home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Awas, Kekurangan Magnesium Bisa Berbahaya. Apa Saja Gejalanya?

Awas, Kekurangan Magnesium Bisa Berbahaya. Apa Saja Gejalanya?

Magnesium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan. Magnesium tersimpan banyak dalam tulang dan sebagian kecil di aliran darah. Fungsinya menjaga otot dan saraf agar bekerja normal dan menjaga irama detak jantung. Selain itu, magnesium juga bisa menjaga tulang agar lebih kuat. Jika Anda sehat, tapi punya asupan makanan yang rendah, ginjal dapat membantu mempertahankan magnesium dengan membatasi jumlah magnesium yang hilang dalam urine. Namun, jika konsumsi magnesium Anda rendah untuk jangka waktu yang panjang, maka keadaan tersebut dapat menyebabkan kekurangan magnesium. Kondisi ini disebut juga dengan hipomagnesemia.

Gejala hipomagnesemia

Gejala kekurangan magnesium antara lain hilang nafsu makan, mual, muntah, kelelahan, dan lemah. Kekurangan magnesium yang parah dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, kram otot, kejang, perubahan kepribadian, dan irama jantung yang tidak normal.

Karena gejala-gejala ini juga bisa menjadi gejala penyakit lainnya, segera hubungi dokter jika Anda mengalami berbagai gejala tersebut.

Apa saja penyebab hipomagnesemia?

Magnesium rendah biasanya disebabkan oleh penurunan penyerapan magnesium di dalam usus atau peningkatan ekskresi magnesium dalam urine. Kadar magnesium yang rendah pada orang sehat bukanlah hal yang aneh. Hal ini terjadi karena sebagian besar kadar magnesium dikendalikan oleh ginjal. Ginjal dapat meningkatkan atau menurunkan ekskresi magnesium berdasarkan pada apa yang dibutuhkan tubuh.

Hipomagnesemia juga lebih sering terjadi pada orang yang dirawat di rumah sakit. Ini mungkin karena suatu penyakit, melakukan operasi tertentu, atau minum beberapa jenis obat tertentu. Kadar magnesium yang sangat rendah dikaitkan dengan pasien yang sakit parah dan dirawat di rumah sakit. Kondisi yang meningkatkan risiko hipomagnesemia meliputi penyakit gastrointestinal (GI), lanjut usia, diabetes tipe 2, penggunaan obat diuretik (seperti furosemide), pengobatan dengan kemoterapi, dan riwayat ketergantungan alkohol.

Kapan Anda dikatakan kekurangan magnesium?

Hipomagnesemia didiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, gejala, riwayat medis, dan tes darah. Kadar magnesium dalam darah tidak memberi tahu Anda jumlah magnesium yang tersimpan dalam tulang dan jaringan otot Anda. Namun, membantu untuk menunjukkan apakah Anda memiliki hipomagnesemia. Dokter kemungkinan juga akan memeriksa kadar kalsium dan kalium dalam darah Anda.

Kadar magnesium darah yang normal adalah 1,8 sampai 2,2 miligram per desiliter (mg/dL). Jika magnesium darah lebih rendah dari 1,8 mg/dL maka itu dianggap rendah. Kadar magnesium di bawah 1,25 mg/dL termasuk hipomagnesemia yang sangat parah.

Bagaimana mengobati hipomagnesemia?

Kekurangan magnesium biasanya diobati dengan suplemen magnesium oral dan peningkatan asupan magnesium dari makanan. Sekitar dua persen populasi umum di seluruh dunia memiliki hipomagnesemia. Persentase ini jauh lebih tinggi pada orang yang dirawat di rumah sakit. Sebuah penelitian memperkirakan bahwa hampir setengah dari semua orang Amerika Serikat, dengan 70 sampai 80 persen di antaranya berusia di atas 70 tahun, tidak memenuhi kebutuhan magnesium harian yang direkomendasikan.

Mendapatkan magnesium dari makanan adalah cara yang terbaik. Contoh makanan kaya akan magnesium adalah bayam, kacang almond, kacang mete, kacang-kacangan lain, sereal gandum, susu kedelai, kacang hitam, roti gandum, alpukat, pisang, ikan salmon, serta kentang dengan kulitnya.

Jika hipomagnesemia yang Anda miliki sudah parah dan memiliki gejala seperti kejang, Anda mungkin akan menerima magnesium lewat infus.

Komplikasi yang mungkin terjadi

Jika kondisi kekurangan magnesium tidak diobati dan penyebabnya pun diabaikan, ini akan dapat memperburuk kondisi. Kekurangan magnesium yang parah dapat menimbulkan komplikasi seperti kejang, aritmia jantung (irama jantung abnormal), vasospasme arteri koroner, hingga kematian mendadak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hypomagnesemia (Low Magnesium) https://www.healthline.com/health/hypomagnesemia diakses 21 Desember 2017.

Low magnesium level https://medlineplus.gov/ency/article/000315.htm diakses 21 Desember 2017.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 06/01/2018
x