Hepatomegali

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hepatomegali?

Hepatomegali adalah kondisi di mana hati membesar dari ukuran normal. Pembesaran hati yang tidak normal ini dapat menjadi suatu tanda berbagai penyakit yang serius.

Seberapa umumkah hepatomegali?

Kondisi ini cukup jarang terjadi. Biasanya terjadi pada pasien dengan usia lanjut. Namun, penyakit ini juga dapat ditemukan pada anak-anak yang dengan luka bakar yang parah, terinfeksi parasit, atau lainnya. Hepatomegali dapat ditangani dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hepatomegali?

Gejala hepatomegali biasanya berupa ciri-ciri seperti berikut ini:

  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Mual
  • Kurang napsu makan dan penurunan berat badan
  • Warna kuning pada kulit dan bagian putih pada mata (sklera)

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hepatomegali?

Berikut ini hal-hal yang dapat menyebabkan hepatomegali atau memperparah kondisi hepatomegali Anda:

  • Alcoholic liver disease
  • Fatty liver disease
  • Hepatitis viral (A, B, C, D atau E)
  • Kanker hati, atau kanker dari bagian organ lain yang telah menyebar sampai ke hati

Ada beberapa penyakit lainnya yang relatif lebih jarang ditemukan namun dapat menyebabkan pembesaran pada hati:

Kanker

  • Beberapa jenis leukemia
  • Beberapa limfoma
  • Multiple myeloma

Penyakit genetik

  • Hemokromatosis
  • Penyakit Wilson
  • Penyakit Gaucher

Masalah jantung dan pembuluh darah

  • Penyumbatan pembuluh darah yang mengalir keluar dari hati (sindrom Budd-Chiari)
  • Gagal jantung kongestif
  • Penyempitan katup trikuspid atau katup mitral pada jantung

Infeksi

  • Abses hati, disebabkan oleh parasit atau bakteri
  • Infeksi parasit lainnya (malaria, schistosomiasis, fascioliasis dan toxocariasis
  • Demam kambuhan, yang didapat pasien dari kutu..

Kerusakan karena racun

  • Obat – cedera hati disebabkan oleh pengobatan menggunakan acetaminophen (Tylenol, dan lainnya) dan amoxicillin – clavulanate (Augmentin, Amoclan)
  • Hepatitis beracun dikarenakan adanya kontak dengan racun, seperti bahan kimia industri karbon tetraklorida dan kloroform.

Penyakit hati dan sistemik yang kompleks

  • Amiloidosis
  • Hepatitis autoimun
  • Primary biliary cirrhosis
  • Primary sclerosing cholangitis

Kelainan metabolisme

  • Metabolism glikogen yang terganggu atau penyakit penyimpanan glikogen
  • Kekurangan/defisiensi enzim asam lipase pada lisosom

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hepatomegali?

Ada banyak faktor yang membuat seseorang berisiko terkena hepatomegali, yaitu:

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada hati
  • Konsumsi obat, vitamin, suplemen, maupun obat resep yang lebih banyak dari yang direkomendasikan dapat meningkatkan risiko kerusakan hati
  • Obat herbal: beberapa herbal termasuk comfrey, ma huang, dan mistletoe dapat meningkatkan risiko kerusakan hati
  • Kadar SGOT dan SGPT (enzim yang dapat menunjukan kerusakan hati) yang tinggi

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi hepatomegali?

Untuk menangani pembesaran hati, Anda harus menemukan dan memfokuskan pada penyebab utama. Penyakit perlemakan hati alkohol atau non alkohol dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup yang positif seperti mengatur pola makan, olahraga teratur dan tidak mengkonsumsi produk beralkohol dan sebagainya.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hepatomegali?

Sebagai bagian dari pemeriksaan fisik untuk kemungkinan penyakit hati, dokter melakukan perabaan dengan ujung-ujung jari untuk merasakan bagian bawah dari ujung hati, mencatat ukuran dan tekstur hati. Dokter mungkin juga akan mengetuk kuadran kanan atas perut Anda dengan lembut. Tergantung pada penyebabnya, pembesaran pada hati dapat membuat hati terasa nyeri, keras, atau membuat permukaannya menjadi tidak beraturan. Dapat juga disertai dengan adanya benjolan.

Tes yang lebih lanjut seperti USG, CT scan atau MRI diperlukan untuk diagnosis yang lebih tepat.

Prosedur tambahan

Setelah dokter Anda memvonis Anda mengalami pembesaran hati, tes lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengetahui penyebabnya, di antaranya:

  • Tes darah: tes ini untuk menentukan kadar SGOT, SGPT (enzim hati) serta untuk mendeteksi adanya virus hepatitis.
  • Magnetic resonance elastography (MRE) untuk membuat pemetaan visual dari jaringan hati.
  • Mengambil sampel jaringan hati untuk pemeriksaan di bawah mikroskop (biopsi hati): jika darah atau tes pencitraan mengindikasikan adanya masalah pada hati, dokter mungkin merekomendasikan tes ini.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi hepatomegali?

Berikut adalah gaya hidup yang dapat membantu Anda mengatasi hepatomegali:

  • Pilih makanan yang sehat, seperti buah, sayur, dan biji-bijian, atau konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan pola makanan yang sesuai dengan Anda.
  • Berhenti atau batasi konsumsi alkohol.
  • Ikuti petunjuk konsumsi obat, vitamin atau suplemen. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada hati.
  • Batasi kontak dengan bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan pada hati seperti pembersih beraerosol, insektisida dan sebagainya.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati! Kebiasaan Begadang Bisa Merusak Fungsi Hati

Ketimbang menuai manfaat, justru ada banyak kerugian yang didapat akibat sering begadang. Salah satunya adalah risiko penyakit hati (liver). Kok, bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Tanda Sirosis, Radang Hati Kronis yang Berbahaya

Di awal, sirosis tidak terlalu menunjukkan tanda serangannya. Setelah lama berkembang, barulah muncul berbagai gejala sirosis hati yang harus diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

6 Komplikasi Sirosis yang Perlu Diwaspadai

Sirosis membuat hati tidak bisa lagi melaksanakan fungsi normalnya. Komplikasi sirosis ada banyak, mulai dari perdarahan sampai hipertensi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Memahami Bagaimana Hepatitis C Bisa Jadi Penyebab Sirosis Hati

Hepatitis C dan sirosis sama-sama termasuk penyakit hati. Tak hanya sampai situ, faktanya hepatitis C menjadi salah satu penyebab sirosis hati

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Gangguan Pencernaan, Health Centers 16 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk pasien hepatitis

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
obat herbal penyakit hati

4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit
pengobatan gagal hati

Setelah Didiagnosis Mengalami Gagal Hati, Apa Pengobatan yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
cara menjaga kesehatan hati pengidap hepatitis C

5 Kiat Menjaga Hati Tetap Sehat Bagi Pengidap Hepatitis C

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit