Bagaimana Cara Membaca Hasil USG?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Saat kunjungan ke dokter kandungan, pasti Anda dan suami senang sekali jika ditunjukkan gambar janin di rahim melalui USG. Dokter pun akan mencetak hasil USG tersebut dan memberikannya pada Anda sambil menjelaskan cara membaca rekaman gambar tersebut.

Namun sesampainya di rumah, apakah Anda masih ingat cara membaca hasil USG yang tepat? Apa yang Anda lihat? Nah, banyak ibu yang mungkin masih bingung bagaimana cara membaca hasil USG. Untuk mengetahuinya, mari simak ulasan berikut ini.

Hal yang perlu Anda tahu mengenai cara membaca hasil USG

USG atau ultrasonografi adalah pemeriksaan yang penting dilakukan saat hamil. Melalui hasil USG, dokter dan ibu hamil dapat mengetahui kondisi janin dalam kandungan.

Tidak hanya untuk melihat jenis kelamin bayi, USG juga bisa melihat pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Untuk tahu cara membaca hasil USG, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini:

Warna

Saat Anda melihat hasil USG, yang Anda lihat pasti hanya warna hitam, abu-abu, dan sedikit warna putih. Kemudian, Anda menebak-nebak mana bagian-bagian tubuh dari bayi Anda. Sebenarnya, apa sih arti dari masing-masing warna berdasarkan hasil USG tersebut?

Perlu Anda ingat saat berusaha menemukan cara membaca hasil USG, yaitu:

  • Warna hitam mengartikan cairan
  • Warna abu-abu adalah jaringan
  • Warna putih adalah tulang

New Health Advisor menjelaskan bahwa hasil USG warna abu-abu yang biasanya mendominasi area sekitar gambar USG adalah jaringan rahim Anda. Kemudian Anda bisa melihat warna hitam di dalamnya, itu adalah cairan ketuban yang mengelilingi bayi Anda.

Lalu, siapa yang ada di tengah yang dikelilingi oleh warna hitam pada gambar hasil USG? Ya, itu adalah bayi Anda.

Mengetahui arti warna dalam USG menjadi cara awal untuk bisa membaca rekam janin Anda. Sekarang, setidaknya Anda sudah mengetahui cara membaca hasil USG dilihat dari indikator warna yang muncul.

Orientasi

Nah, saat Anda sedang belajar bagaimana cara membaca hasil USG, jangan hanya memerhatikan warnanya saja untuk menemukan di mana letak bayi Anda dan apa yang sedang dilakukannya.

Namun, perhatikan juga orientasi gambar. Dengan mengetahui orientasi gambar, Anda dapat mengetahui cara membaca hasil USG dengan cara yang lebih baik.

Hal ini penting untuk melihat posisi kepala bayi, apakah kepala bayi sudah di bawah atau dalam posisi sungsang?

Untuk melihat kepala bayi sedang menghadap ke kanan atau ke kiri, Anda dapat mencari tulang belakang bayi melalui USG yang diberikan dokter.

Apa yang bisa Anda ketahui ketika mencari tahu cara membaca hasil USG?

Sekarang, Anda sudah mengetahui bagaimana cara membaca hasil USG melalui warna dan orientasi. Setelah itu, apa saja informasi yang bisa Anda dapatkan dari hasil USG tersebut?

1. Mengetahui karakteristik bayi Anda

Pada awal Anda melakukan USG dan mendapatkan hasilnya (sekitar usia kehamilan 6-10 minggu), Anda dapat melihat calon bayi masih dalam bentuk seperti gumpalan kecil.

Kemudian pada hasil USG usia kehamilan 12 minggu, Anda sudah bisa mulai melihat kepalanya. Di masa ini, penting untuk mengetahui cara membaca hasil USG yang benar.

Lalu, pada hasil USG usia 20 minggu kehamilan, Anda mulai bisa melihat jantung janin, mata, hidung, kaki, tulang belakang, dan jenis kelamin.

Gambar bayi yang bisa Anda lihat juga tergantung dari sudut tembakan dari transduser USG (alat yang dipakai untuk mengambil gambar USG).

Cara membaca hasil USG untuk tahu karakteristik bayi mungkin tidak begitu sulit ketika janin sudah mulai besar. Pasalnya, berbagai organ seperti hidung, kaki, dan mata mulai terlihat jelas.

2. Mengetahui jenis kelamin bayi

Mengetahui cara membaca hasil USG juga bisa memuaskan rasa penasaran. Ini biasanya jadi hal yang ditunggu-tunggu oleh banyak pasangan ketika mempelajari cara membaca hasil USG. Ya, mengetahui jenis kelamin bayi.

Untuk mengetahui jenis kelamin bayi, Anda biasanya disarankan untuk melakukan USG pada usia kehamilan 18-22 minggu. Sampai usia 14 minggu kehamilan, biasanya bayi laki-laki dan perempuan belum bisa dibedakan pada hasil USG.

Menurut Live Science, sejumlah faktor turut menentukan kemudahan dalam cara membaca hasil USG untuk mengetahui jenis kelamin bayi, yaitu posisi bayi dan usia bayi.

Saat Anda berusaha belajar membaca hasil USG, terkadang agak sulit bagi dokter untuk menentukan jenis kelamin bayi karena kaki bayi menghalangi. Anda harus menunggu bayi pada posisi yang tepat untuk mengetahui jenis kelaminnya.

Untuk mengetahui bayi laki-laki, dokter biasanya akan mencari tanda seperti penyu, ujung penis biasanya mengintip dari balik testis.

Sementara untuk mengetahui bayi perempuan, biasanya dokter akan mencari tanda seperti hamburger karena klitoris berada di antara bibir vagina (labia). Ini adalah salah satu cara membaca hasil USG yang bisa Anda pelajari.

Menentukan jenis kelamin bayi lewat hasil USG mempunyai keakuratan yang tinggi. Namun, kesalahan dalam menentukan jenis kelamin juga bisa terjadi. Ini tergantung dari kejelasan gambar dan kemampuan dokter dalam menafsirkan hasil USG tersebut.

Memang, hasil USG tidak dirancang khusus untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Utamanya, hasil USG ditujukan untuk tujuan medis, seperti untuk mengetahui perkembangan bayi dalam kandungan, kondisi plasenta, dan kondisi tali pusar bayi.

Beberapa fakta seputar jenis kelamin bayi yang bisa dilihat dari hasil USG:

Penis tidak terlihat belum berarti bayi perempuan

Banyak yang menyatakan bila penis pada janin tidak terlihat ketika Anda sedang mencari cara membaca hasil USG, calon bayi tersebut berarti perempuan.

Padahal, pada awal kehamilan, klitoris dan penis memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Jadi, masih ada dua kemungkinan dalam hal ini.

Melansir dari Very Well Family, ini adalah hal yang perlu Anda perhatikan saat membaca hasil USG dengan cara menerka-nerka.

Jangan terlalu cepat menyimpulkan sendiri di awal pemeriksaan karena cara Anda membaca hasil USG bisa saja keliru. Selalu tanyakan dokter untuk memastikannya.

USG mendeteksi labia dan klitoris

Ketika dokter melakukan tes dengan ultrasonografi untuk menentukan jenis kelamin bayi, dokter akan mencari alat kelamin perempuan, yaitu labia dan klitoris.

Beberapa orang menyebutnya sebagai “hamburger” karena klitoris berada di bibir labia yang menyerupai sebuah hamburger di antara dua roti. Ketika dua hal itu terlihat di hasil USG, tandanya anak Anda perempuan.

Ereksi penis pada janin laki-laki

Cara mudah mengidentifikasi jenis kelamin janin yaitu dengan melihat apakah janin sedang mengalami ereksi atau tidak.

Faktanya, janin laki-laki di dalam kandungan bisa mengalami ereksi. Ini adalah waktu yang tepat untuk bisa dengan mudah membaca hasil USG yang tertera di layar untuk menentukan jenis kelamin.

Penis janin yang ereksi sangat normal terjadi pada bayi laki-laki. Saat si kecil sudah dilahirkan, Anda juga akan melihat hal yang sama ketika mengganti popok.

Mencari “bentuk kura-kura”

Dokter yang memeriksa hasil USG anak laki-laki akan mencari “bentuk kura-kura” di dalam perut ibu. Ini adalah kondisi ujung penis mengintip di balik testis. “Bentuk kura-kura” ini akan terlihat ketika posisi bayi sedikit nungging atau membelakangi transduser USG.

3. Mengetahui kelainan bayi dalam rahim

Saat melakukan USG, dokter dapat mengambil ukuran tubuh janin sehingga dokter mengetahui apakah calon bayi Anda tumbuh dengan baik di dalam rahim.

Melalui hasil USG, dokter juga bisa melihat apakah bayi Anda mengalami kelainan struktural, seperti kelainan jantung bawaan, bibir sumbing dan celah langit-langit, spina bifida, tanda-tanda Down syndrome, dan lainnya.

Kelainan pada plasenta juga dapat ditemukan ketika Anda mengetahui cara membaca hasil USG. Jika ditemukan kelainan pada janin, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan tes lebih lanjut.

Namun biasanya, dibutuhkan pemahaman khusus untuk tahu cara membaca hasil USG yang menunjukkan kelainan bayi.

Berbagai tes ini meliputi amniosentesis dan CVS untuk memeriksa kelainan kromosom pada bayi.

Untuk apa Anda mendapatkan dan mengetahui cara membaca hasil USG?

Ketika Anda mendapati hasil test pack positif, tentu ingin langsung berkonsultasi dengan dokter dan langsung mendapatkan hasil USG. Berikut penjelasan seputar hasil USG dan cara membaca hasil tersebut dilihat dari setiap periode trimester, menurut Better Health.

Trimester pertama

Pemeriksaan dan hasil USG akan didapatkan dalam tiga bulan pertama kehamilan. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan menggunakan USG transvaginal untuk melihat perkembangan embrio lebih jelas.

USG transvaginal memberikan informasi yang lebih akurat di awal kehamilan. Mengingat di masa ini, kantung kehamilan dan janin yang berkembang masih sangat kecil. USG transvaginal bisa mendekati kantung kehamilan yang sedang berkembang.

Proses ini penting untuk memeriksa apakah embrio berkembang di dalam rahim dengan baik. Terkadang ada kondisi hamil di luar kandungan atau hamil ektopik yang bisa membahayakan ibu hamil.

Selain itu, hasil USG perlu didapatkan untuk mengkonfirmasi jumlah embrio, menghitung usia kehamilan, dan tanggal kelahiran bayi.

Tidak perlu heran bila Anda masih bingung cara membaca hasil USG karena janin masih cukup kecil. Anda bisa menanyakan ke dokter mengenai cara membaca hasil USG yang tepat

Trimester kedua

Memasuki trimester kedua, hasil USG akan Anda didapatkan di minggu ke-18 sampai minggu ke-20 kehamilan. Hasil USG digunakan untuk memeriksa perkembangan struktur janin seperti:

  • Tulang belakang
  • Otak
  • Organ dalam
  • Anggota badan
  • Jenis kelamin

Tak perlu sungkan menanyakan pada dokter bagaimana cara membaca hasil USG yang tepat di trimester ini.

Trimester ketiga

Di tiga bulan terakhir kehamilan, hasil USG akan ibu hamil dapatkan setelah usia kehamilan 30 minggu. Ini untuk memeriksa apakah bayi tumbuh di posisi normal dan memastikan letak kepala bayi. Tidak hanya itu, lokasi plasenta juga harus dipastikan tidak menghalangi serviks.

Di trimester ketiga, cara membaca hasil USG biasanya lebih mudah. Pasalnya, organ-organ tubuh janin sudah terbentuk dengan sempurna. Namun agar tak salah tafsir, tanyakan pada dokter cara tepat membaca hasil USG.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 22, 2016 | Terakhir Diedit: Februari 4, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca