Neuropati Perifer

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu neuropati perifer?

Neuropati perifer adalah istilah yang menggambarkan kerusakan pada satu atau lebih saraf perifer Anda. Kerusakan artinya pesan yang berjalan di antara sistem saraf pusat dan perifer Anda terganggu. 

Ada banyak kondisi yang berbeda yang dapat menyebabkan neuropati perifer. Diabetes adalah penyebab paling umum dari neuropati perifer kronis.

Hingga saat ini ada lebih dari 100 jenis dari neuropati perifer, seluruhnya memiliki ciri-ciri khusus pada gejala, perkembangan dan indikasi masing-masing.

Seberapa umum neuropati perifer?

Ada sekitar 1,6% hingga 8,2% populasi yang mengalami penyakit ini dan sering terjadi pada pasien diabetes. Hal tersebut dapat dikontrol dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala dari neuropati perifer?

Setiap saraf di sistem perifer Anda memiliki fungsi tertentu, sehingga gejala tergantung pada jenis saraf yang terkena dampak. Saraf diklasifikasikan menjadi:

  • Saraf sensorik, yang menerima sensasi dari kulit seperti suhu, nyeri, getaran atau sentuhan
  • Saraf motorik yang mengontrol bagaimana otot-otot Anda bergerak
  • Saraf otonom  yang mengontrol fungsi-fungsi seperti tekanan darah, denyut jantung, pencernaan, dan kandung kemih

Gejala dari neuropati perifer bergantung pada lokasi dari saraf yang terserang dan serat saraf. Berikut adalah ulasan lengkapnya:

Rasa sakit dan mati rasa

Rasa kesemutan dan panas pada lengan dan kaki dapat merupakan salah satu gejala dari kerusakan saraf. Perasaan-perasaan ini sering bermula di jari kaki dan kaki. Anda dapat merasakan sakit, biasanya terjadi di kaki.

Anda dapat mati rasa pada bagian kaki dan lengan yang membuat Anda merasa tidak sadar melangkah di atas benda tajam. Anda juga tidak bisa merasakan apapun ketika menyentuh benda yang terlalu panas atau dingin.

Mati rasa dapat mengakibatkan sulitnya mengenali gerakan dari kaki Anda yang dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan.

Masalah otot

Kerusakan saraf dapat menyebabkan kesulitan dalam mengendalikan otot dan menyebabkan otot melemah. Anda dapat merasakan gejala ketika menggerakkan bagian tubuh Anda. Hal kecil seperti mengancingkan kemeja dapat menjadi lebih sulit. Anda juga dapat merasakan kejang otot atau kram. Otot-otot Anda dapat menyusut.

Masalah pada organ tubuh

Berikut adalah masalah pada organ tubuh yang menjadi gejala kondisi ini:

  • Masalah pada pencernaan. Anda dapat merasakan kenyang dan rasa panas dalam perut walaupun hanya sedikit makanan yang masuk. Terkadang Anda dapat memuntahkan kembali makanan yang belum dicerna.
  • Masalah jantung. Jika saraf jantung rusak, Anda dapat merasakan pusing atau pingsan ketika berdiri. Angina atau nyeri dada merupakan peringatan dari penyakit jantung dan serangan jantung. Kerusakan saraf pada jantung dapat menyembunyikan tanda-tanda peringatan ini. Anda sebaiknya mengetahui peringatan dari serangan jantung, seperti mendadak letih, berkeringat, napas pendek, mual, dan muntah.

Gejala lain

Selain itu, gejala-gejala di bawah ini juga bisa terjadi:

  • Masalah seksual: pria dapat mengalami gangguan ereksi, sementara wanita dapat bermasalah dengan keringnya vagina atau kesulitan untuk melakukan orgasme.
  • Masalah pada kandung kemih: dapat terjadi kebocoran urin atau Anda kehilangan kemampuan untuk menahan/mengatur kapan untuk buang air kecil.
  • Anda dapat berkeringat terlalu sedikit atau terlalu banyak. Hal ini dapat mengacaukan temperatur tubuh.

Neuropati perifer dapat mempengaruhi satu saraf (mononeuropathy), dua atau lebih saraf di daerah yang berbeda (multiple mononeuropathy), atau banyak saraf (polineuropathy).

Terdapat beberapa kemungkinan gejala yang belum disebutkan di atas. Jika Anda merasa gelisah terhadap suatu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan sebaiknya saya ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter Anda jika Anda merasakan hal-hal berikut:

  • Gejala memburuk atau tidak membaik setelah pengobatan
  • Gejala baru muncul.

Penyebab

Apa yang menyebabkan neuropati perifer?

Ada banyak penyebab neuropati perifer, seperti:

  • Trauma langsung dan tekanan berulang pada saraf
  • Penyebab metabolik seperti diabetes, hipotiroidisme, dan kekurangan vitamin B
  • Penyebab inflamasi seperti lupus, sindrom Sjogren, bengkak artitis, penyakit arteri, acute and chronic demyelination polyneuropathy (CIDP) dan penyakit sklerosis multipel.
  • Penyebab infeksi termasuk HIV/AIDS, virus herpes, virus varicella, penyakit Lyme, lepra dan sifilis.
  • Penyakit neuropati bawaan.
  • Penyakit ginjal, penyakit hati, penyakit jaringan ikat, dan gangguan sumsum tulang
  • Kanker saraf atau kanker lainnya yang menekan saraf. 

Penyebab lain dari neuropati adalah alkoholik, kemoterapi, penggunaan isoniazid, metronidazole dan logam berat (arsenik).

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko dari neuropati perifer?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko kerusakan saraf, termasuk neuropati perifer, seperti:

  • Diabetes, khususnya jika kontrol gula darah buruk;
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Kekurangan vitamin, khususnya vitamin B;
  • Infeksi seperti penyakit Lyme, cacar, virus infeksi Epstein-Barr, hepatitis C dan HIV;
  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus, di mana sistem imun menyerang jaringan dalam tubuh Anda sendiri;
  • Penyakit ginjal, liver atau kelenjar tiroid;
  • Terpapar racun;
  • Gerakan yang berulang;
  • Riwayat keluarga dengan neuropati.

Obat & Pengobatan

Informasi yang disediakan bukan sebagai pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk neuropati perifer?

Gejala biasanya membaik seiring waktu, khususnya jika Anda dapat mengobati penyebabnya. Contohnya:

  • Kontrol kadar gula darah yang baik dapat mengurangi risiko dari neuropati perifer yang disebabkan oleh diabetes.
  • Segera berhenti jika Anda rutin minum alkohol.
  • Jika Anda kekurangan B12, dokter Anda akan menyarankan tambahan obat-obatan dan vitamin.

Pengobatan rasa sakit yang disebabkan oleh neuropati perifer termasuk juga obat antidepresan, anti kejang dan anestesi. Metode konsultasi dapat membantu Anda menyelesaikan masalah psikologis. 

Terapi fisik akan berhasil bagi pasien yang menderita sakit leher dan sakit pinggul kronis. Anda juga dapat mencoba akupuntur dan biofeedback. Operasi dan pemblokiran saraf dipilih khususnya untuk orang-orang dengan luka pada tulang belakang. Operasi pembedahan sering ditujukan jika pengobatan lain tidak efektif.

Apa saja tes paling umum untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter akan menyiapkan diagnosis berdasarkan catatan klinis dan pemeriksaan. Selain itu, Anda juga dapat melakukan tes lain untuk memastikan diagnosis dan menemukan penyebabnya seperti :

  • Magnetic resonance image (MRI) pada otak dan tulang belakang;
  • Pemeriksaan konduksi saraf;
  • Elektromyografi (EMG);
  • Biopsi saraf;
  • Biopsi kulit;
  • Pungsi lumbal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu mengontrol neuropati perifer?

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah saran untuk membantu Anda mengelola neuropati perifer:

  • Jaga kaki Anda, terutama jika Anda mengidap diabetes. Periksa setiap hari untuk lecet, luka, atau kapalan. Kenakan kaus kaki katun  yang lembut, longgar, dan sepatu yang empuk.
  • Berolahraga. Tanyakan kepada dokter Anda tentang olahraga rutin yang bisa Anda lakukan. Olahraga teratur, seperti berjalan tiga kali seminggu, bisa mengurangi rasa sakit neuropati, meningkatkan kekuatan otot, dan membantu mengendalikan kadar gula darah. Rutinitas ringan seperti yoga dan tai chi mungkin juga membantu.
  • Berhenti merokok. Merokok dapat mempengaruhi sirkulasi, meningkatkan risiko masalah kaki dan komplikasi neuropati lainnya.
  • Makan makanan yang sehat. Makan sehat sangat penting untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan vitamin dan mineral penting. Konsumsi daging rendah lemak dan produk susu dan termasuk banyak buah-buahan, sayuran dan biji-bijian dalam diet Anda.
  • Hindari alkohol yang berlebihan. Alkohol dapat memperburuk neuropati perifer.
  • Pantau kadar glukosa darah Anda. Jika Anda memiliki diabetes, pemantauan kadar glukosa darah Anda akan membantu menjaga gula darah Anda di bawah kontrol dan dapat membantu menyembuhkan neuropati Anda.

Setiap orang dapat mengurangi risiko neuropati perifer dengan menjaga asupan alkohol yang masuk akal sesuai panduan medis. Diet seimbang yang sehat juga penting untuk mencegah kekurangan nutrisi makanan.

Diabetes tipe 2 adalah penyebab paling umum dari neuropati perifer kronis. Diabetes lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas. 

Oleh karena itu, mengontrol berat badan dapat membantu mengurangi risiko perkembangan diabetes. Jika Anda mengalami diabetes atau masalah medis lain yang dapat menyebabkan neuropati perifer, kontrol yang baik terhadap kondisi Anda dapat mencegah munculnya neuropati.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk pemahaman lebih baik dan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    9 Langkah Efektif untuk Memulihkan Diri dari Trauma Masa Kecil

    Trauma masa kecil biasanya meninggalkan luka dan ketakuan mendalam hingga dewasa. Segera lakukan tindakan agar ketakutan ini tak terus menghantui Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Psikologi 28/02/2019 . 6 mins read

    Kepribadian Ganda Bisa Memunculkan Berapa Banyak Karakter Berbeda?

    Banyak yang mengira bahwa penyakit kepribadian ganda hanya memunculkan dua identitas saja. Padahal tidak selalu. Pernah dengar tentang 24 Wajah Billy?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Psikologi 21/12/2018 . 4 mins read

    Gangguan Otak dan Sistem Saraf

    Gangguan sistem saraf dan otak terjadi akibat kerusakan di otak atau sistem saraf pendukung otak. Kondisi ini dapat disebabkan berbagai hal. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Rena Widyawinata
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 18/12/2018 . 6 mins read

    Jika Tak Segera Dipulihkan, Trauma Masa Lalu Bisa Turunkan Daya Ingat

    Bukan sekadar mengganggu kesehatan jiwa seseorang, trauma berkepanjangan juga bisa menurunkan daya ingat Anda. Bagaimana efek trauma ini terjadi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 01/12/2018 . 4 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    hipnoterapi

    Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
    racial trauma adalah

    Mengenal Racial Trauma, Stres Berat Akibat Menjadi Korban Rasisme

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . 4 mins read
    meningitis adalah

    Meningitis (Radang Selaput Otak)

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020 . 9 mins read
    stres ibu rumah tangga

    Mendengar Cerita Korban Trauma Juga Bisa Bikin Stres, Berikut Penjelasan Ilmiahnya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 06/12/2019 . 4 mins read