Jangan Ada yang Tertinggal, Persiapkan Perlengkapan Melahirkan Ini Sebelumnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perlengkapan melahirkan seolah menjadi hal krusial yang perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Ini karena ibu maupun dokter tidak dapat memprediksi kapan hari-H persalinan seungguhnya akan tiba.

Nah, agar tidak ada yang terlupa, persiapkan berbagai perlengkapan melahirkan di dalam tas yang harus dibawa saat persalinan.

Daftar persiapan perlengkapan ibu untuk melahirkan

persiapan persalinan

Tak kalah dengan persiapan persalinan, barang-barang kebutuhan melahirkan juga penting untuk disediakan, terlebih bila sudah masuk trimester ketiga kehamilan.

Jika Anda berencana melahirkan di rumah sakit, persiapan tas khusus perlengkapan melahirkan sebaiknya sudah mulai ada setidaknya tiga minggu sebelum waktu perkiraan kelahiran bayi.

Saat mempersiapkan perlengkapan persalinan, sebaiknya Anda mulai membuat catatan dan mencicil barang apa saja yang harus Anda bawa.

Semakin dekat hari persalinan, banyak hal yang tidak bisa diprediksi sehingga Anda harus segera ke rumah sakit.

Bila perlengkapan persalinan tidak dipersiapkan sebelumnya, tentu Anda dan pasangan akan sangat kewalahan saat tanda-tanda melahirkan muncul.

Tanda-tanda persalinan termasuk muncul kontraksi melahirkan, air ketuban pecah, serta pembukaan lahiran.

Namun, ibu sebaiknya tidak terkecoh dengan kontraksi palsu.

Persiapan perlengkapan yang harus dibawa saat persalinan atau melahirkan ada berbagai macam.

Sebelum merapikan perlengkapan persalinan ibu setelah melahirkan, perlengkapan pasangan, maupun perlengkapan bayi, siapkan dulu perlengkapan ibu sebelum lahiran.

Berikut daftar perlengkapan melahirkan yang harus dibawa ibu saat persalinan:

1. Isi tas perlengkapan persalinan ibu

Berikut barang-barang perlengkapan melahirkan ibu yang perlu ada di dalam tas melahirkan, melansir dari American Pregnancy Association:

  • Identitas diri (KTP/SIM), kartu asuransi, formulir dan data-data rumah sakit yang Anda perlukan, daftar nomor telepon penting yang bisa dihubungi.
  • Baju ganti (jubah mandi, daster, sendal, kaus kaki) untuk Anda pakai saat melahirkan.
  • Pihak rumah sakit biasanya akan menyediakan jubah dan sendal rumah sakit, tapi tidak apa untuk membawa cadangan pribadi. Pilih daster atau piyama yang nyaman, sebaiknya tanpa lengan atau berlengan pendek dan longgar.
  • Daftar rencana persalinan Anda jika ada.
  • Sandal yang mudah dipasang dan dilepas.
  • Kaus kaki bila Anda merasa kedinginan sebelum dan selama persalinan.
  • Minyak pijat atau losion, jika Anda ingin dipijat sembari menunggu persalinan.
  • Camilan dan minuman untuk dimakan sebelum persalinan.
  • Benda-benda hiburan untuk mengisi waktu saat menunggu persalinan, seperti buku, majalah, atau tablet.
  • Karet rambut atau jepitan bila ibu memiliki rambut yang panjang agar dapat dikuncir.
  • Bantal tambahan untuk membuat Anda lebih nyaman.

Selain itu, ibu juga bisa menyiapkan barang untuk relaksasi saat persalinan (bola tenis dan kaus kaki tebal).

Ini adalah cara alami untuk membantu meringankan nyeri punggung atau rasa sakit lainnya selama melahirkan.

Caranya dengan meminta pasangan memasukkan bola tenis tersebut ke dalam kaus kaki, kemudian taruh di punggung Anda dan gulung dari atas ke bawah secara bergantian.

Ibu juga bisa membawa pemutar musik atau buku favorit sambil menunggu persalinan untuk menenangkan diri.

2. Isi perlengkapan tas rawat inap ibu setelah selesai persalinan

Berikut barang-barang perlengkapan ibu setelah melahirkan yang perlu ada di dalam tas rawat inap:

  • Perlengkapan mandi dan kecantikan (makeup, ikat rambut, skin care, pasta dan sikat gigi, sabun dan shampo, sisir, gunting kuku, tisu basah).
  • Baju ganti (t-shirt longgar, handuk, waslap, sarung, pakaian dalam, bra menyusui, kaus kaki hangat), sandal, dan peralatan tidur (bantal atau boneka).
  • Handphone dan charger, pemutar musik, DVD portable, jika perlu.
  • Baju salin bayi, juga baju salin Anda, untuk saat check out.
  • Bra biasa atau bra khusus untuk menyusui.
  • Perlengkapan pembalut khusus ibu setelah melahirkan.

Perlengkapan melahirkan di dalam tas untuk suami dan bayi

perlengkapan bayi baru lahir

Perlengkapan barang-barang bawaan baik untuk ibu hamil, orang yang menemani bersalin, dan juga untuk bayi setelah melahirkan tidak boleh terlewat.

Ya, perlengkapan yang harus dibawa saat melahirkan di rumah sakit seharusnya sudah tersusun rapi beberapa hari sebelum hari perkiraan lahir tiba, baik persalinan normal atau caesar.

Berikut perlengkapan sebelum melahirkan untuk bayi dan ayah atau keluarga sebagai pendamping yang harus dibawa saat persalinan atau melahirkan normal maupun caesar di rumah sakit:

1. Isi tas untuk suami atau anggota keluarga yang menemani

Berikut barang-barang persiapan perlengkapan persalinan yang perlu ada di dalam tas untuk suami:

  • Baju ganti dan sandal yang nyaman.
  • Makanan dan minuman juga termasuk perlengkapan yang harus dibawa saat persalinan di rumah sakit.
  • Kamera, baterai, charger, dan kartu memori. Biasanya beberapa pasangan tidak ingin kehilangan momen saat melahirkan. Pastikan alat-alat dokumentasi ini siap dan bisa digunakan saat hari-H dengan baik.
  • Peralatan dan perlengkapan mandi yang bisa dijadikan satu dengan ibu atau dipisah.

2. Isi tas persiapan perlengkapan melahirkan untuk bayi

Ada berbagai barang-barang yang harus disiapkan sebagai perlengkapan bayi baru lahir, mengutip dari Medline Plus.

Perlengkapan melahirkan untuk bayi ini juga harus disiapkan sebelum hari persalinan tiba.

Hal ini sama seperti ibu menyiapkan kebutuhan dirinya dan pasangan atau anggota keluarga yang menemani.

Berikut daftar perlengkapan bayi yang perlu disiapkan sebelum melahirkan:

  • Baju bayi
  • Selimut kecil untuk bayi
  • Topi bayi
  • Sarung tangan dan kaus kaki untuk bayi. Beberapa rumah sakit mungkin mempersiapkannya, tapi tidak ada salahnya Anda mempersiapkannya sendiri
  • Popok bayi.

Persiapan perlengkapan melahirkan di rumah

perlengkapan bayi baru lahir

Mempersiapkan kebutuhan melahirkan tidak hanya berlaku bagi ibu yang berencana melakukan persalinan di rumah sakit.

Ibu yang lebih memilih untuk melahirkan di rumah juga perlu menyediakan beragam perlengkapan persalinan dengan matang.

Pertama-tama, persiapan Anda tentu berdiskusi terlebih dahulu dengan pasangan mengingat tempat melahirkan di rumah berbeda dengan di rumah sakit.

Selanjutnya, silakan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau bidan mengenai rencana untuk mengadakan persalinan di rumah.

Setelah semua dirasa aman dan kondisi ibu juga memungkinkan untuk melahirkan di rumah, persiapkan perlengkapan berikut ini:

  • Tempat tidur bersih alias sebagai tempat untuk melahirkan
  • Kolam berisi air bila ibu berencana melahirkan dengan metode water birth atau melahirkan di dalam air
  • Pakaian ibu
  • Bantal tambahan
  • Bra biasa atau bra khusus untuk menyusui
  • Pembalut khusus ibu setelah melahirkan

Selain menyediakan kebutuhan ibu sebelum, selama, dan setelah proses melahirkan, perlengkapan bayi juga tidak boleh terlewat untuk disediakan.

Ambil contohnya baju bayi, popok, selimut kecil, boks tidur bayi, hingga sarung tangan dan kaus kaki untuk menjaga tubuhnya tetap hangat.

Bila tidak memiliki boks tidur, Anda bisa menggantinya dengan alat tidur khusus bayi beserta perlengkapan tidurnya seperti bantal dan guling.

Perlengkapan bayi setelah proses melahirkan selesai bisa Anda dan pasangan sesuaikan kembali dengan kebutuhan.

Meski berencana untuk melahirkan di rumah, tidak ada salahnya untuk bersiap-siap dengan tetap merapikan perlengkapan yang harus dibawa saat persalinan caesar bila akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

Sebab bukan tidak mungkin terjadi komplikasi persalinan sehingga mengharuskan Anda melahirkan dengan operasi caesar.

Kondisi tertentu yang membuat ibu membutuhkan induksi persalinan serta bantuan dari alat forceps maupun ekstraksi vakum juga biasanya dilakukan di rumah sakit.

Dengan begitu, Anda dan pasangan tidak perlu lagi bergegas berkemas saat terjadi hal-hal di luar dugaan yang mengharuskan persalinan dilanjutkan di rumah sakit.

Suami atau orang terdekat tinggal bergegas sembari mengambil perlengkapan yang harus dibawa bila perlu ke rumah sakit untuk menjalani operasi caesar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebelum Ibu Hamil Melahirkan di Rumah Sakit, Perhatikan Dulu Hal Penting Ini

Supaya persiapan persalinan tidak ada yang terlewat, pertimbangkan keperluan yang dibutuhkan ibu hamil untuk melahirkan di rumah sakit. Apa saja misalnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 7 November 2018 . Waktu baca 10 menit

Video: 3 Aturan Memilih Stroller yang Aman dan Nyaman untuk Bayi

Memilih stroller untuk bayi tak bisa hanya berdasarkan harga saja. Ada beberapa aturan yang harus dipenuhi kalau ingin stroller nyaman, aman, dan awet.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Konten Bersponsor
video tips memilih stroller
Parenting, Tips Parenting 31 Agustus 2018 . Waktu baca 1 menit

Bayi Belum Turun ke Panggul Menjelang Persalinan, Harus Bagaimana?

Sebelum calon ibu mulai bersalin, bayi akan mempersiapkan diri dengan bergerak turun ke panggul ibu. Tapi bagaimana kalau ia tak kunjung turun juga?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 13 Agustus 2018 . Waktu baca 3 menit

Panduan Lengkap Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Orangtua Baru

Merawat bayi baru lahir menjadi suatu tantangan tersendiri bagi orangtua baru. Berikut panduan perawatan bayi baru lahir untuk Anda praktikkan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Tips Parenting 25 April 2018 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gentle birth adalah

Mengenal Gentle Birth, Metode untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
ibu hamil melahirkan di rumah sakit

Sebelum Ibu Hamil Melahirkan di Rumah Sakit, Perhatikan Dulu Hal Penting Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit
melahirkan di luar negeri

5 Hal yang Perlu Calon Ibu Persiapkan Jika Ingin Melahirkan di Luar Negeri

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2019 . Waktu baca 4 menit
melahirkan normal di rumah

Apa Kata Ahli Soal Melahirkan di Rumah (Home Birth), Aman Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit