home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Perkembangan Janin 36 Minggu: Ibu Sering Mengalami Kontraksi Palsu

Perkembangan janin 36 minggu: si kecil sebesar timun suri|Perubahan tubuh ibu di perkembangan janin 36 minggu|Hal yang perlu ibu perhatikan saat hamil 36 minggu |Hal yang perlu ibu konsultasikan dengan dokter|Tips menjaga kesehatan selama hamil 36 minggu
Perkembangan Janin 36 Minggu: Ibu Sering Mengalami Kontraksi Palsu

Perut sudah semakin membesar dan ibu merasa lebih cepat pegal? Ini wajar terjadi saat kehamilan trimester tiga, termasuk saat janin memasuki usia 36 minggu. Pada usia 36 minggu, janin semakin besar, berat badannya juga meningkat, belum lagi gerakannya yang sering membuat ibu kaget. Untuk lebih jelasnya, berikut perkembangan janin usia 36 minggu yang perlu calon orangtua pahami.

 

Perkembangan janin 36 minggu: si kecil sebesar timun suri

Mengutip dari NHS, saat memasuki usia kandungan 36 minggu, berat badan normal janin sekitar 2,6 kilogram. Sementara itu panjang badannya sekitar 47 cm dari ujung kepala sampai kaki.

Kira-kira, saat usia janin 36 minggu, tubuhnya sudah seukuran timun suri. Ketika ibu melihat janin lewat pemeriksaan USG, umumnya tubuh janin akan terlihat lebih gemuk dari beberapa minggu sebelumnya.

Pipi si kecil sudah mulai berisi dan otot mengisap pada mulutnya juga sudah kuat. Perubahan ini memberikan efek pada bentuk wajah janin.

Bentuk kepala bayi mempermudah jalan lahir

Tulang yang membentuk batok kepala janin di trimester ketiga kehamilan ini umumnya sudah dapat bergerak.

Posisi kepala janin usia 36 minggu kehamilan saling tumpang tindih saat berada di dalam panggul. Fenomena ini disebut molding yang mempermudah bayi untuk lahir secara normal.

Tidak perlu khawatir jika di perkembangan janin 36 minggu kehamilan, bayi lahir dengan kepala agak runcing atau berbentuk aneh.

Mengutip dari Kids Health, kepala bayi yang agak lonjong akan kembali ke bentuk bulat setelah beberapa jam atau hari.

Paru-paru berkembang dengan baik

Pada masa kehamilan 36 minggu, janin sedang bersiap untuk menghirup udara pertama saat lahir. Perkembangan paru-paru janin sudah mulai sempurna saat usia kehamilan 36 minggu.

Namun, sebelum lahir dan selama dalam rahim, paru-paru masih mengempis dan janin mendapat oksigen dari plasenta.

Maka dari itu, bila ibu menjalani proses persalinan water birth, janin tidak akan tenggelam karena ia masih bernapas melalui plasenta.

Perubahan tubuh ibu di perkembangan janin 36 minggu

Seiring dengan pertumbuhan janin, tubuh ibu juga akan mengalami beberapa perubahan saat hamil 36 minggu.

1. Rahim yang membesar

Di usia 36 minggu kehamilan, ukuran janin semakin besar. Semakin besar ukuran bayi, semakin terdesak pula organ dalam perut.

Hal ini membuat ibu tidak nyaman saat makan dengan porsi biasanya atau porsi besar. Maka dari itu, sebaiknya ibu hamil makan dengan porsi yang lebih sedikit tapi lebih sering.

Di sisi lain, rasa nyeri ulu hati kemungkinan akan berkurang dan membuat ibu bisa lebih mudah bernapas.

Hal ini terutama ketika posisi kepala janin usia kehamilan 36 minggu sedang berada di panggul.

Proses beralihnya posisi kepala janin ini disebut lightening dan umumnya terjadi pada beberapa minggu sebelum persalinan.

2. Posisi bayi bisa berubah

Dalam perkembangan janin 36 minggu kehamilan, posisi perpindahan kepala bayi kemungkinan bisa terjadi jika ini adalah kali pertama ibu melahirkan.

Jika ibu sudah pernah melahirkan sebelumnya, kemungkinan hal ini tidak akan terjadi sebelum persalinan mulai.

Jika posisi bayi turun, ibu mungkin akan merasakan adanya peningkatan tekanan pada perut bagian bawah yang akan membuat berjalan kaki rasanya semakin tidak nyaman.

Pada saat ini terjadi, ibu akan lebih sering ingin buang air kecil dan menjadi keluhan paling umum selama kehamilan 36 minggu.

Saat posisi janin semakin bawah, ibu akan merasakan tekanan pada vagina dan mengakibatkan rasa tidak nyaman.

Meski lelah bolak-balik ke kamar mandi, hindari menahan kencing karena ibu hamil berisiko terkena infeksi saluran kemih (ISK).

3. Kontraksi palsu

Pada masa perkembangan janin usia 36 minggu kehamilan, ibu pastinya mengalami yang namanya kontraksi palsu atau Braxton hicks.

Mengutip dari Tommy’s, ibu akan menyadari bahwa kontraksi palsu akan lebih sering terjadi. Pastikan untuk selalu melaporkan tanda-tanda mau melahirkan pada dokter kandungan.

Umumnya, tanda-tanda ini muncul jika sudah mencapai usia 36 minggu kehamilan dan tidak ada komplikasi pada kehamilan.

Dokter akan menyarankan untuk menunggu sampai tiap kontraksi berlangsung selama satu menit. Kontraksi melahirkan juga harus terjadi dengan jeda setiap lima menit selama satu jam.

Amankah melahirkan di minggu 36 kehamilan? Pada dasarnya, bayi yang lahir sebelum usia 37 minggu termasuk kelahiran prematur.

Namun, biasanya bayi langsung mendapatkan perawatan intensif bila ibu melahirkan saat usia janin 36 minggu.

Ibu hamil juga harus segera memberitahu dokter jika menyadari ada penurunan aktivitas pada janin dalam kandungan.

Hal yang perlu ibu perhatikan saat hamil 36 minggu 

Seiring dengan perkembangan janin 36 minggu kehamilan, kebanyakan ibu hamil akan berhenti mengalami kenaikan berat badan.

Pada masa ini berat badan ibu bisa tidak bertambah ataupun berkurang. Tidak perlu khawatir, berat badan janin normalnya akan tetap sama.

Malah, berat badan yang tetap sama bisa menjadi tanda bahwa tubuh ibu sudah siap untuk proses persalinan.

Hadirnya air ketuban dan melonggarnya usus untuk mempersiapkan persalinan memang dapat mengurangi berat badan ibu hamil.

Selain kenaikan berat badan, ada beberapa hal yang perlu ibu perhatikan, seperti:

Keluhan kehamilan usia 36 minggu tersebut bisa menandakan adanya masalah pada perkembangan janin.

Hal yang perlu ibu konsultasikan dengan dokter

Saat memeriksa perkembangan janin yang masuk 36 minggu kehamilan, ibu wajib melaporkan segala jenis gejala kepada dokter.

Nantinya, dokter akan memberi tahu cara menanganinya dan apa saja tanda mau melahirkan agar ibu dapat bersalin tepat waktu.

Tanda-tanda persalinan mungkin terjadi secara tidak teratur. Jika ibu ragu apakah ini tanda persalinan sungguhan atau bukan, silakan hubungi dokter.

Biasanya dokter kandungan akan memberikan jawaban dengan mendengarkan pertanyaan melalui telepon.

Tes yang perlu ibu ketahui pada 36 minggu kehamilan

Ada beberapa pemeriksaan yang perlu ibu lakukan untuk memantau perkembangan janin 36 minggu kehamilan.

Tes yang ibu lakukan juga akan jauh lebih menarik. Biasanya dokter akan memperkirakan ukuran janin, bahkan memprediksikan waktu kelahirannya.

Dokter mungkin juga akan memberikan tes yang berbeda berdasarkan kebutuhan ibu dan dokter, seperti di bawah ini.

  • Mengukur berat badan.
  • Memeriksa tekanan darah (mungkin lebih tinggi dari trimester kedua).
  • Tes urine untuk memeriksa kadar gula dan protein.
  • Melihat varises dan pembengkakan pada kaki.
  • Memeriksa ukuran rahim.
  • Mengukur ketinggian fundus (puncak rahim).
  • Memeriksa detak jantung janin.
  • Memprediksi ukuran dan posisi janin (kepala menghadap ke bawah atau ke atas).

Saat ibu konsultasi ke dokter untuk mengetahui perkembangan janin 36 minggu kehamilan, siapkan daftar pertanyaan. Ini untuk mengurangi risiko kelupaan karena rasa antusias yang tinggi.

Tips menjaga kesehatan selama hamil 36 minggu

Berikut beberapa hal yang perlu ibu ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan perkembangan janin.

1. Akupunktur

Akupuntur saat hamil umumnya aman dan tidak membahayakan perkembangan janin. Mengutip dari Hennepin Healthcare, akupunktur bisa ibu lakukan saat usia kehamilan 36 minggu.

Akupunktur memiliki manfaat dalam menyiapkan tubuh untuk melahirkan, meringankan morning sickness, meredakan stres, dan membuat tidur lebih nyenyak.

Meski begitu, akupunktur bukan pengganti dari perawatan medis prenatal. Sebaliknya, akupuntur menawarkan perawatan tambahan yang memiliki banyak manfaat.

Akupunktur biasanya tidak memiliki efek samping yang parah. Namun, ibu tetap perlu konsultasi pada dokter kandungan sebelum melakukan akupuntur saat hamil.

2. Berhubungan seksual

Berhubungan seks saat hamil besar, terutama pada usia kehamilan 36 minggu tidak akan membahayakan perkembangan janin.

Meski begitu, ibu dan pasangan tetap perlu memahami aturan berhubungan intim saat hamil. Sebaiknya hindari bercinta apabila ibu memiliki kondisi berikut:

Berhubungan seksual saat ketuban sudah pecah bisa memicu infeksi. Hal ini karena janin dalam kandungan sudah tidak terlindungi oleh cairan ketuban.

Kira-kira, bagaimana perkembangan janin pada minggu ke-33?

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pregnancy week 36. (2019). Retrieved 26 March 2021, from https://www.nct.org.uk/pregnancy/your-pregnancy-week-week/pregnancy-week-36

Pregnancy at week 36. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/pregnancy-at-week-36

36 weeks pregnant – all you need to know. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.tommys.org/pregnancy-information/im-pregnant/pregnancy-week-by-week/36-weeks-pregnant-whats-happening

36 weeks pregnant? Read this NHS approved guide to your pregnancy. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.nhs.uk/start4life/pregnancy/week-by-week/3rd-trimester/week-36/

Acupuncture During Pregnancy – Hennepin Healthcare. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.hennepinhealthcare.org/specialty/acupuncture/acupuncture-during-pregnancy/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 31/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x