home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Beragam Efek Akibat Terlalu Banyak Makan Daging

Beragam Efek Akibat Terlalu Banyak Makan Daging

Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menyatakan bahwa orang yang kebanyakan makan daging (daging sapi, ayam, unggas, ikan), setidaknya 30% mudah berisiko terkena penyakit kanker.

Daging memang santapan yang enak dan mengenyangkan di perut. Namun, makan daging berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Lalu, apa saja dampak yang timbul jika makan daging berlebihan?

Dampak kebanyakan makan daging yang berbahaya untuk kesehatan

Pada dasarnya, daging tidak memiliki kandungan serat dan nutrisi yang bisa melindungi tubuh secara keseluruhan.

Daging mengandung protein hewani, lemak jenuh, dan dalam beberapa kasus senyawa karsinogenik seperti amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). Senyawa berbahaya tersebut terbentuk selama proses pengolahannya.

HCA contohnya, terbentuk saat daging dimasak pada suhu tinggi. Sedangkan PAH terbentuk saat pembakaran zat organik pada daging, yang mana keduanya diyakini dapat meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, kandungan lemak daging dapat meningkatkan produksi hormon, sehingga meningkatkan risiko kanker terkait hormon seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Di bawah ini beberapa dampak secara langsung maupun tidak langsung akibat kebanyakan makan daging.

1. Bau mulut

Tubuh yang kebanyakan asupan daging artinya juga akan kelebihan kandungan protein. Kondisi ini akan mengacu pada kondisi ketosis, yang mana tubuh akan membakar lemak untuk dijadikan energi.

Memang berpotensi untuk menurunkan berat badan secara perlahan, tapi akan berdampak buruk untuk bau mulut Anda. Pasalnya, tubuh yang terlalu banyak membakar lemak akan menghasilkan bahan kimia bernama keton.

Keton inilah yang akan membuat aroma napas jadi tidak sedap. Meski sudah menyikat gigi ataupun berkumur dengan cairan mulut agar wangi, bau mulut akan susah hilang kalau Anda masih suka mengonsumsi daging dalam jumlah banyak.

2. Mood jadi gampang goyah

Tubuh dan otak nyatanya sangat butuh asupan karbohidrat yang berasal dari tepung dan gula. Asupan karbohidrat ini diperlukan untuk merangsang produksi hormon serotonin sebagai pengatur mood Anda.

Nah, bagi Anda yang suka makanan olahan dari daging untuk makan sehari-hari, dikhawatirkan asupan karbohidrat Anda akan berkurang dan mood (suasana hati) Anda pun jadi tidak stabil sehari-harinya.

3. Pencernaan jadi tidak sehat

Daging apa pun baik itu daging ayam, sapi, maupun kambing memang enak dan bagus untuk memperbesar otot-otot tubuh. Sayangnya, daging tidak memiliki kandungan serat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Artinya, jika Anda makan asupan protein hewani kebanyakan, Anda juga akan kekurangan serat sehari-harinya.

Seperti yang diketahui, kurang serat bisa menyebabkan masalah serius pada pencernaan Anda. Contoh dampak yang bisa Anda dapatkan karena kebanyakan makan daging antara lain perut kembung, sembelit (konstipasi), bahkan BAB berdarah.

4. Berat badan mudah naik dan rentan terserang kanker

Faktanya, 7.000 orang dewasa di Amerika Serikat ditemukan 90% lebih mudah naik berat badan akibat mengonsumsi daging lebih dari 250 gram per harinya.

Saat Anda makan daging dalam jumlah banyak, Anda akan mudah menurunkan berat badan dalam kurun waktu yang singkat karena proteinnya. Namun, hal tersebut malah membuat berat Anda akan mudah naik kembali.

Selain itu, Harvard University menyatakan, bahwaorang yang suka makan daging lebih dari 3 kali dalam sehari berisiko terkena kanker usus besar ketimbang mereka yang makan daging lebih sedikit.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Truth About Red Meat http://www.webmd.com/food-recipes/features/the-truth-about-red-meat#1 Diakses pada 16 Mei 2017

Eat too Much Protein http://www.prevention.com/eatclean/eat-too-much-protein Diakses pada 16 Mei 2017

Eating Too Much Protein http://www.huffingtonpost.com/2014/06/12/eating-too-much-protein_n_5481307.html Diakses pada 16 Mei 2017

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 5 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x