backup og meta
Kategori

4

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

Apakah Berat Badan Janin Anda Bertambah dengan Normal?

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

Apakah Berat Badan Janin Anda Bertambah dengan Normal?

Seiring bertambahnya usia kehamilan, perut wanita akan semakin membesar. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya apakah berat badan janin sudah sesuai usia kehamilan?

Simak ulasan berikut untuk mengetahui penjelasan seputar berat badan janin yang ideal.

Berat badan janin yang ideal sesuai usia kehamilan

Meski memiliki usia janin yang sama, panjang dan berat janin pada setiap ibu hamil tetap bisa berbeda. Pasalnya, tingkat tumbuh kembang bayi bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi perkembangan bayi di dalam kandungan adalah asupan nutrisi dan kesehatan ibu hamil.

Oleh karena itu, jangan terlalu khawatir saat hasil USG saat hamil menunjukkan bahwa berat badan janin Anda lebih kecil atau lebih besar dari ukuran pada umumnya.

Perkembangan berat janin di trimester pertama

trimester 2

Berikut ini adalah taksiran berat badan janin yang ideal di trimester pertama secara umum.

1. Minggu ke-1 sampai ke-6

Selama dua minggu pertama setelah pembuahan, Anda mungkin belum merasakan perubahan berarti karena janin belum terbentuk sama sekali.

Pembentukan janin baru dimulai pada minggu ke-4 hingga ke-5 setelah pembuahan atau ketika jadwal haid Anda berhenti. 

Di awal trimester pertama ini, calon bayi Anda masih berupa embrio seukuran biji wijen atau sekitar 0,00364 gram (gr).

Namun, di usia ini, embrio Anda sudah memiliki cikal bakal lapisan kulit, saraf, organ vital (hati, jantung, paru, dan usus), mata, telinga, hingga sistem peredaran darah meski belum sempurna.

2. Minggu ke-7 sampai ke-9

Berat badan ideal janin saat memasuki minggu ke-7 dan ke-8 adalah sekitar 1 gr dengan panjang tubuh 1,6 sentimeter (cm).

Pertambahan berat ini terjadi karena janin sudah mulai mengembangkan anggota gerak, kepala, serta bagian-bagian wajah.

Laman Mayo Clinic menyebutkan bahwa di minggu ke-7, otak dan wajah sudah mulai terbentuk.

Memasuki minggu ke-8 kehamilan, jari-jari tangan sudah mulai terbentuk, disertai bagian kecil telinga, mata, bibir, dan hidung. 

Tiba di minggu ke-9, lengan janin sudah tumbuh hingga membentuk siku. Selain itu, jari kaki dan kelopak mata juga sudah semakin terbentuk.

Karena ukurannya semakin besar, di minggu ke-9, berat janin ditaksir bisa mencapai 2 gr dengan panjang sekitar 2,3 cm.

3. Minggu ke-10 sampai ke-13

Salah satu perkembangan janin di minggu ke-10 adalah kepalanya yang sudah bulat dan terbentuknya anggota gerak.

Di periode ini, panjang janin bisa mencapai 3,1 cm dengan berat sekitar 4 gram.

Memasuki minggu ke-11, wajah janin sudah terbentuk dengan proporsi yang bagus. Berat badan janin di minggu ini bisa mencapai 7-8 gr dengan panjang 4,1 cm.

Jika dilihat dari USG, mata janin sudah terpisah sesuai posisinya masing-masing dengan kelopak mata menyatu.

Selain wajah, di usia ini, alat kelamin, seperti penis, klitoris, dan labia mayora juga sudah mulai tumbuh.

Sementara itu, di minggu ke-12 janin akan mengalami perkembangan berupa pertumbuhan kuku. Saat ini, berat janin bisa mencapai 14 gr dengan kisaran panjang 5,4 cm.

Memasuki minggu ke 13, janin sudah bisa mengeluarkan urine. Saat dilihat dari USG, jari-jarinya sudah bisa mengepal.

Selain itu, tulang dan kerangka janin sudah mulai mengeras, terutama di kepala dan tulang panjang.

Di akhir minggu ke-13, janin bisa mencapai panjang 7,4 cm dengan berat ideal sekitar 23 gr.

Perkembangan berat badan janin di trimester kedua

Perkembangan janin 17 minggu kehamilan

Berikut ini adalah taksiran berat badan janin yang ideal di trimester kedua secara umum. Selalu pastikan kondisi janin Anda ke dokter untuk memastikan apakah perkembangannya sudah sesuai.

1. Minggu ke-14 sampai ke-15

Salah satu pertumbuhan janin yang banyak ditunggu di minggu ke-14 adalah perkembangan alat reproduksi.

Namun, karena bentuknya yang belum terlalu jelas, mintalah petunjuk dari petugas kesehatan terkait cara membaca hasil USG jenis kelamin janin.

Di minggu ke-14, panjang janin bisa mencapai 8,7 cm dengan berat badan kurang lebih 43 gr.

Sementara itu, perkembangan janin di minggu ke-15 adalah terbentuknya pola rambut kulit kepala. Saat ini, panjang janin sudah mencapai sekitar 10,1 cm dengan berat 70 gram.

Di akhir minggu ke-15, indera pendengar dan perasa janin mulai terbentuk. Perkembangan ini kerap diikuti tendangan halus oleh janin. Namun, karena masih lemah, Anda mungkin tidak merasakannya.

2. Minggu ke-16 sampai ke-19

Laman National Health Services menyebutkan bahwa di minggu ke-16, janin Anda sudah bisa menggerakkan otot wajah.

Itulah alasan mengapa saat di USG, Anda mungkin melihatnya mengerutkan kening, menguap, atau menyipitkan mata.

Perkembangan janin minggu ke-16 biasanya juga terlihat dari beratnya yang sudah mencapai 100 gr dengan panjang sekitar 11,6 sentimeter.

Memasuki minggu ke-17, kuku kaki janin sudah muncul dan ia menjadi lebih aktif karena jantung yang dapat memompa hingga 100 liter darah per hari.

Di minggu ke-17, berat janin ditaksir sudah mencapai 140 gr dengan panjang sekitar 13 cm.

Selanjutnya, perkembangan signifikan saat memasuki minggu ke-18 adalah telinga yang sempurna, mata yang bisa mendeteksi cahaya, dan tulang kaki yang semakin kuat.

Kondisi itu akan disertai pertumbuhan berat janin hingga 200 gr dengan panjang sekitar 14,2 cm.

Sementara itu, memasuki minggu ke-19, kulit janin akan mulai terlapisi vernix caseosa. Di akhir periode, panjang janin bisa mencapai 15,3 cm dengan taksiran berat sekitar 240 gr.

Tahukah Anda?

Vernix caseosa adalah lapisan pelindung kulit bayi yang menyerupai lemak atau keju. Inilah yang membuat kulit bayi terlihat putih saat dilahirkan.

3. Minggu ke-20 sampai ke-22

Memasuki usia janin 20 minggu, Anda bisa melihat jenis kelaminnya dengan cukup jelas melalui USG.

Meski terlihat besar di USG, di usia ini, janin baru berukuran sebesar buah pisang atau sekitar 16,4 cm dengan taksiran berat 300 gr.

Menginjak minggu ke-21, kulit kepala janin sudah tertutupi rambut halus (lanugo).

Ukuran janin di minggu ini sudah sekitar 25,6 cm dengan berat kurang lebih 360 gr.

Sementara itu, perkembangan janin di minggu ke-22 yang paling terlihat adalah alis yang menebal dan testis yang mulai turun. Ukuran panjang bayi saat ini adalah sekitar 27,8 cm dengan berat sekitar 430 gr.

4. Minggu ke-23 sampai ke-27

Kemampuan baru janin di minggu ke-23 adalah menggerakan mata dan cegukan di dalam kandungan.

Cegukan dalam kandungan sering kali membuat ibu merasakan tendangan, terlebih di usia ini beratnya sudah mencapai setengah kilogram.

Kemudian di minggu ke-24, sidik jari pada telapak tangan dan kaki akan mulai. Kondisi ini biasanya disertai kulit janin yang memerah karena adanya kapiler.

Di minggu ke-25, janin sudah mulai bisa mendengar suara, tingkatkanlah komunikasi dengannya. Di usia ini, beratnya sudah mencapai lebih dari 660 gr dengan panjang badan sekitar 34,6 cm.

Memasuki minggu ke-26, janin sudah bisa membuka matanya sebagian. Perkembangan ini biasanya diikuti dengan kemampuannya menghirup dan mengeluarkan air ketuban di minggu ke-27.

Di akhir minggu ke-27, panjang janin biasanya sudah mencapai 36,6 cm dengan berat sekitar 875 gr.

Perkembangan berat badan janin pada trimester ketiga

Trimester tiga dimulai saat kehamilan memasuki usia 28 minggu sampai minggu terakhir waktu melahirkan atau sekitar minggu ke 41–42. Berikut adalah perkembangan janin selama trimester terakhir.

1. Minggu ke-28

Memasuki minggu pertama trimester tiga, otot paru-paru janin sudah semakin berkembang, begitu juga dengan berbagai sel saraf di otak. Kondisi ini membuat janin semakin mahir menggerakan tubuhnya.

Tak hanya itu, kulit janin akan semakin halus karena lemak dalam tubuh terus bertambah. Kondisi ini juga disertai pertumbuhan bulu mata dan kelopak mata yang semakin sering terbuka.

Janin berusia 28 minggu biasanya sudah mencapai berat hingga 1.005 gr atau sekitar 1 kilogram (kg) dengan panjang 37,6 cm.

2. Minggu ke-29 dan ke-30

Pada minggu ke-29 dan 30, janin sudah bisa melakukan berbagai gerakan, seperti menendang, meregang, dan menggenggam.

Selain itu, rambut di kepala sudah tumbuh dengan baik dan sel darah merah sudah terbentuk pada sumsum janin.

Perkiraan panjang dan berat badan ideal janin di minggu ke-29 yakni sekitar 38,6 cm dan 1,2 kg. 

Sementara itu, taksiran panjang badan janin di kehamilan minggu ke-30 yaitu kurang lebih 39,9 cm dengan berat 1,3 kg.

3. Minggu ke-31 sampai ke-33

hamil trimester 3 ketiga

Pada minggu ke-31 sampai 33, janin sudah menyelesaikan sebagian besar perkembangannya. Namun, beratnya terus bertambah dengan cepat.

Di ukuran janin yang mencapai 41,4 cm dengan berat 1,5 kg ini, Anda mungkin mulai merasakan kontraksi palsu.

Dalam selang waktu dua minggu atau telatnya memasuki minggu ke-33, berat janin diperkirakan mencapai 1,7 kg dengan panjang badan sekitar 42,4 cm.

4. Minggu ke-34 sampai ke-36

Di minggu ke-34, kulit janin sudah sempurna. Alhasil, Anda mungkin melihat lipatan pada janin saat USG. Pada waktu ini, ukuran janin bisa mencapai 2,1 kg dengan panjang 45 cm.

Memasuki minggu ke-35, ukuran janin akan mencapai 46,2 cm dengan berat kurang lebih 2,4 kg. Ukuran ini akan terus bertambah sampai mencapai 2,6 kg di minggu ke-36.

Ukuran tersebut membuat janin sulit bergerak, Anda mungkin merasa bahwa janin tidak seaktif biasanya.

5. Minggu ke-37 sampai ke-39

Memasuki minggu-minggu terakhir kehamilan, kepala janin akan mulai turun ke panggul. Saat ini, lingkar kepala mereka hampir seukuran perutnya.

Sebagian besar janin akan melepaskan lanugo (rambut halus) selama minggu ke-37 sampai 39. Sebagai gantinya, lemak akan terus bertambah supaya tubuh tetap hangat.

Untuk beratnya, janin bisa mencapai 2,9 kg di minggu ke-37, 3,1 kg di minggu 38, dan 3,3 di minggu ke-39. Sementara itu, untuk panjangnya berada di kisaran 48,4 cm – 50,7 cm.

6. Minggu ke-40 sampai ke-42

Ukuran janin saat memasuki minggu ke-40 sampai 42 biasanya berkisar pada 51,2-51,7 cm dengan berat 3,5-3,67 kg. Di waktu ini, janin sudah tidak banyak mengalami perubahan.

Sebaliknya, ibu hamil akan lebih banyak merasakan tanda-tanda mau melahirkan, seperti kontraksi asli hingga pecah ketuban.

Selain usia, kondisi ibu menjadi pertimbangan untuk menentukan metode persalinan. Selalu ikuti masukan dokter apakah Anda lebih aman melakukan persalinan normal atau operasi caesar .

Catatan

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Tania Savitri

General Practitioner · Integrated Therapeutic


Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan