Psstt… Jarang Sikat Gigi Bisa Bikin Pria Sulit Punya Keturunan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/09/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kesehatan mulut sangatlah penting untuk mencegah gigi bolong dan keropos. Tapi ternyata rajin sikat gigi juga sama pentingnya untuk menjamin kesuburan. Pria yang jarang sikat gigi cenderung lebih sulit menghamili pasangannya kalau jarang sikat gigi. Lho, kok bisa?

Jarang sikat gigi menyebabkan infeksi gusi berbahaya

Jarang sikat gigi menyebabkan gigi berlubang (karies) dan peradangan gusi akibat penumpukan plak bakteri. Jika terus dibiarkan, gusi jadi kendur, meradang kemerahan, gampang berdarah, dan bernanah. Gigi pun menjadi sensitif dan longgar. Kondisi ini disebut dengan gingivitis. Lama kelamaan gingivitis bisa berkembang lebih parah sehingga menyebabkan peradangan gigi kronis yang disebut periodintitis.

Periodintitis mengakibatkan gusi semakin surut menjauhi gigi sehingga memperlihatkan akar gigi. Gusi yang terbuka membuat aliran darah di sekitar gigi rentan terkontaminasi bakteri penyebab penyakit. Racun yang dihasilkan bakteri kemudian mulai menyerang jaringan dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya, sehingga membuat gigi menjadi kendur dan mudah lepas. Bakteri juga bisa beredar ke seluruh tubuh dengan menumpang aliran darah. Inilah kenapa penyakit gusi telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit kronis seperti penyakit jantung, gangguan pernapasan, gangguan ginjal, dan juga stroke.

Akibat jarang sikat gigi (sumber: shutterstock)

Lantas, apa akibatnya jarang sikat gigi pada kesuburan pria?

Penyakit gusi dan gigi yang disebabkan oleh jarang sikat gigi dapat menyebabkan kualitas sperma dan air mani Anda memburuk. Meski belum jelas apa hubungan sebab akibatnya, ada banyak teori yang mampu mendukung bahwa kesehatan gigi dan mulut sangat berpengaruh pada peluang Anda untuk menghamili pasangan.

Pertama, hampir semua penyakit gigi dan gusi dipengaruhi oleh bakteri yang berkembang biak kelewat batas. Penumpukan bakteri dalam mulut kemudian dapat menyebar ke seluruh tubuh dan berkembang biak lebih lanjut di area tubuh lainnya. Ketika infeksi atau jejak bakteri ditemukan dalam air mani Anda, kondisi ini disebut sebagai bacteriospermia — yang ditandai dengan jumlah sperma sedikit, gerak sperma yang tidak gesit, dan bentuk sperma yang abnormal. Kelainan pada sperma telah terbukti sebagai salah satu faktor risiko ketidaksuburan pria.

Kedua, gusi yang terinfeksi dapat melepaskan racun pemicu peradangan dalam jumlah banyak, sehingga memicu sistem imun tubuh bereaksi berlebihan ketika mencoba melawannya. Reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh jadi membuatnya kewalahan untuk membedakan mana yang baik dan jahat. Akibatnya, sistem imun justru balik menyerang sel-sel sehat dan tidak mengancam, seperti sel sperma. Hal ini kemudian juga dapat mempengaruhi implantasi sel telur yang telah dibuahi.

Kesehatan mulut yang buruk pada pria pada umumnya juga dipengaruhi oleh kebiasaan merokok. Pria yang merokok berisiko tinggi terkena penyakit gigi dan gusi. Selain itu, kebiasaan merokok itu sendiri juga diketahui berdampak negatif pada ketidaksuburan.

Jarang sikat gigi juga bisa bikin wanita susah hamil

Peradangan gusi menyebabkan aliran darah di mulut rentan terkontaminasi oleh bakteri. Pada wanita, penyakit gusi berpotensi memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk bisa hamil. Periset di Western Australia University menemukan bahwa wanita yang mengalami peradangan gusi butuh menunggu kurang lebih hingga tujuh bulan sampai setahun lamanya sampai bisa sukses hamil. Rata-rata wanita biasanya hanya perlu menunggu kurang lebih lima bulan untuk bisa hamil.

Sementara itu, ibu hamil yang punya penyakit gusi kronis berisiko delapan kali lebih tinggi untuk mengalami keguguran, melahirkan bayi prematur, atau berat lahir rendah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
asam penyebab gigi berlubang di mulut

Tips Mencegah Penumpukan Asam Penyebab Gigi Berlubang di Mulut selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
sikat gigi baru dan bekas

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit