Periode Perkembangan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 37 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 37 kehamilan?

Masuk kehamilan di minggu 37, perkembangan berat janin Anda saat ini kira-kira sudah mencapai 2,85 kg dengan panjang badan dari kepala hingga tumit kurang lebih 48 cm.

Di dalam kandungan, koordinasi anggota gerak bayi juga telah berkembang cukup baik. Calon anak Anda sudah mampu menggenggam jari jemarinya.  Jika cahaya terang diarahkan ke perut Anda, bayi mungkin akan berputar menghadap ke arah cahaya tersebut di dalam rahim Anda.

Usus bayi sekarang sudah mengandung mekonium. Mekonium adalah feses pertama janin yang berupa zat hijau lengket. Saat lahir nanti, si kecil juga bisa menghasilkan feses pertama yang ikut keluar dengan cairan ketuban. Apabila hal ini terjadi, dokter akan memantau kesehatan janin lebih lanjut.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya?

Mengikuti perkembangan janin yang makin mantap, ibu juga akan merasakan beberapa hal baru di minggu 37 kehamilan ini. Antara lain:

1. Muncul bercak darah

Bercak darah yang keluar dari vagina di minggu ini umumnya normal. Bercak muncul karena rahim Anda berubah jadi sensitif menjelang akan bersalin.

Selain itu, berhubungan seks juga dapat membuat vagina iritasi dan berdarah. Jika perdarahannya parah, segera konsultasi ke dokter kandungan. Pasalnya, perdarahan hebat di trimester tiga dapat menjadi tanda masalah plasenta, seperti solusio plasenta.

2. Stretch mark

Rahim yang membesar membuat kulit bisa meregang sampai memunculkan guratan merah khas stretch mark.

Untuk mencegah stretch mark muncul, sering-sering oleskan krim anti stretch mark atau pelembap pada kulit.

Selain itu, ibu hamil harus minum banyak air meskipun ini bisa bikin kebelet kencing terus menerus.

3. Perut terasa tertekan

Jika posisi kepala janin sudah jatuh ke panggul, artinya waktu bersalin sudah dekat.

Seiring perkembangan janin di minggu 37 kehamilan ini, rahim akan terus menekan organ lain di dalam perut ibu hamil.

Sesak napas, sakit perut, sembelit, kebelet kencing, bahkan sampai nyeri bahu pun pun bisa terjadi.

4. Susah tidur

Mendekati waktu persalinan, ibu hamil mungkin cenderung merasa cemas sehingga lebih sulit tidur cepat. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa tidur cepat saat malam hari. Antara lain, ibu hamil harus banyak bergerak di siang hari.

Ibu bisa berolahraga  ringan atau berjalan-jalan santai agar tubuh merasa lelah sewaktu malam. Jangan lupa juga batasi asupan kafein dari teh atau kopi di malam hari.

Apa yang perlu saya perhatikan?

Segera ke dokter jika mengalami beberapa hal di bawah ini yang bisa membahayakan perkembangan janin di minggu 37 kehamilan Anda:

  • Perdarahan vagina kapan saja sepanjang trimester tiga. Bisa jadi ini tanda bahwa ari-ari janin putus dan terpisah dari rahim. Ini merupakan kondisi yang disebut solusio plasenta.
  • Mengalami nyeri perut yang cukup parah. Sakit perut cukup umum terjadi, tapi ini bisa saja menandakan gejala abrupsi plasenta. Anda juga akan mengalami demam, keputihan, dan infeksi vagina
  • Penurunan aktivitas pada bayi menjelang persalinan adalah normal. Bagaimanapun, penurunan aktivitas yang terjadi secara terus menerus bukanlah pertanda baik.
  • Untuk memeriksa pergerakan bayi, Anda harus berbaring pada sebelah kiri Anda dan hitunglah gerakan yang dapat Anda rasakan. Jika kurang dari empat kali gerakan dalam waktu satu jam atau Anda merasa khawatir, langsung hubungi dokter Anda.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter?

Selagi konsultasi mengenaik perkembangan janin di minggu 37, laporkan juga keluhan yang Anda rasakan selama kehamilan.

Jika Anda merasa cemas mengenai persalinan, akan sulit bagi Anda nantinya saat melahirkan. Stres dapat menyebabkan beberapa reaksi yang akan menjadi penghalang pada saat bersalin.

Nantinya, dokter akan menganjurkan Anda mengambil kelas kehamilan seperti senam atau yoga yang mampu menurunkan tingkat stres menjelang persalinan.

Tes apa yang perlu saya ketahui?

Anda akan menemui dokter Anda setiap 1 sampai 2 minggu sekali sampi waktu persalinan. Jangan heran jika Anda menjalani lebih dari satu kali pemeriksaan panggul.

Tes tersebut dapat membantu dokter untuk mengetahui posisi bayi Anda saat persalinan nanti, Misalnya apakah posisi kepala lebih dulu, kaki lebih dulu, atau bokong lebih dulu janin  dalam kandungan Anda.

Begitu sudah masuk minggu 37, perkembangan janin dapat dibilang baik apabila ia sudah berhasil bergerak turun. Proses ini disebut lightening yang ditandai dengan posisi kepala janin terletak pas pada relung panggul Anda.

Selama tes panggul, dokter juga akan memeriksa apakah leher rahim (serviks) Anda sudah mulai terbuka, melemas, atau menipis. Informasi ini akan ditunjukkan lewat angka dan persentase yang akan diterangkan lebih lanjut oleh dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

Bersiap untuk persalinan

Perkembangan janin yang sudah masuk ke usia 37 minggu kehamilan menandakan Anda sebentar lagi siap melahirkan.

Anda harus tahu apa yang akan terjadi selama proses persalinan berlangsung.

Anda juga bisa mulai memelajari cara menghilangkan rasa sakit selama persalinan. Dokter mungkin akan memberikan suntikan anestesi dan mengajarkan bagaimana teknik pernapasan selama proses persalinan.

Jadi usai minggu 37, bagaimana perkembangan janin di masa kehamilan selanjutnya?

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Sumber