10 Tanda-Tanda yang Muncul Ketika Anda Akan Melahirkan dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . 11 menit baca
Bagikan sekarang

Banyak ibu hamil, terutama yang baru pertama kali hamil, bertanya-tanya dan cemas tentang berbagai tanda-tanda mau melahirkan. Bagaimana saya bisa tahu kalau waktu melahirkan sudah semakin dekat? Tak perlu bingung. Sebenarnya tubuh akan menampakkan beragam tanda-tanda sebagai cara mengatakan bahwa proses melahirkan akan segera dimulai. Apa saja ciri yang harus diperhatikan?

Berbagai tanda-tanda mau melahirkan yang wajib Anda kenali

Sulit untuk memprediksi dengan tepat kapan waktu melahirkan akan berlangsung. Bahkan dokter sekali pun, biasanya hanya memberikan rentang hari perkiraan lahir (due date), tapi tidak bisa memberikan hari maupun jam yang pasti.

Kadang, waktu melahirkan bisa maju lebih awal, mundur, atau tepat di rentang waktu yang diperkirakan. Kondisi yang dialami masing-masing ibu hamil yang mau melahirkan tentu tidak sama.

Ada yang masih bisa berolahraga atau melakukan berbagai aktivitas fisik seperti biasa padahal tanda-tanda akan atau mau melahirkan sudah muncul. Di sisi lain, ada juga ibu hamil yang hanya bisa memperbanyak istirahat saat tanda-tanda muncul ketika mau menjalani proses melahirkan.

Penting untuk segera ke rumah sakit ketika merasakan tanda dan ciri apa pun yang tidak biasa mendekati waktu persalinan Anda. Untuk lebih jelasnya, berikut serangkaian tanda-tanda yang mengindikasikan Anda mau melahirkan sebentar lagi:

1. Posisi bayi berubah turun

cara menghitung usia kehamilan

Sekitar 1-4 minggu sebelum persalinan dimulai, Anda mungkin merasa posisi bayi di dalam kandungan berubah. Bahkan terkadang, tanda-tanda akan atau mau melahirkan yang satu ini bisa berlangsung beberapa jam sebelumnya.

Dari yang tadinya posisi kepala berada di atas dan kaki di bawah, kini malah sebaliknya. Ibaratnya, bayi secara perlahan mulai “merosot” atau turun ke panggul. Posisi ini menjadi tanda-tanda yang cukup jelas bahwa Anda mau melahirkan.

Kondisi dikenal sebagai “pengenduran”. Ini berarti bayi sedang mengatur ulang tubuhnya menjadi posisi kepala di bawah, sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

Ketika bayi berubah ke posisi yang lebih rendah, ini akan meringankan tekanan pada diafragma ibu sehingga lebih mudah untuk bernapas. Namun, perubahan pada posisi bayi ini juga memberikan lebih banyak tekanan pada kandung kemih.

Alhasil, Anda mungkin menjadi lebih sering bolak-balik ke kamar mandi meski baru saja buang air kecil. Bagi beberapa ibu yang baru mau melahirkan pertama kali, perubahan posisi ini mungkin terjadi di detik-detik akhir menjelang persalinan atau saat persalinan dimulai.

2. Leher rahim terbuka

obat diare untuk ibu hamil

Ketika tubuh mempersiapkan untuk kelahiran bayi Anda, tanda-tanda akan atau mau melahirkan bisa terasa ketika leher rahim (serviks) mulai melebar dan menipis. Kondisi ini umumnya mulai muncul pada beberapa minggu atau hari sebelum persalinan tiba.

Di awal, pelebaran leher rahim ini biasanya masih berkembang dengan sangat lambat. Setelah tanda-tanda Anda mau melahirkan mulai masuk ke masa aktif, pelebaran serviks akan berlangsung dengan sangat cepat.

Selama pemeriksaan, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dalam guna melihat apakah leher rahim Anda sudah mulai melebar. Proses pelebaran atau “bukaan” leher rahim ini diukur dalam skala sentimeter (cm), atau dengan memasukkan jari.

Jika 10 jari sudah dapat dimasukkan atau sekitar 10 cm lebarnya, artinya pembukaan Anda lengkap sehingga Anda dan bayi sudah siap untuk menjalani proses persalinan. Lebar 10 cm atau 10 jumlah jari yang bisa masuk bisa disebut sebagai pembukaan penuh sebagai satu dari beberapa tanda-tanda mau melahirkan.

Pembukaan leher rahim atau serviks sepenuhnya ini biasanya disertai dengan munculnya kontraksi yang teratur.

3. Leher rahim menipis

obat maag untuk ibu hamil

Di samping mengalami pembukaan, servis atau leher rahim juga akan mulai melebar dan menipis sebagai tanda-tanda Anda mau atau akan melahirkan sebentar lagi.

Semakin tipis leher rahim, otomatis ia semakin mudah untuk melebar dan membuka selama proses persalinan berlangsung nantinya.

Mengutip dari laman Mayo Clinic, mungkin Anda akan merasa sedikit tidak nyaman. Kontraksi juga bisa muncul tapi masih dalam tingkat yang cukup ringan untuk menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan.

4. Kram perut dan nyeri punggung yang semakin parah

isk infeksi saluran kemih pada ibu hamil

Menjelang persalinan, Anda mungkin merasakan tekanan atau kram di daerah panggul dan dubur sebagai tanda-tanda mau melahirkan. Namun, tanda-tanda Anda mau melahirkan sebentar lagi bukan hanya itu.

Anda juga mungkin mengeluhkan nyeri di area paha dan punggung bagian bawah, terutama jika ini bukan kehamilan pertama Anda.

Dalam kondisi ini, otot dan sendi tubuh Anda biasanya sedang meregang dan bergeser sebagai tanda-tanda akan atau mau melahirkan.

5. Diare, mual, dan muntah

cara mengatasi mual saat hamil

Salah satu tanda-tanda akan atau mau melahirkan yang kerap tidak disadari yakni diare, mual, dan muntah. Ini karena hormon yang diproduksi oleh tubuh Anda untuk memudahkan kelahiran bayi dapat merangsang usus jadi lebih aktif bekerja.

Hal ini yang kemudian membuat Anda jadi lebih rutin bolak-balik ke kamar mandi untuk muntah atau karena diare. Tanda-tanda mau melahirkan yang satu ini tentu akan sangat menggangu. Namun, ini merupakan cara alami tubuh untuk menunjukkan tanda-tanda melahirkan akan tiba, terlebih jika disertai dengan ciri khas melahirkan lainnya.

Selama persalinan, Anda juga mungkin mengalami dorongan untuk buang air besar. Cara terbaik untuk menangani ini adalah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan.

6.Perubahan energi dalam tubuh

mengatasi jerawat saat hamil

Perut yang makin hari makin membesar diiringi dengan sistem pencernaan yang semakin berantakan, dapat membuat Anda sulit tidur nyenyak di malam hari.

Ini yang kemudian membuat Anda cenderung lebih memilih untuk menutup mata dan tetap berbaring di tempat tidur, meskipun matahari sudah bersinar terik.

Sebaliknya, beberapa ibu hamil lainnya justru merasakan adanya ledakan energi yang besar mendekati hari kelahiran sang buah hati sebagai tanda-tanda akan melahirkan. Saking kuatnya energi tersebut, Anda mungkin merasa seperti ada keinginan kuat untuk membersihkan dan merapikan segala sesuatu yang tampak di depan mata.

Intinya, tanda-tanda mau melahirkan ini membuat Anda merasa jadi lebih bersemangat untuk menjalani aktivitas sembari menanti waktu melahirkan yang sesungguhnya tiba. Kedua tanda-tanda mau melahirkan tersebut normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

7. Perubahan mood (suasana hati)

posisi seks saat hamil

Selain energi di dalam tubuh yang berubah, entah lebih meningkat atau malah menurun, suasana hati Anda juga bisa ikut terpengaruh. Ya, kondisi ini bisa menjadi satu dari beberapa tanda-tanda mau melahirkan.

Sadar atau tidak, tanda-tanda Anda akan atau mau melahirkan ini yang nantinya memengaruhi peningkatan atau penurunan energi di dalam tubuh Anda.

8. Keluarnya lendir seperti keputihan

menahan kencing saat hamil

Tanda-tanda mau melahirkan sudah sangat dekat lainnya yakni keluarnya cairan vagina seperti keputihan tapi lebih kental.

Menurut American Pregnancy Association, selama masa kehamilan, ada sumbatan lendir yang menumpuk di dalam leher rahim atau serviks.

Ketika serviks mulai menipis dan terbuka sebagai tanda-tanda mau melahirkan, sumbatan lendir tersebut akan keluar melalui vagina. Lendir tersebut memiliki tekstur yang kental, dengan warna bening, merah muda, atau agak merah karena darah.

Lendir ini biasanya keluar atau muncul beberapa menit, jam, atau hari sebelum persalinan tiba. Meski begitu, tidak semua wanita memerhatikan tanda-tanda mau melahirkan yang satu ini.

Jika lendir yang keluar menyerupai perdarahan berat seperti sedang menstruasi, kemungkinan ada masalah pada kehamilan, khususnya plasenta. Jangan tunda untuk segera memeriksakannya ke dokter apabila kondisi ini terjadi.

9. Muncul kontraksi dengan pola yang kuat dan teratur

kontraksi saat hamil

Kontraksi rahim saat hamil pada awalnya akan berpola tidak beraturan dan muncul jarang-jarang. Ini disebut sebagai kontraksi Braxton Hicks dan bukan merupakan tanda-tanda mau melahirkan yang sebenarnya.

Kontraksi Braxton Hicks alias palsu ini biasanya mulai muncul saat masa kehamilan memasuki trimester ketiga, meski ada beberapa juga yang merasakannya di trimester kedua.

Kontraksi palsu merupakan hal normal sebagai tanda-tanda mau melahirkan yang memang akan terjadi sebelum Anda merasakan kontraksi persalinan yang sebenarnnya.

Sementara kontraksi yang sebenarnya sebagai tanda-tanda mau melahirkan biasanya menyebabkan rasa tidak nyaman atau sakit di punggung dan perut bagian bawah. Ketidaknyamanan tersebut bisa datang bersamaan dengan adanya tekanan di sekitar bagian panggul.

Kontraksi seolah bergerak seperti gelombang yang dimulai dari bagian atas rahim, hingga menjalar ke bawah rahim. Beberapa wanita menggambarkan rasa kontraksi tanda-tanda mau melahirkan sungguhan ini seperti kram perut saat menstruasi, tapi dengan intensitas yang jauh lebih kuat.

Namun, sensasi yang ditimbulkan dari kontraksi tanda-tanda mau melahirkan sungguhan ini tidak selalu sama pada setiap wanita. Perbedaan ciri dari kontraksi tanda-tanda akan atau mau melahirkan sungguhan ini juga bisa berubah-ubah antara kehamilan pertama dan selanjutnya.

Kontraksi tanda-tanda mau melahirkan yang akan berlangsung sebentar lagi memiliki jarak antar kontraksi yang lebih seragam. Sekitar 30-70 detik per kontraksi setiap setiap lima, tujuh, maupun sepuluh menit sekali, misalnya.

Tanda-tanda mau melahirkan ini biasanya semakin parah dan lebih sering mendekati waktu melahirkan. Bahkan, berbeda dengan kontraksi palsu.

Tidak peduli jika Anda berganti posisi duduk, posisi tidur, atau dibawa jalan-jalan, kontraksi yang sebenarnya tetap akan terasa. Maka itu, jika Anda belum berada di rumah sakit, sebaiknya segera mendatangi dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat.

Selama tahap persalinan awal Anda juga mungkin menggigil. Namun jangan khawatir. Tubuh yang menggigil merupakan cara untuk menghilangkan ketegangan. Untuk mengatasinya, Anda bisa berendam di dalam air hangat atau melakukan pijatan ringan.

10. Air ketuban pecah

emboli air ketuban emboli cairan amnion

Kantong ketuban adalah selaput pembungkus cairan yang berperan sebagai pelindung bayi selama berada di dalam kandungan. Nah, air ketuban pecah adalah salah satu tanda-tanda pasti bahwa Anda sudah akan atau mau melahirkan.

Kebanyakan kasus air ketuban yang pecah sebagai tanda-tanda mau melahirkan umumnya terjadi beberapa jam sebelum persalinan dimulai. Akan tetapi, ini tak selalu terjadi di awal sebelum Anda masuk ke ruang bersalin.

Beberapa ibu hamil yang hendak melahirkan juga bisa mengalami pecah ketuban selama proses persalinan berlangsung.

Mungkin Anda mengira kalau air ketuban pecah ini akan menimbulkan semburan deras dalam jumlah yang banyak. Padahal nyatanya, tidak demikian.

Cairan ketuban yang bocor sebagai tanda-tanda mau melahirkan akan keluar seperti tetesan, dan bukan langsung banyak.

Cairan ketuban tanda-tanda mau melahirkan tersebut akan keluar secara tidak beraturan dan berlangsung terus-menerus melalui vagina. Namun pada kondisi tertentu, ketuban yang pecah dapat timbul seperti semburan mendadak.

Selain itu, keluarnya air ketuban sebagai tanda-tanda mau melahirkan sering kali tidak dapat ditahan, berbeda dengan urine yang masih bisa dikendalikan.

Anda dapat menggunakan pembalut untuk menjaga diri tetap kering selagi Anda menghubungi dokter atau bidan Anda.

Sebaliknya, jika cairan menyembur dan membuat pakaian dalam Anda basah kuyup, segera hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit. Pasalnya, ini merupakan tanda-tanda bahwa proses melahirkan akan dimulai.

Begitu ketuban pecah, bayi tak lagi dikelilingi oleh bantalan pelindung sehingga lebih rentan terkena infeksi. Semakin lama proses persalinan dimulai, semakin besar risiko bayi untuk terkena infeksi karena akan semakin banyak air ketuban yang diminumnya.

Ini sebabnya mengapa dokter dan bidan harus segera melahirkan bayi setelah pecahnya ketuban Anda sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Memilih dan Menggunakan Birth Ball untuk Ibu Hamil

Ibu hamil kerap menggunakan birth ball karena dapat membuatnya merasa nyaman. Namun, bagaimana cara memilih dan menggunakan birth ball yang tepat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 30/04/2020 . 5 menit baca

Main Bowling Saat Hamil, Aman atau Tidak?

Olahraga bowling memang tidak membutuhkan banyak pergerakan, tapi apakah bermain bowling tetap aman saat ibu sedang hamil?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28/04/2020 . 4 menit baca

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020 . 4 menit baca

Tips Menyiasati Rasa Lapar agar Tidak Asal Makan Saat Hamil

Boleh menuruti ngidam bukan berarti Anda bisa asal makan saat hamil. Yuk, simak tips berikut ini agar rasa lapar bisa lebih terkendali.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 22/04/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 8 menit baca
obat maag ibu hamil

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . 6 menit baca
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 5 menit baca