Sakit Kepala Tipe Ketegangan (Tension Headache)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sakit kepala tipe ketegangan (tension headache)?

Sakit kepala tipe ketegangan atau tension headache adalah jenis sakit kepala yang memunculkan sensasi tegang seperti kepala sedang ditekan benda berat atau dililit erat-erat dengan pita karet. sakit kepala tipe ketegangan bisa juga disebut sebagai sakit kepala stres.

Dikutip dari Medline Plus, sakit kepala tegang akan terasa seperti nyeri, sesak, atau terdapat tekanan di sekitar dahi atau belakang kepala dan leher. Beberapa orang mengatakan bahwa sensasi sakit kepala tegang terasa seperti tengkorak kepala yang diremas.

Sakit kepala tipe ketegangan biasanya tidak berhubungan dengan gangguan penglihatan, mual, atau muntah. Meskipun kepala Anda sakit, namun kondisi ini tidak akan membuat Anda berhenti melakukan kegiatan sehari-hari, dan juga tidak memengaruhi penglihatan, keseimbangan, atau kekuatan tubuh.

Jenis-jenis tension headache

Secara umum, sakit kepala tipe ketegangan terbagi dalam dua jenis yaitu sakit kepala tegang episodik dan kronis. Penjelasan dari masing-masing tipe tension headache tersebut adalah:

1. Sakit kepala tegang tipe episodik

Sakit kepala tegang jenis episodik per satu kali serangan berlangsung dari 30 menit yang bisa hilang timbul sampai seminggu. Namun, serangan dapat muncul kurang dari 15 hari dalam satu bulan atau paling tidak tiga bulan.

Rasa sakit yang muncul akan mulai secara bertahap, seringnya di pertengahan hari.

2. Sakit kepala tegang tipe kronis

Tension headache adalah serangan sakit kepala tegang yang dapat berlangsung berjam-jam dan mungkin terus berlanjut. Jika Anda mengalami sakit kepala selama lebih 15 hari atau paling lama 3 bulan, maka sudah dianggap menjadi kronis.

Rasa sakit kepala mungkin muncul lebih kuat atau justru mereda sepanjang hari, tapi hampir selalu ada.

Seberapa umum kondisi ini?

Tension headache adalah jenis sakit kepala yang paling umum terjadi.

Anda bisa mencegah mengalami kondisi ini dengan menghindari faktor-faktor risikonya. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sakit kepala tipe ketegangan (tension headache)?

Beberapa gejala umum yang sering terjadi saat mengalami sakit kepala tegang alias tension type headache adalah:

  • Nyeri ringan hingga sedang, atau tekanan di depan, atas, atau sisi kepala
  • Sakit kepala yang baru muncul di sore hari
  • Sulit untuk tidur
  • Kelelahan
  • Jadi lebih cepat marah
  • Kesulitan untuk fokus
  • Terasa lebih sakit di area-area tertentu, seperti kulit kepala, pelipis, di leher bagian belakang, dan mungkin terasa hingga di pundak
  • Rasa sakit yang muncul mungkin hanya sekali, terus-menerus, atau berhari-hari. Mulai dari 30 menit saja atau bisa juga bertahan hingga tujuh hari
  • Nyeri otot

Berbeda dengan sakit kepala migrain, Anda tidak akan memiliki gejala saraf lainnya, seperti kelemahan otot atau penglihatan kabur saat mengalami sakit kepala tipe ketegangan.

Sakit kepala tegang juga tidak meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya dan suara, serta tidak pula memicu nyeri perut, mual, maupun muntah seperti migrain.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami sakit kepala tegang dengan karakteristik berikut:

  • Mengalami rasa sakit yang amat sangat dan tidak pernah Anda rasakan sebelumnya.
  • Merasakan sakit yang tiba-tiba menyerang di area kepala.
  • Rasa sakit yang diikuti oleh rasa linglung dan kesulitan untuk memahami ucapan orang lain.
  • Pingsan atau kehilangan kesadaran.
  • Demam tinggi, lebih tinggi dari 39-40 derajat celcius.
  • Leher yang kaku.
  • Mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan melihat sesuatu.
  • Mengalami gangguan berbicara atau berjalan.
  • Mual dan muntah, kecuali jika Anda sedang flu atau mabuk.

Jika Anda mengalami gejala di atas atau gejala lain yang menurut Anda mengkhawatirkan, maka sebaiknya konsultasi pada dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.

Biasanya sakit kepala tidak berbahaya dan dapat pulih sendiri seiring waktu. Namun, beberapa kasus dapat menjadi pertanda dari penyakit yang lebih serius seperti nyeri kepala pertanda tumor otak atau stroke.

Penyebab

Apa saja penyebab sakit kepala tipe ketegangan?

Tidak ada satu penyebab khusus yang memicu munculkan sakit kepala tipe ketegangan.

Sebagian besar orang mengalami kondisi ini akibat stres atau tekanan emosional dalam keseharian hidup mereka.

Beberapa orang lainnya mengalami sakit kepala tegang karena otot yang menegang di belakang leher dan kulit kepala. Beberapa penyebab ketegangan otot di sekitar leher dan kepala yang memicu tension type headache adalah:

  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol
  • Mata bekerja terlalu keras hingga terasa lelah
  • Mata kering
  • Tubuh terlalu lelah
  • Kebiasan merokok
  • Demam atau flu yang sedang Anda alami
  • Infeksi sinus
  • Kafein
  • Kebiasaan mempraktikkan postur tubuh yang buruk
  • Kurangnya asupan air mineral
  • Kurang tidur
  • Kebiasaan melewatkan kewajiban untuk makan

Di sisi lain, penyebab dari sakit kepala tegang sering kali tidak jelas. Namun, sakit kepala jenis ini tidak diturunkan dalam keluarga.

Jika Anda ingin mencari tahu lebih jauh mengenai penyebab sakit kepala tegang yang Anda alami, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya mengalami sakit kepala tegang?

Pada dasarnya setiap orang berpeluang mengalami sakit kepala tegang. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalaminya. Faktor-faktor pemicu tension headache itu adalah:

1. Jenis kelamin

Sakit kepala tipe ketegangan adalah jenis sakit kepala primer yang paling umum, dan kasusnya lebih banyak ditemukan pada wanita daripada pria.

2. Usia

Sakit kepala tipe ketegangan umum terutama pada orang dewasa. Namun, jarang ada kasus baru yang pertama kali muncul setelah usia 50 tahunan.

Prevalensi jumlah kemunculan sakit kepala tipe tegang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

3. Masalah kesehatan lain

faktor lainnya yang terkait dengan kecenderungan sakit kepala tipe ketegangan, terutama jenis kronis, adalah memiliki sakit kepala di dasar tengkorak, migrain, dan gangguan tidur. Obesitas, kurang olahraga, dan merokok juga telah dilaporkan sebagai faktor risiko independen.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosisnya?

Umumnya, dokter akan dengan mudah mengetahui jenis sakit kepala yang Anda alami hanya dari penjelasan mengenai lokasi sakit, gejala penyerta, deskripsi rasa sakit yang Anda alami, hingga waktu dan durasi terjadinya sakit tersebut.

Namun, jika sakit kepala yang Anda alami tidak dapat langsung didiagnosis, maka Anda mungkin akan diminta untuk melakukan tes sesuai rekomendasi dokter, seperti tes darah, X-ray, scan otak seperti CT scan atau MRI.

Bagaimana cara mengobati sakit kepala tipe ketegangan?

Pengobatan untuk sakit kepala tegang termasuk penggunaan obat resep, obat bebas penghilang rasa sakit, obat kombinasi yang mengandung aspirin, acetaminophen, kafein, teknik pengelolaan stres, dan pengobatan rumah.

1. Obat pereda nyeri

Anda bisa membeli obat-obatan pereda nyeri secara bebas di toko obat atau apotek, seperti aspirin dan ibuprofen.

Namun, jika rasa sakitnya parah sampai membutuhkan Anda pergi ke dokter, dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan pereda rasa sakit seperti naproxen, indomethacin, dan ketorolac.

Anda mungkin juga diresepkan obat kombinasi perpaduan antara aspirin, acetaminophen, dengan kafein atau sedatif di dalam satu dosis obat. Biasanya, obat-obatan kombinasi cenderung lebih efektif dibanding obat-obatan tunggal untuk meredakan rasa sakit.

Obat kombinasi juga bisa dibeli secara bebas di apotek.

2. Triptan dan narkotik

Pengobatan untuk tension headache yang terjadi bersamaan dengan migrain adalah obat triptan.

Namun, opiat atau narkotik termasuk obat yang jarang digunakan karena efek ketergantungan.

Pengobatan di Rumah

Apa saja gaya hidup dan pengobatan mandiri yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit kepala tegang?

Tidak hanya dengan obat-obatan sakit kepala saja. Anda juga bisa mengatasi sakit kepala tipe ketegangan dengan melakukan perawatan di rumah secara alami.

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi tension type headache (sakit kepala tegang):

  • Terapi alternatif seperti kompres panas atau kompres es dapat memberikan manfaat besar bagi beberapa individu yang mengalami sakit kepala tegang.
  • Menghindari minuman atau makanan berkafein
  • Mengonsumsi makanan kaya akan omega-3 mungkin dapat mengurangi rasa nyeri.
  • Menghirup aroma minyak lavender dapat membantu mengurangi rasa nyeri sakit kepala.
  • Pijat kepala adalah salah satu pilihan pengobatan yang sangat mudah dilakukan dan dapat memberikan bantuan yang signifikan.
  • Berolahraga yang fokus pada gerakan tertentu yang dapat memperbaiki postur tubuh terbukti cukup efektif dalam mengurangi frekuensi sakit kepala akibat stres.
  • Mengelola stres harian, seperti dengan berlatih teknik pernapasan dalam, meditasi, yoga, akupunktur. Ketahui pula apa saja yang dapat memicu Anda stres sehingga lain kali dapat dihindari.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah sakit kepala tipe ketegangan?

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya sakit kepala tipe ketegangan. Selain melakukan olahraga teratur, Anda juga bisa melakukan terapi relaksasi untuk mencegah terjadinya stres yang memicu sakit kepala datang.

Beberapa teknik yang bisa dilakukan:

  • Pelatihan biofeedback. Teknik yang dapat mengendalikan respons tubuh tertentu untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala tegang. Anda akan belajar bagaimana mengurangi ketegangan otot.
  • Terapi perilaku kognitif. Terapi bicara yang dapat membantu Anda belajar mengelola stres sehingga mengurangi frekuensi keparahan sakit kepala.
  • Teknik relaksasi lainnya seperti pernapasan, yoga, meditasi, serta relaksasi otot.

Tidak hanya dengan melakukan terapi relaksasi. Anda tentunya bisa melakukan tindakan pencegahan lain dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti:

  • Mendapatkan waktu tidur yang cukup
  • Berolahraga secara teratur.
  • Hindari atau berhenti apabila Anda merokok.
  • Makanlah secara teratur dengan porsi yang tepat juga seimbang.
  • Membatasi asupan gula, kafein, serta alkohol.

Anda juga bisa mengonsumsi obat yang dapat mencegah terjadinya sakit kepala tipe ketegangan. Biasanya obat ini digunakan untuk mengurangi frekuensi serta tingkat keparahan dari serangan sakit kepala, khususnya jika sakit kepala sudah tergolong kronis.

Berikut adalah beberapa obat pencegahan yang bisa Anda gunakan.

Antidepresan

Obat antidepresan trisiklik adalah salah satu jenis obat antidepresan yang bisa Anda gunakan untuk mencegah sakit kepala tegang. Namun, biasanya penggunaan obat dapat memberikan efek samping. Efek sampingnya termasuk sembelit, mudah mengantuk, dan mulut kering.

Ada pula obat antidepresan lainnya yang dapat digunakan untuk mencegah rasa sakit di kepala, misalnya venlafaxine dan mirtazapine.

Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Anda mungkin harus menggunakannya setiap hari. Bahkan, sekalipun Anda tidak merasa sakit kepala tegang. Hal ini lambat laun dapat membantu Anda mengurangi penggunaan obat-obatan seiring berjalannya waktu.

Obat relaksan otot

Jika obat-obatan yang Anda gunakan untuk mengatasi sakit kepala tegang tidak mempan digunakan, Anda mungkin bisa menggunakan obat-obatan, seperti topiramate, untuk mencegah terjadinya sakit kepala tipe ketegangan.

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian yang lebih banyak lagi untuk menentukan apakah penggunaan obat ini efektif.

Anda mungkin membutuhkan waktu selama beberapa minggu untuk merasakah manfaat dari obat-obatan yang digunakan untuk mencegah sakit kepala tegang.  Oleh sebab itu, jangan mudah putus asa jika Anda belum melihat perubahan yang terlalu besar saat baru memulai menggunakan obat.

Untuk mengetahui cara mengatasi sakit kepala lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

5 Cara Atasi Efek Berhenti Minum Kopi Saat Puasa

Saat puasa, Anda mungkin berhenti minum kopi, sehingga timbul efek samping seperti sakit kepala. Lalul bagaimana cara mengatasinya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan Mei 2, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

obat migrain alami

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 17, 2020
obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 16, 2020
cara menghilangkan sakit kepala

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 15, 2020
sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 7, 2020