Perkembangan Ibu dan Janin di Kehamilan Trimester 3, dan Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Selamat! Dalam beberapa bulan lagi, Anda sudah bisa bertemu dengan buah hati Anda. Trimester 3 merupakan akhir dari masa kehamilan. Trimester ketiga umumnya cukup menantang bagi fisik dan emosional ibu hamil. Ada pula berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh ibu dan janin.

Selain itu, sebentar lagi ibu juga harus mempersiapkan proses persalinan. Di masa akhir kehamilan, ibu hamil diharapkan sudah memahami dan memiliki banyak informasi tentang persalinan. Ini dapat membantu mengurangi rasa cemas yang kemungkinan besar menyambut sebelum persalinan.

Apa lagi yang harus diketahui tentang trimester ketiga?

Perkembangan ibu di kehamilan trimester 3

kalkulator kehamilan

Kehamilan trimester 3 mulai di minggu ke-28 sampai 40, atau mungkin sampai minggu ke-42. 

Selain perut yang makin membesar, berikut adalah beberapa hal lain yang terjadi pada tubuh ibu selama trimester ketiga:

1. Sakit punggung

Semakin tua kehamilan, berat badan Anda semakin bertambah. Perut pun semakin membesar. Pada akhirnya, pertambahan berat badan ini memberikan tekanan pada punggung sehingga menyebabkan pegal dan nyeri.

Ditambah lagi, hormon kehamilan yang bekerja mengendurkan otot-otot, ligamen, dan persendian antara tulang panggul mengendur. Kondisi ini sebetulnya terjadi untuk memudahkan ibu hamil mengeluarkan bayi saat persalinan nanti.

Nyeri punggung saat hamil trimester ketiga bahkan mungkin sampai menjalar ke pinggang. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah betulkan postur tubuh Anda. Berdiri tegak saat berjalan, dan duduk tegak di kursi yang memiliki sandaran kokoh. Selipkan bantal kecil di punggung agar senderannya makin mantap.

Saat tidur malam, biasakan tidur berbaring ke sisi kiri. Sangga punggung dengan bantal tebal dan selipkan bantal kecil di antara lutut. Posisi tidur ini juga dapat mencegah tubuh kram dan pegal di punggung.

2. Bengkak di bagian tubuh tertentu

Tangan, kaki, dan jari ibu hamil umumnya akan membengkak di kehamilan trimester 3. Pembengkakan saat hamil sifatnya normal, terjadi karena retensi cairan berlebih (edema) akibat tubuh yang menghasilkan darah 50% lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. 

Untuk mengurangi pembengkakan, selonjorkan kaki ke depan dan sangga di atas kursi dingklik saat duduk. Sedangkan saat tidur, letakkan bantal tebal di atas kedua kaki semalaman.

Apabila bengkak terjadi tiba-tiba langsung besar, segera konsultasikan ke dokter. Ini dikhawatirkan menjadi tanda preeklampsia atau komplikasi kehamilan lain yang berbahaya.

3. Braxton Hicks alias kontraksi palsu

Menjelang hari-H persalinan, Anda akan mulai mengalami beberapa kali kontraksi palsu yang disebut Braxton HicksKontraksi Braxton Hicks terasa seperti kram ringan di perut bawah, tapi Jangan panik karena ini normal. 

Kontraksi sebelum minggu ke-39 merupakan pertanda tubuh sedang mempersiapkan diri untuk bersalin. Kontraksi palsu tidak akan sampai memicu proses bukaan.

Begini cara membedakan mana kontraksi palsu dan kontraksi tanda melahirkan nyata:

  • Kontraksi palsu frekuensi dan polanya acak; sat kontraksi terjadi hanya sebentar, tidak bertahan lama, tidak semakin parah, dan tidak semakin sering. Jarak antar kontraksi juga acak, misalnya 10 menit, 6 menit, 2 menit, kemudian 8 menit).
  • Kram kontraksi palsu bisa terasa sakit atau tidak sama sekali.
  • Kontraksi palsu berhenti begitu Anda berganti posisi atau beralih ke aktivitas lain.
  • Tidak mengeluarkan bercak darah.
  • Air ketuban tidak pecah.

Sementara itu, kontraksi tanda melahirkan ciri-cirinya adalah:

  • Awalnya tidak beraturan tapi seiring waktu memunculkan pola, frekuensi, dan jarak yang seragam. Misalnya pasti setiap 5-10 menit sekali, dan masing-masingnya berlangsung sekitar 30-70 detik. Semakin sering, kontraksi juga terasa makin lama
  • Kontraksi nyata akan terus terasa sakit meski Anda sudah berganti posisi, tidur, atau beraktivitas. Nyerinya semakin lama mungkin terasa semakin intens.
  • Kontraksi persalinan menyebabkan nyeri punggung yang menyebar hingga panggul.
  • Kontraksi nyata menyebabkan pecah ketuban dan keluar darah dari vagina.

4. Napas memendek

Janin yang semakin besar pada trimester 3 akan secara otomatis menekan rahim. Tekanan ini membuat diafragma (otot di bawah paru-paru yang membantu proses bernapas) bergerak naik sekitar 4 cm dari posisi sebelumnya.

Hal ini menyebabkan ruang udara di dalam paru-paru menyempit sehingga Adna tidak dapat menghirup terlalu banyak udara dalam satu tarikan napas.

5. Perut terasa panas

Salah satu akibat dari perubahan hormon saat hamil adalah sensasi panas pada perut alias heartburnHeartburn muncul ketika asam lambung naik ke kerongkongan.

Pada ibu hamil, hormon progesteron melemaskan otot katup yang memisahkan antara kerongkongan dengan lambung sehingga asam lambung dapat naik. Selain itu, hormon ini juga memperlambat kontraksi usus, menyebabkan pencernaan jadi lebih lambat.

Perkembangan janin di trimester ketiga

usia janin

Berikut adalah perkembangan janin di trimester ketiga:

Usia kandungan 7 bulan (minggu ke-28 sampai 31)

Di usia kandungan 7 bulan,  janin masih dalam tahap menyempurnakan fisiknya menuju proses kelahiran. Kulitnya sudah tidak terlalu keriput dan warnanya agak kemerahan.

Tubuh janin juga sudah bisa menyimpan beberapa nutrisi seperti zat besi dan kalsium dari makanan yang ibu makan. Di usia kehamilan 28 minggu, janin mulai dapat mendengar dan merespon suara dengan memunculkan gerakan di dalam perut.

Usia kandungan 8 bulan (minggu ke-32 sampai 36)

Di paruh kedua trimester 3, berat badan janin sudah cukup ideal untuk kelahiran. Lalu, rambut halus alias lanugo di tubuh si kecil sudah mulai menghilang. Kulitnya jadi lebih halus, berwarna merah muda, dan sedikit ditutupi zat vernix yang berwarna putih.

Di masa kehamilan ini, janin masih terus mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya untuk melawan beberapa penyakit yang kemungkinan menyerang saat lahir nanti.

Usia kandungan 9 bulan (minggu ke-37 sampai 42)

Pada minggu ke-37 usia kandungan, tubuh serta organ janin sudah terbentuk sempurna. Kepalanya sudah tertutupi rambut halus, bagian kelamin seperti testis atau labia sudah terbentuk, dan kuku janin sudah tumbuh panjang. Kulit janin pun lebih fleksibel menjelang hari kelahirannya karena lapisan lemak yang menutupi tubuh bayi di dalam rahim sudah mulai berkurang.

Di bulan terakhir kehamilan, calon bayi Anda sudah dapat mendengar dan melihat dalam rahim. Selain itu, berat badan si kecil juga akan bertambah secara signifikan di akhir masa kehamilan ini.

Menurut Women’s Health, di akhir usia kandungan 9 bulan berat janin sudah mencapai 4 kilogram, dan panjangnya mencapai 50 cm.

Risiko dan tanda bahaya di trimester 3

Memasuki kehamilan trimester 3, ada beberapa tanda bahaya yang mesti ibu perhatikan. Misalnya:

1. Perdarahan

Perdarahan vagina yang terjadi pada trimester 3 kemungkinan disebabkan oleh masalah plasenta, seperti solusio plasenta dan plasenta previa.

Solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan saat sebagian atau seluruh plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya melahirkan. Sementara plasenta previa terjadi ketika sebagian atau seluruh plasenta malah menutupi sebagian maupun seluruh bagian leher rahim (serviks).

Segera periksakan diri ke dokter kandungan karena ini bisa menjadi tanda bahaya kehamilan di trimester 3.

2. Preeklampsia

Keluhan ringan seperti sakit kepala atau sakit perut tergolong wajar di trimester ketiga. Penyebabnya kemungkinan besar adalah kelelahan atau kurang tidur.

Namun jangan anggap remeh keduanya terutama jika dibarengi oleh sesak napas, gangguan penglihatan, memar tiba-tiba di beberapa bagian tubuh, dan pembengkakan di waktu bersamaan. Gejala-gejala ini bisa menjadi pertanda preeklampsia yang merupakan komplikasi kehamilan berbahaya.

Pemeriksaan yang wajib dilakukan ibu hamil

hamil dengan endometriosis

1. USG

Di trimester ketiga, dokter akan tetap rutin menjalani pemeriksaan USG untuk memantau posisi janin (apakah posisinya sungsang, melintang, kepala di bawah, atau posisi normal). Kondisi janin juga dapat diamati lewat USG, apakah ia menerima cukup oksigen dan nutrisi atau tidak.

Pada trimester 3 kehamilan, dokter juga akan memeriksa aktivitas janin. Terutama dari segi gerakannya di minggu ke-35 sampai ke-37. Di atas usia kehamilan 36 minggu, umumnya bayi akan lebih sedikit bergerak karena tubuhnya sudah memenuhi perut ibu. Namun jika gerakan janin lama-lama justru makin melemah hingga berhenti, ini patut diwaspadai.

USG juga masih diperlukan di trimester 3 untuk memantau kondisi cairan ketuban serta mengukur panjang leher rahim ibu.

1. Skrining streptokokus Grup B

Selain pemeriksaan USG, Anda juga perlu mendapatkan tes streptokokus grup B di trimester ketiga. Tes ini berfungsi untuk mendeteksi adanya bakteri streptokokus grup B pada ibu.

Streptokokus grup B adalah infeksi paling utama yang juga sering membahayakan kesehatan bayi baru lahir. Bayi bisa berisiko mengalami keterbelakangan mental, gangguan penglihatan, dan gangguan pendengaran apabila ibu memiliki bakteri tersebut.

Dokter bisa mengobati ibu dengan obat antibiotik untuk melindungi bayi dari tertular infeksi ini sejak lahir.

Makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil trimester ketiga

manfaat vitamin b kompleks

Berikut berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh saat trimester ketiga:

1. Asam folat

Asam folat masih sangat diperlukan di trimester 3. Asupan asam folat bisa membantu mendukung tumbuh kembang janin lebih baik.

Ibu bisa mendapatkan asam folat dengan makan:

  • Sayuran hijau seperti sayur sawi, bayam, dan asparagus
  • Sereal gandum utuh
  • Buah tomat

2. Vitamin D

Vitamin D dibutuhkan ibu hamil untuk membantu mengatur kadar kalsium dan fosfat dalam tubuh. Selain itu, vitamin ini juga bantu menjaga tulang dan gigi bayi tetap sehat dan kuat.

Ibu hamil bisa mengonsumsi beberapa makanan berikut di trimester 3:

  • Ikan salmon
  • Telur
  • Sereal gandum
  • Susu

3. Vitamin C

Kebutuhan vitamin C ibu hamil umumnya harus ditingkatkan sebanyak 25% di trimester 3 ini. Fungsi vitamin C saat hamil adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil serta kesehatan janin. Vitamin C juga melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Dianjurkan untuk mendapatkan vitamin C saat hamil dengan makan makanan berikut:

  • Buah jeruk
  • Buah berry (stroberi dan blueberry)
  • Brokoli
  • Kol
  • Tomat

4. Vitamin A

Di trimester 3, ibu hamil juga butuh vitamin A lebih banyak. Vitamin A berfungsi untuk mendukung perkembangan penglihatan janin. Selain itu, kandungan antioksidan dalam vitamin A juga dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga ibu tak gampang sakit.

Anda bisa mendapatkan vitamin A dari:

  • Bayam
  • Brokoli
  • Buah mangga
  • Ubi

Tips sehat untuk ibu hamil trimester 3

1. Tetap aktif bergerak

Ibu hamil tua masih diperbolehkan beraktitas seperti biasa. Malah, Anda dianjurkan untuk bergerak lebih aktif di akhir masa kehamilan ini meski mungkin tidak bisa segesit waktu hamil muda dulu.

Pilihlah aktivitas fisik yang lebih nyaman buat tubuh. Misalnya berjalan santai di sekitar kompleks rumah bersama suami, yoga, atau bahkan berenang.

2. Jangan terlalu banyak minum sebelum tidur

Di kehamilan trimester 3 ini, ibu hamil disarankan untuk tetap banyak minum air. Akan tetapi, jangan minum air di dekat waktu tidur malam

Minum banyak air sebelum tidur bisa bikin ibu jadi kebelet kencing di tengah-tengah tidur malamnya. Ini malah bisa bikin kualitas tidur ibu kurang baik. Baiknya, terakhir minum air mineral yang banyak 2 jam sebelum waktu tidur.

3. Ikut kelas persiapan melahirkan

Di rumah sakit tempat ibu biasa memeriksakan kehamilan, pasti ada kelas untuk mempersiapkan persalinan. Coba ikuti kelas persalinan tersebut bersama pasangan.

Di trimester 3 ini, Anda bisa berlatih teknik pernapasan yang baik dan benar untuk membantu lebih rileks selama proses bersalin.

Di kelas tersebut, Anda dan juga akan mempelajari berbagai cara menggendong bayi, memandikan bayi, dan segala hal yang harus diketahui untuk menjadi orangtua baru.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca