home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Koordinasi Mata dan Tangan Menurun Seiring usia, Jaga dengan 4 Cara Ini

Koordinasi Mata dan Tangan Menurun Seiring usia, Jaga dengan 4 Cara Ini

Koordinasi mata dan tangan merupakan kerja sama antara sistem gerak dengan indra, yang erat kaitannya dengan kegiatan sehari-hari. Sebagai contoh, ketika mengetik dan menggambar, Anda mengandalkan mata dan tangan Anda untuk mengerjakan tugas tersebut. Nah, seiring pertambahan usia, maka kemampuan ini akan menurun, apalagi jika timbul masalah kesehatan pada lansia. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai hal ini!

Pentingnya koordinasi mata dan tangan pada semua usia, termasuk lansia

lansia masalah tidur

Seiring bertambahnya usia, produktivitas Anda akan semakin menurun. Mengapa? Kecepatan dalam mengerjakan suatu tugas akan menurun dan jumlah pekerjaan yang bisa Anda tangani jadi berkurang. Termasuk, menumpulnya ketangkasan dan reaksi Anda dalam memberikan tanggapan. Ya, itu semua erat kaitannya dengan koordinasi tubuh, yaitu mata dan tangan.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa koordinasi antara indra penglihatan dan tangan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menulis, menggambar, menjahit, memotong sesuatu, sampai menangkis bola yang akan mengenai wajah kita, merupakan contoh sederhana koordinasi mata dengan tangan.

Nah, menurunnya koordinasi tubuh ini umumnya disebabkan oleh penuaan. Semakin tua usia seseorang, biokimia otak, struktur, dan fungsi tubuh akan semakin melemah. Hal ini menyebabkan keterampilan motorik, seperti koordinasi indra penglihatan dan tangan jadi tidak setajam dulu.

Ditambah lagi dengan gangguan saraf dan otak, seperti ataksia, multiple sclerosis, atau cedera fisik yang rentan terjadi pada orang tua juga memperburuk fungsi tubuh ini.

Cara menjaga dan meningkatkan koordinasi mata dan tangan

Menurunnya koordinasi indra penglihatan dan tangan dapat mengganggu aktivitas. Meskipun, kondisi ini tidak bisa sepenuhnya dicegah pada lansia, mereka tetap bisa menerapkan beberapa cara berikut intuk meningkatkan fungsi tubuh.

1. Olahraga yang melatih ketangkasan

peregangan untuk lansia

Olahraga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk koordinasi mata dengan tangan. Gerakan berulang saat berolahraga bisa meningkatkan volume otak dan melatih ketangkasan tangan untuk bergerak dan mata untuk membidik sasaran.

Olahraga yang mempertajam koordinasi tangan dengan mata, antara lain berenang untuk lansia, tai chi, tenis, bulu tangkis, basket, voli, dan olahraga lainnya.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pilihan olahraga untuk lansia harus sangat diperhatikan. Pasalnya, tidak semua jenis olahraga cocok untuk lansia, apalagi jika memiliki masalah kesehatan tertentu. Jadi, Anda maupun lansia perlu melakukan konsultasi lebih dahulu dengan dokter.

2. Latih koordinasi lewat permainan

Tidak hanya olahraga, beberapa permainan juga bisa melatih ketangkasan tangan dan konsentrasi mata untuk mengikuti objek. Biasanya kegiatan ini lebih direkomendasikan pada anak-anak. Namun, orang dewasa, termasuk lansia juga bisa ikuti memainkan permainan atau menirukan contoh gerakan koordinasi bersama keluarga atau teman saat bersantai di taman, seperti:

  • Main lempar dan tangkap bola.
  • Menyusun balok tinggi.
  • Memainkan alat musik, seperti piano atau drum.
  • Bermain lompat tali.
  • Menggiring bola, seperti dalam permainan bola basket.

3. Mengonsumsi makan sehat seimbang

persiapan puasa untuk lansia

Memiliki koordinasi mata dengan tangan yang baik, tidak lepas dari pilihan makanan yang tepat. Makanan memberikan nutrisi bagi mata, otot, dan otak supaya tetap sehat dan bekerja dengan normal. Selain vitamin dan protein, makanan tersebut juga dikenal mengandung banyak antioksidan yang bisa mencegah peradangan pada otot, sel-sel mata, dan otak.

Ada banyak pilihan makanan sehat untuk lansia yang dapat Anda masukkan dalam pola makan sehat lansia, untuk menjaga kesehatan otot, sel mata, dan otak, seperti dilansir dari laman Harvard Medical Publishing.

  • Lutein dan zeaxanthin, yaitu antioksidan yang ada pada brokoli, jagung, telur, kangkung, jeruk, pepaya, selada, bayam, dan labu.
  • Asam lemak omega-3 bisa Anda temukan pada biji rami, minyak biji rami, salmon, sarden, tuna, dan kacang kenari.
  • Vitamin A ada pada aprikot, melon, wortel, mangga, paprika merah, keju, bayam, dan ubi jalar.
  • Mineral zinc bisa Anda temukan pada buncis, tiram, daging merah, dan yogurt.
  • Vitamin E dan vitamin A, Anda bisa dapatkan dari jeruk bali, kiwi, jeruk, paprika merah, stroberi, kacang almond, dan biji bunga matahari.

Semua makanan tersebut, bisa Anda konsumsi sebagai menu makan lansia mulai dari sarapan hingga camilan.

4. Rutin cek kesehatan ke dokter

Koordinasi mata dan tangan sering kali terganggu karena adanya gangguan pada mata, misalnya rabun jauh, rabun dekat, dan silinder. Selain itu, masalah pada otot tangan juga bisa menghalangi kebebasan tangan untuk bergerak lincah.

Jika Anda memiliki kondisi ini, jangan lupa untuk rutin cek kesehatan. Ikuti anjuran perawatan dari dokter dan hindari berbagai hal yang bisa memperparah kondisi tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hoogendam, Y. Y., van der Lijn, F., Vernooij, M. W., Hofman, A., Niessen, W. J., van der Lugt, A., Ikram, M. A., & van der Geest, J. N. (2014). Older age relates to worsening of fine motor skills: a population-based study of middle-aged and elderly persons. Frontiers in aging neuroscience, 6, 259. https://doi.org/10.3389/fnagi.2014.00259.

Bloesch, E. K., Davoli, C. C., & Abrams, R. A. (2013).Age-related changes in attentional reference frames for peripersonal space. Psychological Science, 24(4), 557-561. doi:10.1177/0956797612457385.

Physical activity for older adults. (2018, January 17). Retrieved March 29, 2021, from https://food.unl.edu/physical-activity-older-adults.

Hand-Eye coordination in school age children. Retrieved March 29, 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/gradeschool/fitness/Pages/Hand-Eye-Coordination-in-School-Age-Children.aspx.

Ilano, J. (2021, March 13). 10 fun drills for IMPROVING Coordination. Retrieved March 29, 2021, from https://gmb.io/coordination/.

Publishing, H. Top foods to help protect your vision. Retrieved March 29, 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/top-foods-to-help-protect-your-vision.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x