Berapa Banyak Kita Boleh Makan Daging Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap harinya. Ini bisa didapatkan melalui makanan, baik itu daging, buah, dan sayuran. Namun, semua itu ada batasnya, terutama dalam makan daging. Jadi, seberapa banyak daging yang boleh dikonsumsi dalam sehari? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan protein dan zat besi pada daging

Makanan yang berasal dari hewan, yaitu daging, merupakan sumber protein terbaik. Daging mengandung semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu perbaikan dan mengganti jaringan dan sel yag rusak. Asam amino tersebut tidak diproduksi oleh tubuh sehingga Anda harus mendapatkannya dari makanan. Protein yang terkandung pada daging (disebut protein hewani) sangat lengkap dibanding dengan protein yang terdapat dari tumbuhan (protein nabati).

Daging juga mengandung zat besi yang penting untuk kesehatan reproduksi. Zat besi heme pada daging lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh dibanding dengan zat bes non-heme dari tumbuhan. Daging putih (ikan dan unggas) seberat 3 ons mengandung 1 miligram zat besi sementara daging merah dari sapi dengan berat yang sama mengandung 2 miligram zat besi.

Untuk orang yang sedang diet, disarankan untuk mengurangi konsumsi daging. Namun, ini tidak berarti orang tersebut benar-benar tidak diperbolehkan makan daging. Daging tetap boleh dikonsumsi tapi porsinya harus dikurangi.

Makan daging diperbolehkan setiap hari, asal…

Dalam Healthy Eating, seorang ahli gizi bersertifikat, Reed Mangels, mengatakan bahwa setiap hari Anda membutuhkan sekitar 0,8 hingga 1 gram protein per kilogram dari berat badan. Jadi kalau berat badan Anda 60 kilogram, setiap hari Anda butuh asupan protein sebesar 48-60 gram.

Kemudian, Health Harvard Education merekomendasikan banyaknya daging merah yang aman dikonsumsi sekitar 50 sampai 100 gram (setara 1,8 sampai 3,5 ons daging) per hari. Sebab, mengonsumsi banyak daging yang melebihi kebutuhan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dampaknya antara lain meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar karena daging banyak mengandung lemak jenuh.

Anda bisa membagi porsinya untuk beberapa kali makan. Misalnya makan 35 gram daging di siang hari dan 35 gram daging di sore atau malam hari. Usahakan juga untuk memvariasikan jenis daging yang disajikan agar nutrisinya tetap seimbang dan beragam.

Bagaimana cara memilih dan makan daging yang sehat?

Sebenarnya yang menjadi perhatian bukan hanya banyaknya daging saja yang bisa dikonsumsi, jenis daging yang dipilih juga penting. Ini memungkinkan Anda untuk tetap makan daging dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Cara sehat untuk menikmati daging adalah dengan mengkombinasikan asupan daging; tidak harus selalu daging merah, daging lainnya bisa menjadi alternatif.

Berikut cara makan daging yang sehat, seperti:

  • Jika Anda menyukai daging merah, Anda tetap bisa mengonsumsi daging tersebut tapi dengan menu yang lebih sehat. Misalnya, memilih potongan daging merah tanpa lemak, yaitu terlebih dahulu dipisahkan bagian lemak yang menempel di sisi atau sekeliling daging.
  • Hindari daging olahan atau kemasan yang mengandung bahan pengawet, tinggi lemak jenuh, dan tinggi garam yang bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Alternatif selain daging merah adalah daging putih pada unggas. Potongan kalkun atau ayam mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak.
  • Ikan bisa menjadi sumber protein alternatif selain daging dari hewan darat. Ikan tuna dan ikan kakap termasuk golongan ikan tidak berminyak yang rendah lemak dan kalori. Sementara ikan salmon dan makarel termasuk golongan ikan berminyak tinggi lemak dan kalori, tapi kaya manfaat bagi kesehatan.

Selain jenis pilihan daging, cara mengolah daging juga memengaruhi kandungan daging. Pertama, dibanding digoreng, daging lebih baik dipanggang. Jangan lupa, tempatkan bagian yang berlemak di atas alat pemanggang supaya lemak habis terpanggang.

Untuk menghilangkan bagian berlemak, Anda bisa merebus daging kemudian membiarkannya dingin selama beberapa saat. Lalu, buang bagian lemak yang menempel pada daging. Anda bisa menyajikan kembali daging, misalnya dengan ditumis dengan potongan brokoli atau kacang-kacangan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Belum Banyak Diketahui, Ini Manfaat Daging Angsa Serta Kandungan Gizinya

Sudah pernah mencoba makan daging angsa sebelumnya? Jangan salah, kandungan gizinya tak kalah dengan daging ayam atau bebek, lho! Intip faktanya disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Berapa Lama Idealnya Harus Simpan Daging di Kulkas?

Jika tidak mau langsung diolah, Anda boleh menyimpan daging di kulkas atau freezer. Psstt.. Lama waktu simpan daging sapi dan ayam segar berbeda, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 29 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit

Sakit Perut Setelah Makan Daging? 3 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Sakit perut bisa terjadi akibat dipicu oleh makanan, misalnya daging. Mengapa ada orang yang sakit perut setelah makan daging? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 17 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Seitan, Makanan Pengganti Daging yang Tak Kalah Bergizi dan Lezat

Bagi vegetarian atau vegan, seitan menjadi salah satu makanan pengganti daging yang bisa dikonsumsi. Apa itu seitan dan nutrisi yang terkandung di dalamnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Fakta Gizi, Nutrisi 22 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan darat dan laut

Benarkah Makanan Darat dan Laut Tidak Boleh Dimakan Bersamaan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2019 . Waktu baca 4 menit
makan daging dalam seminggu

Seberapa Banyak Anda Boleh Makan Daging dalam Seminggu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
dada ayam dan sapi

Dada Ayam Vs Daging Sapi, Mana yang Lebih Kaya Gizi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit