Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 37 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/03/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin minggu 37 kehamilan?

Masuk di perkembangan janin 37 minggu kehamilan, berat janin Anda saat ini kira-kira sudah mencapai 2,85 kg dengan panjang badan dari kepala hingga tumit kurang lebih 48 cm.

Dikutip dari laman Baby Center, di usia kehamilan ini anggota gerak bayi di dalam kandungan berkembang cukup baik.

Calon anak Anda sudah mampu menggenggam jari jemarinya. Jika cahaya terang diarahkan ke perut Anda, bayi mungkin akan berputar menghadap ke arah cahaya tersebut di dalam rahim Anda.

Usus bayi sekarang sudah mengandung mekonium. Mekonium adalah feses pertama janin yang berupa zat hijau lengket.

Saat lahir nanti, si kecil juga bisa menghasilkan feses pertama yang ikut keluar dengan cairan ketuban.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya di 37 minggu kehamilan?

Mengikuti perkembangan janin 37 minggu kehamilan yang makin mantap, ibu juga akan merasakan beberapa hal baru, antara lain:

1. Muncul bercak darah

Bercak darah yang keluar dari vagina di usia 37 minggu kehamilan umumnya normal. Bercak muncul karena rahim Anda berubah jadi sensitif menjelang akan bersalin.

Selain itu, berhubungan seks juga dapat membuat vagina iritasi dan berdarah. Jika perdarahannya parah, segera konsultasi ke dokter kandungan.

Pasalnya, perdarahan hebat saat hamil termasuk di trimester tiga dapat menjadi tanda masalah plasenta, seperti solusio plasenta. Ini bisa mengganggu perkembangan janin 37 minggu kehamilan.

2. Stretch mark

Rahim yang membesar membuat kulit bisa meregang sampai memunculkan guratan merah khas stretch mark.

Kondisi ini wajar terjadi di usia 37 minggu kehamilan. Untuk mencegah stretch mark muncul, sering-sering oleskan krim anti stretch mark atau pelembap pada kulit.

Selain itu, untuk membantu perkembangan janin, ibu hamil harus minum banyak air meskipun ini bisa bikin kebelet kencing terus menerus.

3. Perut terasa tertekan

Memasuki perkembangan janin 37 minggu kehamilan dan posisi kepala janin sudah jatuh ke panggul, artinya waktu melahirkan sudah dekat.

Seiring perkembangan janin yang semakin besar, rahim akan terus menekan organ lain di dalam perut ibu hamil.

Sesak napas, sakit perut, sembelit, kebelet kencing, bahkan sampai nyeri bahu pun bisa terjadi.

4. Susah tidur

Di usia 37 minggu kehamilan, waktu persalinan akan semakin dekat.  Banyak ibu yang merasa cemas sampai mengalami susah tidur.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ibu hamil supaya bisa cepat tidur di malam hari. Antara lain, ibu hamil harus banyak bergerak di siang hari.

Ibu hamil juga bisa melakukan olahraga ringan atau berjalan-jalan santai agar tubuh merasa lelah sewaktu malam.

Jangan lupa juga batasi asupan kafein dari teh atau kopi di malam hari agar perkembangan janin tidak terganggu.

Apa yang perlu saya perhatikan untuk membantu perkembangan janin 37 minggu kehamilan?

Di usia 37 minggu kehamilan, tidak jarang Anda mengalami beberapa hal yang sering ditakutkan dan membahayakan. Beberapa kondisi tersebut di antaranya: 

Perdarahan saat hamil

Perdarahan saat hamil di trimester tiga ini bisa jadi tanda bahwa ari-ari janin putus dan terpisah dari rahim. Ini merupakan kondisi yang disebut solusio plasenta dan sangat berbahaya.

Mengalami nyeri perut yang cukup parah

Sakit perut cukup umum terjadi, tapi ini bisa saja menandakan gejala abrupsi plasenta. Tanda Anda mengalami abrupsi plasenta adalah demam, keputihan, dan infeksi vagina

Aktivitas bayi berkurang

Mau bagaimana juga, penurunan aktivitas yang terjadi secara terus menerus bukanlah pertanda baik.

Untuk memeriksa pergerakan bayi, Anda harus berbaring pada sebelah kiri Anda dan hitunglah gerakan yang dapat Anda rasakan.

Jika kurang dari empat kali gerakan dalam waktu satu jam atau Anda merasa khawatir, langsung hubungi dokter Anda.

Ketika Anda mengalami salah satu atau lebih dari kondisi di atas, segera menghubungi dokter untuk mendapat penanganan lebih serius agar perkembangan janin tidak terganggu.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di 37 minggu kehamilan?

Selagi konsultasi mengenai perkembangan janin minggu 37 kehamilan, laporkan juga keluhan yang Anda rasakan selama kehamilan.

Jika Anda merasa cemas mengenai persalinan, akan sulit bagi Anda nantinya saat melahirkan.

Stres dapat menyebabkan beberapa reaksi yang akan menjadi penghalang pada saat bersalin dan bisa menghambat perkembangan janin.

Nantinya, dokter akan menganjurkan Anda mengambil kelas prenatal seperti senam atau yoga yang mampu menurunkan tingkat stres menjelang persalinan.

Cara ini bisa membuat perkembangan janin menjadi lebih sehat.

Tes apa yang perlu saya ketahui untuk membantu perkembangan janin 37 minggu kehamilan?

Untuk memantau perkembangan janin, Anda akan menemui dokter setiap 1 sampai 2 minggu sekali sampai waktu persalinan. Jangan heran jika Anda menjalani lebih dari satu kali pemeriksaan panggul.

Tes tersebut dapat membantu dokter untuk mengetahui posisi bayi Anda saat persalinan nanti, Posisi tersebut apakah posisi kepala lebih dulu, kaki lebih dulu, atau bokong lebih dulu janin dalam kandungan Anda.

Begitu sudah masuk minggu 37 kehamilan, perkembangan janin dapat dibilang baik apabila ia sudah berhasil bergerak turun.

Proses ini disebut lightening yang ditandai dengan posisi kepala janin terletak pas pada relung panggul Anda.

Selama tes panggul, dokter juga akan memeriksa apakah leher rahim (serviks) Anda sudah mulai terbuka, melemas, atau menipis.

Informasi ini akan ditunjukkan lewat angka dan persentase yang akan diterangkan lebih lanjut oleh dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan di perkembangan janin 37 minggu kehamilan?

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin:

Bersiap untuk persalinan

Di minggu ke-37 kehamilan menandakan Anda sebentar lagi siap melahirkan. Anda harus tahu apa yang akan terjadi selama proses persalinan berlangsung.

Memasuki usia 37 minggu kehamilan, Anda juga bisa mulai memelajari cara menghilangkan rasa sakit selama persalinan.

Dokter mungkin akan memberikan suntikan anestesi dan mengajarkan bagaimana teknik pernapasan selama proses persalinan.

Jadi usai perkembangan janin 37 minggu kehamilan, bagaimana perkembangan janin di minggu berikutnya?

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Masturbasi Saat Hamil

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    cek kehamilan dengan test pack

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 6 menit
    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

    Ditulis oleh: Thendy Foraldy
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit