Awas, Kekurangan Magnesium Bisa Berbahaya. Apa Saja Gejalanya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Magnesium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan. Magnesium tersimpan banyak dalam tulang dan sebagian kecil di aliran darah. Fungsinya menjaga otot dan saraf agar bekerja normal dan menjaga irama detak jantung. Selain itu, magnesium juga bisa menjaga tulang agar lebih kuat. Jika Anda sehat, tapi punya asupan makanan yang rendah, ginjal dapat membantu mempertahankan magnesium dengan membatasi jumlah magnesium yang hilang dalam urine. Namun, jika konsumsi magnesium Anda rendah untuk jangka waktu yang panjang, maka keadaan tersebut dapat menyebabkan kekurangan magnesium. Kondisi ini disebut juga dengan hipomagnesemia.

Gejala hipomagnesemia

Gejala kekurangan magnesium antara lain hilang nafsu makan, mual, muntah, kelelahan, dan lemah. Kekurangan magnesium yang parah dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, kram otot, kejang, perubahan kepribadian, dan irama jantung yang tidak normal.

Karena gejala-gejala ini juga bisa menjadi gejala penyakit lainnya, segera hubungi dokter jika Anda mengalami berbagai gejala tersebut.

Apa saja penyebab hipomagnesemia?

Magnesium rendah biasanya disebabkan oleh penurunan penyerapan magnesium di dalam usus atau peningkatan ekskresi magnesium dalam urine. Kadar magnesium yang rendah pada orang sehat bukanlah hal yang aneh. Hal ini terjadi karena sebagian besar kadar magnesium dikendalikan oleh ginjal. Ginjal dapat meningkatkan atau menurunkan ekskresi magnesium berdasarkan pada apa yang dibutuhkan tubuh. 

Hipomagnesemia juga lebih sering terjadi pada orang yang dirawat di rumah sakit. Ini mungkin karena suatu penyakit, melakukan operasi tertentu, atau minum beberapa jenis obat tertentu. Kadar magnesium yang sangat rendah dikaitkan dengan pasien yang sakit parah dan dirawat di rumah sakit. Kondisi yang meningkatkan risiko hipomagnesemia meliputi penyakit gastrointestinal (GI), lanjut usia, diabetes tipe 2, penggunaan obat diuretik (seperti furosemide), pengobatan dengan kemoterapi, dan riwayat ketergantungan alkohol.

Kapan Anda dikatakan kekurangan magnesium?

Hipomagnesemia didiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, gejala, riwayat medis, dan tes darah. Kadar magnesium dalam darah tidak memberi tahu Anda jumlah magnesium yang tersimpan dalam tulang dan jaringan otot Anda. Namun, membantu untuk menunjukkan apakah Anda memiliki hipomagnesemia. Dokter kemungkinan juga akan memeriksa kadar kalsium dan kalium dalam darah Anda.

Kadar magnesium darah yang normal adalah 1,8 sampai 2,2 miligram per desiliter (mg/dL). Jika magnesium darah lebih rendah dari 1,8 mg/dL maka itu dianggap rendah. Kadar magnesium di bawah 1,25 mg/dL termasuk hipomagnesemia yang sangat parah.

Bagaimana mengobati hipomagnesemia?

Kekurangan magnesium biasanya diobati dengan suplemen magnesium oral dan peningkatan asupan magnesium dari makanan. Sekitar dua persen populasi umum di seluruh dunia memiliki hipomagnesemia. Persentase ini jauh lebih tinggi pada orang yang dirawat di rumah sakit. Sebuah penelitian memperkirakan bahwa hampir setengah dari semua orang Amerika Serikat, dengan 70 sampai 80 persen di antaranya berusia di atas 70 tahun, tidak memenuhi kebutuhan magnesium harian yang direkomendasikan.

Mendapatkan magnesium dari makanan adalah cara yang terbaik. Contoh makanan kaya akan magnesium adalah bayam, kacang almond, kacang mete, kacang-kacangan lain, sereal gandum, susu kedelai, kacang hitam, roti gandum, alpukat, pisang, ikan salmon, serta kentang dengan kulitnya.

Jika hipomagnesemia yang Anda miliki sudah parah dan memiliki gejala seperti kejang, Anda mungkin akan menerima magnesium lewat infus. 

Komplikasi yang mungkin terjadi

Jika kondisi kekurangan magnesium tidak diobati dan penyebabnya pun diabaikan, ini akan dapat memperburuk kondisi. Kekurangan magnesium yang parah dapat menimbulkan komplikasi seperti kejang, aritmia jantung (irama jantung abnormal), vasospasme arteri koroner, hingga kematian mendadak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Vagina Anda luka? Jangan digaruk atau dibersihkan dengan sembarang sabun. Apa penyebab lecet dan luka di vagina? Dan bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Yang jelas, bulu alias rambut halus yang lebat ini diakibatkan tingginya hormon testosteron. Tapi apakah ini berarti nafsu seksualnya juga lebih tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya pakai earphone saat tidur

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit