6 Cara Meredakan Rasa Sakit di Tulang Ekor yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasakan sakit di tulang ekor? Rasa sakitnya biasanya cukup tajam dan akan mengganggu aktivitas. Bahkan buang air besar, seks, dan menstruasi akan lebih menyakitkan saat tulang ekor Anda bermasalah. Saat tulang ekor sakit, Anda bisa meredakannya dengan berbagai cara berikut ini.

Redakan tulang ekor sakit dengan perawatan rumahan ini

Tulang ekor tepatnya berada di bagian bawah tulang belakang (coccyx). Rasa sakit di bagian tubuh yang satu ini biasanya disebabkan oleh trauma pada tulang ekor saat jatuh, duduk terlalu lama di permukaan yang keras atau sempit, persalinan normal, dan adanya perubahan pada sendi karena faktor usia.

Ketika tulang ekor sakit, berikut beberapa cara yang bisa membantu meredakannya:

1. Kompres panas atau berendam air panas

manfaat berendam air panas

Suhu yang hangat bisa membantu meredakan ketegangan otot penyebab tulang ekor sakit. Biasanya, tulang ekor yang sakit disertai dengan otot yang tegang. Akibatnya, rasa nyeri yang dirasakan semakin menjadi-jadi.

Adapun sumber panas yang bisa diberikan seperti botol berisi air panas, bantal pemanas, koyo, hingga berendam air hangat. Anda juga bisa mencoba sitz bath (merendam area bokong di air hangat) untuk meredakan nyeri. Pilihlah sumber panas yang sekiranya paling membuat Anda nyaman.

2. Kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Kompres es bisa membantu meredakan rasa nyeri di tulang ekor akibat cedera atau trauma. Sensasi dingin ini sangat efektif membantu mengurangi peradangan di awal cedera. Jika peradangan ini sudah diredakan di awal, biasanya rasa sakit di hari-hari selanjutnya tidak akan terlalu menusuk.

Anda bisa mengompres tulang ekor dengan es batu. Caranya, bungkus es batu dengan handuk kemudian taruh di bagian yang terasa sakit. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kompres es plastik (cold pack) yang dijual bebas di pasaran.

3. Menggunakan bantal tambahan

jemur bantal guling buat apa

Ganjal bantal bisa membantu mengurangi tekanan ketika duduk saat tulang ekor sakit. Namun, bukan bantal biasa yang digunakan.  Bantal berbentuk U atau V-lah yang umumnya cukup membantu meringankan rasa sakit.

Bantal tambahan ini bisa Anda gunakan saat menyetir, di kantor, di kelas, atau di rumah. Kapan pun Anda duduk dan butuh penyangga di bagian bokong, gunakanlah bantal tambahan yang nyaman.

3. Minum obat NSAID

waktu yang tepat minum obat cacing

NSAID adalah obat antiradang nonsteroid yang digunakan untuk membantu mengatasi gangguan muskuloskeletal. Obat ini khususnya bekerja cukup ampuh meredakan nyeri, demam, dan peradangan. Untuk itu, Anda juga bisa minum obat NSAID untuk membantu mengurangi peradangan di sekitar tulang ekor.

Obat ibuprofen (Advil), naproxen (Aleve), dan inhibitor COX-2 bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengurangi rasa sakit.

4. Mengubah pola makan

sumber vitamin a

Jika nyeri tulang ekor disebabkan atau diperparah oleh sembelit, yang perlu Anda lakukan ialah mengubah pola makan. Mulai sekarang, Anda harus lebih banyak makan serat dan minum air. Dengan begitu, masalah pencernaan Anda sedikit demi sedikit bisa teratasi dengan baik.

5. Hilangkan kebiasaan yang tidak sehat

posisi duduk

Mengubah kebiasaan harian Anda bisa membantu meredakan rasa sakit. Lantas, kebiasaan mana yang perlu diubah? Tentu saja berbagai kebiasaan yang memberikan tekanan berlebih pada tulang ekor, misalnya duduk terlalu lama.

Jika selama ini Anda selalu duduk di depan komputer dalam waktu lama, mulai sekarang sering-seringlah bangun dan bergerak. Anda juga bisa mulai menggunakan bantal tambahan saat duduk untuk sedikit meringankan beban tulang ekor saat menumpu tubuh bagian atas. Selain itu, Anda juga bisa menyesuaikan postur tubuh saat duduk agar tidak terlalu sakit.

6. Melakukan peregangan

Sumber: Gower Street Practice

Penelitian yang diterbitkan pada Journal of Bodywork and Movement Therapies menemukan fakta bahwa peregangan membantu meredakan rasa sakit saat duduk. Selain itu, peregangan juga membantu meningkatkan jumlah tekanan yang bisa ditahan di punggung bawah agar tak mudah sakit.

Adapun gerakan yang dilakukan sebaiknya difokuskan pada tulang belakang, otot piriformis (otot di bokong yang membentang ke paha bagian atas), dan iliopsoas (otot di daerah pinggul). Meregangkan ligamen yang melekat pada tulang ekor membantu mengurangi ketegangan otot di bagian tersebut.

Bila Anda sudah coba semua cara di atas tapi rasa sakit tidak berkurang atau justru semakin parah, sebaiknya langsung periksa ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sama-sama Redakan Nyeri, Pahami Beda Acetaminophen, Aspirin, dan Ibuprofen

Banyak yang mengira bahwa obat pereda nyeri, seperti aspirin, acetaminophen, dan ibuprofen sama khasiatnya, namun tahukah Anda ketiganya punya perbedaan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Cara Mudah Membuat Bantal Pemanas dengan Bahan-Bahan yang Ada di Rumah

Otot terasa pegal tapi malas panggil tukang pijat? Yuk,coba membuat bantal pemanas sendiri dengan bahan-bahan sederhana berikut. Mudah, cepat, dan aman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 8 November 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Minum Obat Pereda Nyeri Agar Tetap Aman Tanpa Efek Samping

Setiap obat pereda nyeri memiliki efek samping. Untungnya, ada tips yang dapat dilakukan agar obat pereda nyeri yang Anda minum tetap aman dan efektif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 5 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Novalgin

Cari tahu informasi tentang Novalgin di Hello Sehat, termasuk fungsi, efek samping, keamanan, interaksi, peringatan, foto, dan ulasan dari pengguna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 11 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri tulang ekor sakit

Penyebab Nyeri Tulang Ekor (Coccydynia) yang Dapat Mengganggu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
terlalu banyak minum obat

5 Tanda Anda Sudah Terlalu Banyak Minum Obat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
patah tulang selangka atau fraktur klavikula

Mengenal Patah Tulang Selangka (Fraktur Klavikula) yang Bisa Terjadi pada Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 7 November 2020 . Waktu baca 10 menit
bentol merah pada bayi

Bentol Merah pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit