home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Jitu Mengatasi Fobia Sosial (Social Anxiety Disorder)

Tips Jitu Mengatasi Fobia Sosial (Social Anxiety Disorder)

Fobia sosial alias gangguan kecemasan sosial adalah ketakutan tanpa sebab yang dimiliki oleh seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Tapi ketakutan di sini bukan cuma sekadar malu saat berkenalan dengan orang baru atau demam panggung ketika ia harus berdiri di depan umum untuk presentasi proyek kantor. Ketakutan Anda untuk mempermalukan diri sendiri begitu kuat dan mengambil alih sehingga Anda benar-benar menghindari setiap situasi yang dapat memicu ketakutan tersebut. Fobia sosial juga menimbulkan rentetan reaksi fisik yang bisa memberatkan.

Gangguan kecemasan sering muncul pertama kali di masa kanak-kanak atau remaja awal, dan cenderung membaik seiring bertambahnya usia. Namun bagi sebagian orang, fobia itu bisa tetap mengikuti seumur hidup sehingga mendatangkan malapetaka pada kehidupan sosialnya. Individu yang memiliki gangguan kecemasan sosial, atau fobia sosial, mungkin memiliki hubungan sosial atau romantis yang sangat terbatas. Ketakutan luar biasa akan dihakimi dan dipandang negatif ini membuat membuat mereka merasa tidak berdaya, kesepian, terasingkan, bahkan depresi.

Kecemasan sosial adalah gangguan psikiatri resmi yang diakui oleh para profesional medis. Ini bukanlah hal yang patut diabaikan karena kecemasan sosial sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika Anda atau orang terdekat Anda memiliki kecemasan sosial, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk mengatasi fobia sosial.

Tips dan trik mengatasi gejala fobia sosial

1. Kenali pemicu apa yang membuat Anda cemas

Jika Anda mengalami kecemasan sosial, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah dengan mencari tahu situasi apa yang membuat Anda cemas. Apakah itu berbicara empat mata di ruangan tertutup atau sekadar berada di ruangan terbuka yang dipenuhi dengan banyak orang?

Setiap orang yang mengalami kecemasan sosial akan memiliki perbedaan pemicu situasi sosial yang membuatnya cemas, juga gejala fisik yang ditimbulkan saat mengalami kecemasan akan berbeda pula. Oleh karena itu, mengetahui situasi apa yang membuat Anda cemas sangatlah penting untuk membuat Anda lebih mudah mengatasi situasi tersebut.

2, Belajar untuk rileks

Disaat Anda merasa cemas, Anda akan merasa tidak nyaman dengan lingkungan ataupun keberadaan Anda. Dan salah satu cara untuk mengatasi gejala fisik saat Anda cemas adalah belajar untuk rileks dengan cara menarik napas perlahan. Yang harus Anda ketahui adalah bahwa menarik napas perlahan dilakukan bukan untuk menghilangkan perasaan cemas –karena cemas adalah hal yang wajar dialami setiap orang-. Menarik napas perlahan dilakukan untuk membuat Anda lebih mudah mengatasi rasa cemas, karena disaat Anda cemas, napas Anda akan lebih cepat daripada biasanya. Akibatnya, Anda akan merasa pusing dan kecemasan Anda bertambah.

3. Ubah cara pikir Anda

Kecemasan dapat timbul melalui pikiran. Seringkali, orang yang mengalami kecemasan berpikir bahwa keberadaannya tidak diinginkan dan ia akan dipandang negatif oleh lingkungannya. Padahal, pikiran tersebut belum tentu benar –biasanya itu hanya ketakutan yang timbul tanpa alasan. Oleh karena itu, salah satu cara mengatasi kecemasan sosial adalah dengan mengubah cara pikir Anda terhadap lingkungan sekitar –karena apa yang Anda takuti hanya asumsi semata. Fokuslah pada orang yang ada di sekitar Anda daripada pada fikiran Anda yang justru dapat membuat Anda cemas.

4. Coba untuk tidak menghindar

Paksa diri Anda untuk melakukan aktivitas yang membuat Anda cemas dan seringkali Anda hindari. Meskipun sulit, Anda tetap perlu melakukannya karena menghindar bukanlah jalan keluar dari kecemasan yang Anda hadapi. Terlebih lagi, menghindari apa yang membuat Anda cemas justru akan membuat ketakutan Anda semakin besar dan membuat Anda merasa bahwa apa yang Anda pikirkan benar –padahal, belum tentu. Oleh karena itu, paksa diri Anda untuk menghadapi apa yang Anda takuti. Biasakan untuk melakukan hal tersebut berulang kali, karena semakin Anda sering menghadapi situasi tersebut Anda akan semakin terbiasa, mengurangi rasa takut Anda, dan membuat Anda semakin percaya diri.

5. Latihan agar terbiasa

Salah satu hal penting yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi kecemasan adalah dengan latihan. Tentunya, mengatasi kecemasan sosial tidaklah mudah dan membutuhkan kerja keras. Oleh karena itu, untuk benar-benar mengatasi kecemasan sosial tersebut, Anda harus melakukan tip-tip diatas dan membuatnya menjadi kebiasaan.

6. Sabar

Anda harus bersabar, karena mengubah kebiasaan tidaklah mudah, termasuk dalam menghilangkan kecemasan sosial. Mengatasi kecemasan sosial adalah proses belajar seumur hidup karena Anda akan selalu dihadapkan pada lingkungan baru. Punya perasaan cemas itu wajar, namun Anda harus dapat mengatasinya atau Anda akan terperangkap dalam fobia itu selamanya, dan hal tersebut dapat mengganggu aktivitas/karir Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati
Tanggal diperbarui 09/06/2017
x