun.

Jadi benarkah makan cokelat bisa bikin pintar?

Para peneliti mengakui bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dengan pasti bagaimana cokelat dapat meningkatkan kemampuan otak. Namun, para ahli meyakini bahwa kandungan flavonoid yang sangat kaya dalam cokelat dapat melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kandungan lainnya seperti kafein dan theobromine juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan mental. Cokelat juga mengandung methylxanthines yang dapat meningkatkan kemampuan berkonsentrasi. Senyawa-senyawa inilah yang diperkirakan dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan kinerja otak. Dengan kinerja otak yang baik, tentu tingkat kecerdasan seseorang akan mengikuti.

coklat hitam menurunkan darah tinggi hipertensi

Akan tetapi, untuk mendapatkan manfaat makan cokelat bagi kecerdasan, Anda tidak boleh sembarangan memilih cokelat. Masalahnya, saat ini ada banyak sekali jenis cokelat yang tersedia.

Selalu pilih cokelat yang paling gelap, misalnya cokelat hitam. Alasannya karena cokelat hitam kandungan kokoanya masih tinggi dan tidak banyak dicampur bahan tambahan lainnya seperti susu, krim, atau gula. Semakin tinggi kandungan kokoa, kandungan flavonoid dan senyawa penting lainnya lebih banyak.

Cokelat, pola hidup sehat, dan kecerdasan

Peneliti menegaskan bahwa konsumsi cokelat secara rutin memang bermanfaat bagi kinerja otak dan memiliki efek perlindungan terhadap penurunan fungsi kognitif. Terutama yang diakibatkan oleh proses penuaan.

Namun, konsumsi cokelat harus selalu diimbangi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat secara keseluruhan. Kebanyakan cokelat mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi sehingga perlu adanya pertimbangan mengenai asupan kalori total dengan kebutuhan kalori setiap harinya.

Selain itu, kecerdasan bukan hanya dipengaruhi oleh makanan saja. Masih banyak sekali faktor lain yang bisa membentuk kecerdasan. Misalnya kesehatan otak, faktor genetik, dan tentu saja faktor usaha dari pribadi masing-masing.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Chocolate and the brain: neurobiological impact of cocoa flavanols on cognition and behavior. 2013 Dec;37(10 Pt 2):2445-53. doi: 10.1016/j.neubiorev.2013.06.013. Epub 2013 Jun 26.

Can Eating Chocolate Improve Your Brain? https://www.webmd.com/brain/news/20160222/can-chocolate-improve-brain Accessed 12/10/2017

Can chocolate make you smarter? https://www.nhs.uk/news/food-and-diet/can-chocolate-make-you-smarter/ Accessed 12/10/2017

Does chocolate make you clever? http://www.bbc.com/news/magazine-20356613 Accessed 12/10/2017

Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Hendry Wijaya Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x