Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar Mama yang sedang mengandung dapat memiliki banyak pertanyaan seputar kehamilannya. Misalnya, porsi makan yang tepat, anjuran jumlah asupan asam folat, rentang berat badan yang disarankan oleh dokter hingga olahraga yang sebaiknya dilakukan. Ketika usia persalinan sudah dekat, pertanyaan pun berubah menjadi calon nama anak, isi hospital bag sampai diskusi berbagai metode persalinan dengan dokter. Jika Mama dan pasangan belum menentukan metode persalinan yang akan dilakukan, seperti normal atau caesar, Mama dapat menyimak informasi berikut sebagai bekal pengambilan keputusan atau memilih metode persalinan.

Memilih persalinan normal atau caesar

Persalinan normal umumnya merupakan pilihan bagi para ibu hamil. Alasannya karena ini merupakan hal yang alami dan dapat menjadi sebuah pencapaian yang dinantikan oleh sebagian Ibu. Selain itu, persalinan normal juga memiliki keuntungan, seperti:

  • Mendapatkan izin pulang ke rumah lebih cepat
  • Pemulihan yang lebih singkat

Ibu pun langsung dapat memeluk dan menyusui si Kecil sesaat setelah persalinan. Waktu ini dianggap sebagai waktu emas karena insting alami bayi yang ingin menempel membuat Ibu dapat memanfaatkannya untuk belajar menyusui.

Akan tetapi, apa yang terjadi di ruang persalinan tidak selalu sama dengan pilihan atau rencana setiap ibu hamil. Terlepas dari keinginan melahirkan secara normal atau tidak, dokter Anda umumnya akan menjelaskan juga tentang persalinan caesar sebelum waktu persalinan tiba. Mempelajari persalinan ini juga baik untuk pengetahuan atau mengurangi rasa takut.

Alasan di balik operasi caesar

alasan persalinan caesar

Persalinan caesar dapat dilakukan untuk alasan medis dan nonmedis. Alasan medis dibagi menjadi dua faktor, yakni yang direncanakan dan darurat. Untuk yang direncanakan, alasannya meliputi:

  • Posisi bayi terbalik, kaki yang pertama kali muncul di saluran kelahiran
  • Pernah mengalami operasi di area rahim
  • Kondisi kesehatan (HIV, herpes genital)
  • Bayi terdeteksi mengalami kelainan kelahiran
  • Posisi plasenta yang tidak wajar

Mama juga bisa mencari tahu dan mengecek kemungkinannya melalui tes potensi persalinan caesar untuk selanjutnya didiskusikan dan dievaluasi bersama dokter kandungan Mama. Tes ini akan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar kondisi Mama sehingga hasil akhirnya benar-benar sudah dipersonalisasi dan tentunya terverifikasi.

Untuk persalinan caesar darurat, alasan medis dapat berupa:

  • Proses persalinan tidak kunjung berkembang
  • Kepala atau tubuh bayi terlalu besar dan sulit melewati saluran kelahiran
  • Tali pusat terjepit dapat memicu masalah oksigen
  • Detak jantung bayi berubah tidak wajar
  • Plasenta terpisah dari dinding rahim di waktu yang tidak tepat

Sementara itu, sejumlah Ibu juga terkadang memiliki alasan nonmedis terkait prosedur persalinan ini. Menurut kajian Caesarean Section for Non‐medical Reasons at Term, beberapa alasan nonmedis adalah:

  • Pengalaman persalinan sebelumnya
  • Ketakutan terhadap persalinan normal
  • Menginginkan pilihan dan kendali atas persalinan diri sendiri
  • Tanggapan positif terkait persalinan ini di lingkungannya

Apabila hasil evaluasi menyarankan Ibu untuk melalui operasi ini, Ibu tidak perlu takut. Manfaat dari prosedur ini terhadap persalinan adalah:

  • Mengurangi risiko yang tidak diinginkan
  • Kenyamanan
  • Dapat direncanakan sebelumnya sehingga waktu persalinan dapat dikontrol dan diprediksi dengan baik

Persiapan persalinan caesar

alasan operasi caesar

Jika dokter menyarankan atau Ibu memilih untuk melakukan metode persalinan ini, ada sejumlah persiapan yang mungkin perlu dilakukan. Berdasarkan Mayo Clinic, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah:

  • Diskusi dengan ahli anestesi untuk mengevaluasi kondisi Ibu dari risiko pengaruh obat bius
  • Melakukan tes darah untuk mencari tahu golongan darah, kadar hemoglobin, informasi terkait sel darah merah
  • Untuk menyiapkan diri, tanya seberapa besar kemungkinan operasi caesar akan dilakukan meskipun berencana melahirkan dengan normal
  • Meminta pasangan atau kerabat lain untuk membantu Anda setelah persalinan beberapa minggu sebelum persalinan yang sudah direncanakan

Singkat kata, kedatangan si Kecil melalui apa pun jenis persalinannya memang hal yang harus dipikirkan dengan matang. Namun, Ibu tidak perlu khawatir atau cemas dalam melaluinya. Selalu bertanya terkait hal-hal yang dikhawatirkan di tengah kehamilan terhadap dokter.

Apa pun metode yang dipilih, hal terpenting yang harus diingat adalah kesehatan dan keamanan Ibu dan bayi sebelum maupun setelah persalinan sehingga Ibu dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk keluarga.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Kontraksi merupakan salah satu tanda kelahiran di trimester akhir. Lantas, bagaimana jika sudah hamil tua tapi belum kontraksi? Temukan jawabannya disini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Persiapan Melahirkan, Melahirkan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Minyak kelapa atau virgin coconut oil (VCO) memang sudah terkenal khasiatnya, bahkan untuk sang buah hati. Inilah berbagai khasiat minyak kelapa untuk bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lelah saat hamil

Selalu Merasa Kelelahan Saat Hamil, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
susah bab setelah melahirkan normal

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit