Long Qt Syndrome

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu long QT syndrome?

Long QT syndrome adalah penyakit jantung yang terjadi ketika sistem elektrik jantung tidak berfungsi secara normal. Penyakit ini mengganggu arus listrik di dalam jantung dan dapat terlihat di electrocardiogram (ECG) melalui interval berkepanjangan di antara gelombang Q dan T. Sindrom ini menyebabkan detak jantung tidak teratur (aritmia) dan bisa menyebabkan kematian jika tidak segera mendapatkan pengobatan.

Gejala long QT syndrome, penyebab long QT syndrome, dan obat long QT syndrome akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah long QT syndrome?

Long QT syndrome adalah kondisi yang lebih sering terjadi pada anak‐anak dan remaja. Penyakit ini biasanya bermula pada usia antara 8‐20 tahun. Sindrom ini muncul pada 1 dari 5.000 orang, sehingga termasuk cukup langka.

Anda bisa mengurangi peluang terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala long QT syndrome?

Tanda dan gejala long QT syndrome sering terkait dengan gangguan ritme jantung. Gejala khas dari long QT syndrome adalah:

  • Pingsan mendadak. Gejala ini muncul karena jantung tidak cukup memompa darah menuju otak. Pingsan biasanya menyerang ketika mengalami stres fisik atau emosional.
  • Serangan jantung mendadak. Gejala ini mungkin dapat merenggut nyawa pasien dalam hitungan menit jika tidak mendapatkan perawatan secepatnya. Ini adalah gejala awal pada 1 dari 10 pasien dengan long QT syndrome.

Gejala lainnya dari long QT syndrome adalah:

  • Jantung berdebar-debar
  • Napas pendek selama tidur karena detak jantung tidak teratur
  • Kejang‐kejang

Terkadang long QT syndrome tidak ada tanda atau gejalanya. Maka, dokter sering menyarankan agar keluarga pasien dengan long QT syndrome diperiksa walaupun tidak ada satupun gejala untuk mencegah penyakit. Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda‐tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menemui dokter sesegera mungkin jika Anda tiba‐tiba pingsan selama bekerja, terlalu antusias, atau setelah minum obat‐obatan baru. Anda juga wajib periksa apakah Anda sudah lima menderita long QT syndrome kalau ada anggota keluarga yang sakit.

Penyebab

Apa penyebab long QT syndrome?

Kemungkinan penyebab long QT syndrome adalah proses mutasi genetik pada sistem arus listrik jantung. Setidaknya 12 gen dan ratusan mutasi gen yang teridentifikasi terkait dengan long QT syndrome.

Selain itu, long QT syndrome mungkin juga disebabkan oleh obat‐obatan tertentu seperti quindine, procainamide, disopyramide, amiodarone, sotalol, obat antidepresi, antipsikotik, beberapa obat alergi, serta antibiotik macam erythromycin yang dicampur dengan ketoconazole.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya kena long QT syndrome?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami long QT syndrome adalah:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini
  • Mengonsumsi obat-obatan jantung tertentu
  • Memiliki riwayat serangan jantung
  • Kadar kalium, magnesium, kalsium yang tinggi serta tekanan darah rendah atau anoreksia

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan long QT syndrome?

Beberapa pilihan pengobatan untuk long QT syndrome adalah:

Obat-obatan tertentu

Dokter mungkin akan meresepkan obat beta‐blocker untuk mengontrol ritme jantung. Dokter mungkin juga menggunakan penghambat saluran natrium, misalnya mexiletine untuk mengurangi aktivitas saluran ion natrium.

Obat dari dokter tidak bisa menyembuhkan long QT syndrome, tapi dokter akan memberikan obat untuk mengendalikan ritme jantung yang tidak normal. Penghambat beta bisa digunakan dalam jangka panjang.

Peralatan medis

Alat pacu jantung dan defibrilator adalah alat berukuran kecil yang membantu mengontrol ritme jantung yang abnormal. Kedua alat ini akan menggunakan arus listrik untuk memulihkan ritme jantung seperti semula ketika jantung mulai berfungsi secara abnormal. Alat pacu jantung dan defibrilator akan dipasang di dalam dada atau perut melalui operasi kecil.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk long QT syndrome?

Beberapa tes yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis long QT syndrome adalah:

  • Meninjau ulang riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin bertanya tentang gejala dan pengobatan sebelumnya untuk mendiagnosis dan menemukan penyebabnya.
  • Electrocardiogram (ECG). Ini adalah tes sederhana yang mendeteksi dan merekam aktivitas listrik jantung. Tes ini bisa membantu dokter melihat periode di antara gelombang Q dan T serta tanda long QT syndrome lainnya. Namun, QT mungkin berubah seiring waktu. Karena itulah, pasien mungkin harus diawasi dengan ECG selama beberapa hari atau minggu.
  • Tes genetik untuk membantu dokter mendeteksi faktor genetik long QT syndrome.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi long QT syndrome?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi long QT syndrome adalah:

  • Hindari melakukan aktivitas fisik berat seperti olahraga dengan intensitas tinggi
  • Perbanyak makan buah dan sayur, hindari makanan yang tinggi lemak dan gula
  • Berusahalah untuk menghindari stres guna mencegah gejala aritmia
  • Minum obat teratur seperti yang diresepkan dokter
  • Rutin medical check-up ke dokter untuk memantau perkembangan kesehatan Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit katup jantung

Penyakit Katup Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 13 menit