home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa yang Terjadi Selama Operasi Caesar?

Apa yang Terjadi Selama Operasi Caesar?

Operasi caesar mungkin menjadi pilihan bagi Anda yang takut atau tidak ingin melahirkan normal. Mungkin Anda berpikir melahirkan secara caesar lebih tidak sakit daripada melahirkan secara normal. Tapi tahukah Anda? Ternyata kelahiran melalui operasi caesar mempunyai risiko empat kali lebih besar daripada kelahiran normal.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk merencanakan dan menjalani operasi caesar jika Anda mengalami kondisi tertentu, seperti bayi terlalu besar, bayi dalam posisi sungsang, Anda mengalami plasenta previa, Anda memiliki infeksi herpes genital aktif, sebelumnya Anda sudah pernah menjalani operasi caesar. Untuk menentukan apakah Anda harus melahirkan dengan cara normal atau melalui operasi caesar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa yang terjadi beberapa saat sebelum operasi caesar?

Setelah Anda konsultasikan dengan dokter Anda dan ternyata Anda harus melahirkan dengan operasi caesar, Anda harus menyiapkan beberapa hal, termasuk administrasi. Suami Anda dapat menangani hal itu semua, jadi Anda tidak perlu repot mengurusnya sendiri. Suami Anda juga diperbolehkan untuk menemani Anda saat melahirkan di ruang operasi.

Sebelum menjalankan operasi, Anda akan dibius lokal (anestesi lokal) pada beberapa bagian tubuh Anda. Umumnya, bius umum (yang membuat Anda tidak sadar sepenuhnya) tidak dilakukan pada operasi caesar, kecuali dalam situasi darurat. Biasanya, Anda akan diberi anestesi epidural atau spinal, yang membuat Anda tidak akan merasakan sakit pada bagian bawah tubuh Anda selama operasi, tetapi Anda dalam keadaan sadar selama operasi caesar. Artinya, Anda dapat melihat bagaimana proses kelahiran bayi Anda.

Seringnya, Anda akan diberi anestesi epidural sebelum melakukan operasi caesar. Selain itu, Anda juga akan diberi obat tambahan untuk memastikan bahwa bagian bawah tubuh Anda benar-benar mati rasa. Tubuh Anda juga akan dimasukkan kateter untuk menampung urin (kencing) selama operasi. Tubuh Anda juga akan dipasang infus sebelum operasi dimulai. Antibiotik mungkin akan diberikan melalui infus untuk mencegah Anda mengalami infeksi setelah operasi, tetapi antibiotik ini juga dapat diberikan setelah operasi. Selanjutnya, rambut pubis (kemaluan) Anda akan dicukur guna memudahkan jalan untuk dilakukan sayatan.

Apa yang terjadi saat operasi caesar?

Saat di ruang operasi, ketika obat bius sudah bekerja pada tubuh Anda, antiseptik akan dioleskan pada bagian perut Anda. Kemudian dokter akan membuat sayatan kecil pada kulit di atas tulang kemaluan Anda.

Dokter akan menyayat kulit Anda secara perlahan sampai tembus di bagian rahim. Dari pertama kali sayatan ini dibuat sampai bayi lahir, kurang lebih membutuhkan waktu sampai 30 menit paling lama. Ketika pisau operasi sudah mencapai otot perut, dokter akan membuka jalan secara manual. Dan ketika dokter sudah mencapai rahim, dokter akan memotong secara horizontal pada bagian bawah rahim Anda.

Saat ini, dokter sudah melihat kepala bayi Anda, kemudian dokter akan menarik keluar kepala bayi Anda. Dan, congrats! Bayi Anda telah lahir ke dunia.

Anda dapat melihat bayi Anda segera setelah tali pusar bayi Anda dipotong. Bayi juga akan segera dibersihkan oleh perawat. Setelah mengeluarkan bayi Anda, dokter juga akan mengeluarkan plasenta Anda. Namun, proses operasi belum selesai, dokter harus melakukan penutupan dengan cara menjahit sayatan kembali. Ini merupakan hal yang paling rumit saat menjalani operasi caesar.

Jahitan yang digunakan untuk menutup rahim Anda ini lama-kelamaan akan bersatu dengan tubuh Anda. Lapisan kulit paling luar akan ditutup dengan jahitan atau staples, yang biasanya akan menghilang 3 hari sampai seminggu kemudian. Penutupan rahim Anda ini akan memakan waktu lebih lama, sekitar 30 menit.

Apa yang terjadi setelah operasi caesar?

Setelah proses operasi caesar selesai, kemudian Anda akan diantar ke ruang pemulihan. Kesehatan Anda akan dipantau oleh dokter beberapa jam setelah proses operasi selesai. Anda juga masih akan menerima cairan melalui infus sampai Anda bisa makan dan minum. Makan dan minum yang banyak setelah operasi diperlukan untuk mempercepat pemulihan tubuh ibu.

Saat ini, efek bius (anestesi) pada tubuh Anda lama-kelamaan akan menghilang secara bertahap. Anda mungkin akan merasakan sensasi gatal di tubuh Anda untuk sementara waktu, namun jika tidak kunjung mereda, dokter mungkin akan memberikan Anda antihistamin.

Anda mungkin akan menghabiskan waktu sekitar 3 hari ke depan di rumah sakit sampai kondisi Anda benar-benar pulih. Anda akan didorong untuk lebih banyak bergerak daripada hanya berbaring di tempat tidur untuk mempercepat pemulihan Anda.

BACA JUGA

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Baby Center. 2015. C-Sections: Giving Birth by Cesarean Section. Retrieved from http://www.babycenter.com/0_c-sections-giving-birth-by-cesarean-section_160.bc?page=2#articlesection4. Accessed September 15, 2016.

Herman, Michele. All About C-Sections: Before, During, and After. Retrieved from http://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/cesarean/all-about-c-sections-before–during–and-after/. Accessed September 15, 2016.

WebMD. 2002. What to Expect if You Have A Cesarean Delivery. Retrieved from http://www.webmd.com/baby/features/what-to-expect-cesarean-delivery#1. Accessed September 15, 2016.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 4 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x