Berkenalan Dengan Doula, Asisten Profesional Pendamping Ibu Menuju Hari Persalinan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Keberadaan doula sebagai pendamping persalinan kian banyak diminati oleh para ibu hamil. Bahkan, tidak sedikit calon ibu yang rela merogoh kocek dalam-dalam agar ditemani oleh doula sampai saat melahirkan tiba sebagai bagian dari persiapan persalinan. Doula adalah asisten pribadi profesional yang bertugas menjaga kenyamanan ibu sampai hari persalinan tiba.

Sebenarnya, seberapa penting sebenarnya peran doula saat persalinan serta apa bedanya doula dan bidan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!

Doula adalah pendamping persalinan bersertifikat

peran doula adalah pendamping persalinan

Kata ‘doula’ dalam bahasa Yunani berarti seorang pembantu wanita. Artinya, doula adalah seseorang yang berperan khusus untuk mendampingi para calon ibu.

Doula bertugas dalam memberikan dukungan dari segi emosional, fisik, sekaligus juga edukasi pada pasangan suami-istri untuk menyambut kelahiran bayi.

Doula atau pendamping persalinan menjalankan tugasnya mendampingi ibu dari semenjak kehamilan, selama melahirkan, hingga setelah melahirkan.

Tujuan adanya doula adalah untuk membantu para wanita hamil melalui pengalaman melahirkan yang lancar, nyaman, dan minim rasa sakit.

Menariknya, kehadiran pendamping persalinan juga dinilai mampu menurunkan risiko ibu menjalani jenis persalinan dengan operasi caesar maupun mempersingkat waktu persalinan.

Dukungan dari pendamping persalinan juga tak kalah baik dalam mengurangi kemungkinan pemberian induksi persalinan dan suntik epidural bagi ibu.

Itu sebabnya, tidak sembarangan orang bisa menjadi seorang pendamping dari mulai kehamilan hingga selesai proses melahirkan.

Doula adalah asisten pribadi profesional yang bersertifikat karena telah terlebih dulu menjalani pendidikan dan pelatihan formal seputar kehamilan dan melahirkan.

Pendamping persalinan ini biasanya diminta mendampingi ibu hamil melahirkan di rumah sakit.

Namun, pendamping persalinan juga dapat membantu ibu yang memilih untuk melahirkan di rumah, misalnya dengan metode water birth.

Apa manfaat doula untuk ibu hamil?

mengatasi jerawat saat hamil

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, doula adalah seorang pendamping persalinan andal bagi ibu maupun pasangan selama masa kehamilan, persalinan, hingga nifas.

Melansir dari Mayo Clinic, keberadaan seorang doula dapat membawa manfaat baik bagi ibu yang sedang hamil dan mempersiapkan persalinan.

Berbagai manfaat doula adalah sebagai berikut:

  • Membantu ibu merasa nyaman secara fisik dengan memberikan pijatan, melatih teknik pernapasan saat melahirkan, mengajarkan cara mengejan saat melahirkan.
  • Membantu ibu merasa nyaman serta memberi dukungan secara fisik dan emosional.
  • Memberikan informasi mengenai proses persalinan dan masa nifas.
  • Mendampingi di awal masa menyusui setelah melahirkan.

Sementara manfaat doula selama masa proses persalinan berlangsung diduga adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi pemberian obat pereda nyeri selama proses persalinan.
  • Menurunkan peluang ibu untuk menjalani operasi caesar sehingga bisa tetap melahirkan normal.
  • Membantu ibu melewati proses melahirkan dengan lebih mudah sehingga tidak memakan waktu lama.

Terkadang, pendamping persalinan ini kadang dapat turut memberi saran sebelum ibu dan pasangan memutuskan suatu hal terkait persalinan.

Hanya saja, pendamping persalinan bagi ibu ini tidak dapat memberikan saran maupun nasihat yang berkaitan dengan medis.

Pendamping persalinan juga tidak bisa mengubah anjuran yang telah diberikan bidan maupun dokter kandungan.

Seperti apa peran pendamping persalinan bagi calon ibu?

makan saat persalinan

Calon ibu yang ingin mendapatkan dampingan sampai hari-H persalinan tiba biasanya mulai mencari seorang pendamping persalinan yang terpercaya semenjak beberapa bulan sebelum melahirkan.

Selama waktu persiapan ini, peran utama doula adalah membantu para calon ibu dalam berbagai hal.

Berbagai hal ini misal mendorong ibu supaya ibu lebih berani mengajukan pertanyaan, mengungkapkan ketakutan dan kekhawatirannya, dan aktif menciptakan rencana melahirkan yang diinginkan.

Begini misalnya, Anda sebentar lagi melahirkan, tapi masih bingung mau bersalin di rumah sakit yang mana.

Anda juga dipertemukan oleh dilema antara mau melahirkan normal atau caesar dan dengan atau tanpa induksi.

Kemudian, karena ini adalah pengalaman melahirkan pertama, Anda masih tidak yakin benar untuk membedakan mana kontraksi palsu dan kontraksi melahirkan asli.

Tanda-tanda melahirkan lainnya seperti pembukaan persalinan juga mungkin masih Anda kenali.

Nah, pendamping persalinan pilihan Anda akan membantu menjawab semua pertanyaan dan kekhawatiran.

Pendamping persalinan dapat memberikan masukan positif sesuai dengan kondisi kehamilan ibu.

Ibu yang hendak melahirkan juga akan terus mendapat dorongan agar senantiasa memberikan stimulasi positif bagi bayi di dalam kandungan untuk memudahkan proses persalinan nantinya.

Menjelang melahirkan, pendamping profesional Anda juga akan membimbing untuk mempelajari sejumlah teknik sederhana guna meredakan rasa sakit selama melahirkan.

Teknik sederhana ini meliputi latihan pernapasan dalam, relaksasi, dan pijat yang mampu memberikan rasa nyaman sekaligus merangsang kontraksi sebagai induksi alami.

Apa bedanya doula dan bidan?

masalah ibu hamil

Dari definisinya, peran bidan dan doula tampak sebelas-dua belas alias tidak jauh berbeda. Keduanya memang sama-sama membantu wanita melewati persalinan.

Hanya saja, fungsi atau peran seorang bidan dan pendamping persalinan tidaklah sama.

Berdasarkan UT Southwestern Medical Center, bidan adalah seorang tenaga medis yang telah terlatih dalam membantu proses persalinan.

Seorang bidan bertugas untuk memantau proses persalinan ibu, melahirkan bayi, serta memberikan saran penggunaan obat.

Kebanyakan bidan bisa berfungsi sebagai pengganti dokter untuk membantu ibu melahirkan.

Ini karena bidan dibekali dengan pendidikan kebidanan resmi dan memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik tersebut.

Bidan juga dapat menjalanikan tes dan pemeriksaan kandungan selama kehamilan dan meresepkan vitamin hamil.

Tugas bidan juga mampu memonitor ibu dan bayi selama persalinan dan kelahiran, misalnya memeriksa suhu tubuh atau tekanan darah dan melakukan pemeriksaan vaginal dan lainnya.

Sementara itu, doula tidak mendapatkan pelatihan secara medis, seperti tidak membantu proses persalinan, menggantikan dokter atau bidan, atau berperan sebagai perawat.

Pendamping persalinan juga tidak dapat melakukan pemeriksaan fisik, meresepkan obat, maupun memberi masukan mengenai keputusan medis.

Peran doula adalah sebatas sebagai “teman” calon ibu untuk bersantai, menenangkan, dan membimbingnya melewati segala macam proses bersalin.

Pendamping persalinan ini juga berbeda dengan perawat yang sudah terlatih secara medis sesuai bidang keahliannya.

Perawat berperan dalam membantu dokter, memantau bayi, memantau proses persalinan, serta membantu ibu sebelum hingga setelah melahirkan.

Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa doula, pastikan pendamping persalinan yang Anda pilih sudah andal di bidangnya dan bersertifikat.

Perlukah pendamping persalinan bila sudah ada suami?

berhubungan intim saat hamil

Meski sama-sama berperan sebagai pendamping persalinan, peran suami tetap tidak dapat digantikan oleh doula.

Hal ini karena pendamping persalinan hanya bersifat melengkapi kenyamanan yang memang sudah dilakukan oleh suami.

Pendamping persalinan bagi ibu justru akan mendorong suami untuk mendukung istrinya secara emosional dan memberikan kenyamanan melalui teknik pijatan dan afirmasi tertentu.

Doula pun tidak akan mengganggu kerja dokter selama proses persalinan.

Ketika dokter menangani persalinan, doula akan terus memberikan motivasi kepada calon ibu untuk tetap tenang dan mengendalikan napasnya secara teratur selama proses persalinan.

Bahkan setelah selesai melahirkan, seorang pendamping persalinan juga dapat membantu ibu agar lebih cepat menyesuaikan diri dengan rutinitas, khususnya bagi ibu baru.

Jadi, perlu atau tidaknya doula adalah keputusan Anda dan pasan yang perlu dipikiran dengan matang.

Pertimbangkan matang-matang dengan suami apakah memang Anda membutuhkan doula atau tidak selama kehamilan hingga tiba saatnya melahirkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masih Bisakah Menjalani Persalinan Normal Setelah Miomektomi?

Operasi pengangkatan fibroid rahim (miomektomi) memang tidak mengangkat rahim sepenuhnya. Akan tetapi, masih bisakah melahirkan normal setelah miomektomi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Melahirkan, Kehamilan 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Melahirkan Lebih Lancar, Ini Berbagai Teknik Persalinan yang Meringankan Rasa Sakit

Rasa sakit saat melahirkan kerap menjadi momok bagi calon ibu. Namun, Anda bisa meringankan rasa nyeri dengan menerapkan metode melahirkan berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Melahirkan, Kehamilan 5 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Pembukaan Sudah Lengkap, Tapi Bayi Tidak Keluar? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Pembukaan persalinan diakhiri dengan pembukaan 10 saat bayi lahir. Pada beberapa kasus, bayi bisa saja tidak keluar meski sudah terjadi pembukaan lengkap.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Melahirkan, Kehamilan 22 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Ekstraksi Vakum, Penggunaan Alat untuk Memudahkan Proses Persalinan

Proses melahirkan bayi secara normal yang terhambat bisa dibantu dengan alat ekstraksi vakum persalinan. Yuk, cari tahu informasi lengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 16 Agustus 2019 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
gentle birth adalah

Mengenal Gentle Birth, Metode untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
ibu hamil melahirkan di rumah sakit

Sebelum Ibu Hamil Melahirkan di Rumah Sakit, Perhatikan Dulu Hal Penting Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit