4 Pilihan Obat dari Dokter untuk Mengatasi Menstruasi yang Tidak Teratur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setiap wanita punya siklus menstruasi yang berbeda-beda. Ada yang lancar dan teratur, tapi ada juga yang terhambat sehingga tidak mengalami menstruasi atau bahkan menstruasi terjadi lebih dari satu kali dalam sebulan. Lantas, adakah obat untuk menstruasi tidak teratur yang diberikan oleh dokter?

Apa saja obat untuk menstruasi tidak teratur dengan resep dokter?

Wanita dengan siklus menstruasi teratur mungkin akan lebih mudah untuk menghadapi si tamu bulanan ini. Namun, beda ceritanya bagi wanita dengan siklus menstruasi yang kacau. Berbagai hal mungkin dipilih untuk mengobati kondisi ini.

Salah satunya dengan minum obat untuk menstruasi tidak teratur yang didapat melalui resep dokter. Berikut pilihannya:

1. Medroxyprogesterone

Medroxyprogesterone adalah jenis hormon wanita (progestin) yang mirip dengan hormon progesteron dalam tubuh. Itu sebabnya, obat ini bertugas untuk menggantikan peran hormon progesteron saat tubuh sedang tidak mampu memproduksinya.

Medroxyprogesterone bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan lapisan dinding rahim dan memicu produksi hormon tertentu dalam rahim. Atas dasar itulah medroxyprogesterone dipercaya mampu mengobati siklus mentruasi yang abnormal karena terjadi lebih sering ataupun tidak terjadi menstruasi sama sekali dalam beberapa bulan (amenore).

Ikuti petunjuk dokter sebelum minum medroxyprogesterone. Obat ini mungkin tidak sepenuhnya menyembuhkan, tapi bisa membantu memperbaiki jadwal menstruasi yang kacau.

2. Tranexamic acid (Cyklokapron)

Tranexamic acid jenis cyklokapron lebih sering digunakan guna mencegah dan mengurangi perdarahan setelah cabut gigi. Namun, obat ini juga bisa dikonsumsi jangka pendek bila Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Ikuti semua petunjuk dokter dan aturan minum yang tercantum di kemasan obat. Hindari obat cyklokapron jika Anda memiliki buta warna, masalah dengan pembuluh darah di mata, pembekuan darah, dan perdarahan di otak.

3. Tranexamic acid (Lysteda)

Lysteda yang juga termasuk obat golongan tranexamic acid adalah obat untuk menstruasi tidak teratur guna meredakan perdarahan menstruasi berat. Beri tahu semua riwayat kesehatan Anda pada dokter sebelum minum obat lysteda. Termasuk jika siklus menstruasi Anda kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.

Patuhi petunjuk minum dari dokter. Lysteda biasanya dikonsumsi tiga kali sehari dalam waktu lima hari berturut-turut. Jangan minum obat ini lebih dari 6 tablet dalam waktu 24 jam.

4. Ethinyl estradiol and norethindrone (HRT)

Ethinyl estradiol adalah bentuk lain dari estrogen, sementara norethindrone adalah bentuk progesteronnya. Jadi, ethinyl estradiol dan norethindrone adalah obat kombinasi dari estrogen dan progesteron yang bisa digunakan untuk mengobati gejala menopause maupun haid yang tidak teratur.

Patuhi petunjuk penggunaan dan segera hubungi dokter jika muncul gejala yang mencurigakan selama minum obat ini.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Pubertas menjadi tanda bahwa anak Anda sudah memasuki usia remaja. Berikut ciri-ciri pubertas pada anak laki-laki dan perempuan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Apakah Anda Mengidap Kista Ovarium? Cari Tahu Gejalanya di Sini

Biasanya kista ovarium bisa hilang sendiri dan tanpa gejala. Namun, kista ovarium yang besar dapat menunjukkan gejala. Apa saja gejala yang mungkin timbul?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?

Meski pada umumnya darah menstruasi berwarna merah pekat, ada beberapa warna darah haid yang perlu Anda waspadai. Ini mungkin berisiko pada kesehatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Kapan Kista Ovarium Dianggap Bahaya dan Harus Dioperasi?

Kista sebenarnya bukan masalah serius karena dapat hilang sendiri. Tapi, ada juga kista yang perlu perawatan khusus. Kapan kista ovarium harus dioperasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda-tanda menstruasi

8 Tanda Anda Sebentar Lagi Mau Haid

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
makan timun saat haid

Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
obat haid tidak lancar

4 Cara Alami Atasi Haid Tidak Lancar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
obat pelancar haid

6 Obat Pelancar Haid untuk Anda yang Sering Telat Datang Bulan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 November 2020 . Waktu baca 7 menit