4 Alasan Mengapa Melahirkan Normal Lebih Baik dari Caesar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mendekati minggu-minggu terakhir kehamilan, tentu Anda akan memikirkan metode melahirkan apa yang akan Anda pilih. Anda dihadapkan pada dua pilihan, yaitu melahirkan normal atau melahirkan caesar? Bagi Anda yang memiliki kehamilan sehat atau tidak berisiko, Anda sangat disarankan untuk melahirkan dengan cara normal. Cara melahirkan yang alami ini terbukti lebih banyak memiliki manfaat dibandingkan dengan melahirkan caesar. Ingin tahu apa saja kelebihan dari melahirkan secara normal? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Waktu pemulihan melahirkan normal lebih singkat

Banyak orang berpikir bahwa melahirkan dengan cara normal lebih menyakitkan dibandingkan dengan melahirkan caesar. Mungkin benar, tapi jika Anda tahu cara melahirkan normal dengan baik mungkin rasa sakitnya agak sedikit berkurang. Dan lagi, rasa sakit saat melahirkan normal itu tidak akan bertahan lama. Ibu yang melahirkan normal biasanya sudah diperbolehkan pulang setelah dua hari sejak melahirkan.

Beda dengan caesar yang membutuhkan waktu lebih lama sampai kondisi tubuh benar-benar pulih. Ibu yang melahirkan caesar akan lebih lama di rumah sakit karena membutuhkan perawatan khusus. Tidak hanya itu, pemulihan kondisi tubuh ibu di rumah setelah caesar juga membutuhkan waktu yang cukup lama, kira-kira sampai dua bulan.

2. Ibu bisa langsung memegang dan mulai menyusui bayinya

Melahirkan normal merupakan cara alami yang mengikuti naluri tubuh ibu untuk melahirkan. Berbeda dengan melahirkan caesar yang memerlukan bantuan obat atau anestesi untuk melahirkan bayi. Obat yang diberikan saat proses melahirkan caesar masih bisa berpengaruh pada tubuh ibu setelah melahirkan. Saat ini, ibu mungkin akan merasa pusing, mual, dan belum siap untuk menyusui bayinya.

Pengaruh obat ini tentu tidak akan terjadi pada ibu yang melahirkan normal. Sehingga, ibu yang melahirkan normal akan lebih bisa untuk memegang dan menyusui bayinya segera setelah melahirkan. Bayi yang tidak terkena pengaruh obat saat melahirkan juga cenderung lebih aktif dan waspada, sehingga akan lebih mudah saat menyusui.

3. Risiko komplikasi saat melahirkan lebih kecil

Saat melahirkan normal, mungkin Anda akan mengalami vagina robek dan perlu dijahit. Anda juga bisa mengalami inkontinensia urin setelah melahirkan, yang membuat Anda sulit mengontrol keluarnya urin. Namun, hal ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan risiko komplikasi yang bisa Anda terima saat melahirkan caesar.

Risiko, seperti perdarahan yang serius, pembentukan jaringan parut, dan infeksi akan lebih besar saat Anda melakukan operasi caesar. Selain itu, risiko luka pada usus dan kandung kemih juga lebih besar saat operasi caesar. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Perancis, ibu yang melahirkan caesar juga mempunyai kemungkinan tiga kali lebih besar untuk meninggal dibandingkan dengan ibu yang melahirkan normal. Kematian ini bisa disebabkan oleh penggumpalan darah, infeksi, dan komplikasi dari anestesi.

4. Tidak membatasi Anda dalam melahirkan

Melahirkan normal tidak akan membatasi Anda berapa kali harus melahirkan. Sedangkan, melahirkan caesar biasanya dibatasi paling banyak tiga kali. Selain itu, jika Anda melahirkan caesar, maka kelahiran selanjutnya lebih mungkin untuk caesar lagi. Dan, Anda akan memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan dan masalah plasenta di kehamilan berikutnya. Risiko masalah plasenta akan terus meningkat setiap wanita melakukan kelahiran caesar.

Pengalaman saat melahirkan normal pastinya tidak akan terlupakan (walaupun Anda sudah melakukannya berkali-kali) dan membuat Anda lebih merasa puas setelah melahirkan. Pengalaman ini tentu tidak akan tergantikan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca