Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

6 Manfaat dan Aturan Olahraga Zumba Saat Hamil

6 Manfaat dan Aturan Olahraga Zumba Saat Hamil

Bosan dengan olahraga yang itu-itu saja saat sedang berbadan dua? Jangan salah, Anda bisa mencoba olahraga zumba saat hamil, lho! Selain menyenangkan, olahraga yang satu ini juga sangat bagus untuk kesehatan ibu dan janin. Namun, jangan asal gerak karena Anda wajib mengikuti berbagai ketentuan zumba agar tetap aman dan tidak membahayakan kandungan. Sebelum mulai zumba, simak dahulu informasinya berikut, yuk!

Amankah olahraga zumba saat hamil?

olahraga saat hamil

Zumba bisa menjadi salah satu pilihan olahraga saat hamil selain berjalan kaki, berenang, atau yoga.

Olahraga yang satu ini sangat menyenangkan karena dipadukan dengan musik dan gerakan yang menyerupai tarian.

Pada usia kehamilan trimester ketiga, aktivitas fisik seperti zumba dapat membantu mempersiapkan tubuh Anda menuju proses persalinan nantinya.

Namun, jika saat ini kehamilan Anda masih sangat awal, Anda mungkin bertanya-tanya apakah boleh olahraga zumba saat hamil muda?

Sebenarnya, hal tersebut disesuaikan dengan kondisi setiap ibu hamil yang berbeda-beda.

Umumnya, ibu yang hamil muda tidak dilarang untuk melakukan kegiatan ini.

Namun, beberapa wanita yang berisiko lebih tinggi mengalami keguguran atau melahirkan bayi secara prematur mungkin perlu meminimalkan gerak tubuh maupun menghindari terlalu lelah saat hamil muda.

Jika mengalami kondisi tersebut, dokter mungkin akan menyarankan Anda bedrest saat hamil dan mengurangi aktivitas fisik yang berlebih seperti zumba.

Jadi, pada dasarnya, olahraga zumba saat hamil tidak dilarang. Bahkan, olahraga diperlukan agar tubuh ibu tetap sehat dan aktif, termasuk dengan zumba.

Asalkan Anda menyesuaikan frekuensi melakukan olahraga ini dengan kondisi fisik dan berkonsultasi lebih dahulu ke dokter.

Apa saja manfaat zumba untuk ibu saat hamil?

cara alami meredakan nyeri saat hamil

Olahraga saat hamil sangat direkomendasikan agar ibu dan janin tetap sehat.

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari olahraga yang satu ini.

1. Melancarkan sirkulasi tubuh

Zumba dapat membuat tubuh tetap aktif selama hamil. Hal ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi tubuh sehingga kram dan kaki bengkak saat hamil bisa teratasi.

Selain itu, aktivitas tersebut dapat melancarkan peredaran darah sehingga Anda dapat terhindar dari risiko tekanan darah tinggi saat hamil.

2. Memperkuat pinggang dan punggung

Olahraga yang banyak melibatkan gerakan pada pinggang, seperti menari zumba, dapat membantu melatih kekuatan bagian tubuh tersebut.

Hal ini dapat membantu mengurangi nyeri pinggang saat hamil dan nyeri pada punggung bagian bawah.

Rasa nyeri seperti ini selama kehamilan sering terjadi saat perut mulai membesar.

3. Menjaga suasana hati

Zumba mampu meningkatkan produksi endorfin atau hormon bahagia dalam tubuh.

Hal ini dapat membantu mengontrol mood atau suasana hati Anda agar terhindar dari depresi dan stres saat hamil.

4. Membantu meningkatkan energi

Lonjakan endorfin yang diperoleh jika melakukan zumba saat hamil juga dapat membuat Anda lebih bersemangat dan berenergi.

Energi tersebut dapat mendukung persiapan persalinan nantinya, baik melahirkan normal maupun operasi caesar.

Dengan begitu, persalinan diharapkan jadi lebih lancar dan mudah.

5. Mempercepat proses persalinan

Selain meningkatkan energi, melansir American Pregnancy Association, wanita yang rutin berolahraga saat hamil cenderung mengalami proses melahirkan yang lebih singkat.

Terutama bila kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, ibu hamil disarankan untuk lebih rutin berolahraga, seperti zumba saat hamil.

6. Mencegah berat badan berlebih

Saat hamil, Anda perlu menjaga berat badan ideal, salah satu caranya dengan berolahraga seperti zumba.

Berat badan berlebih saat hamil berisiko terhadap berbagai komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional, preeklampsia, dan makrosomia.

Hal yang perlu diperhatikan ketika zumba saat hamil

jalan kaki saat hamil

Saat memutuskan untuk ikut kelas zumba atau mempraktikkannya sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Konsultasi dulu dengan dokter

Olahraga termasuk zumba memang aman untuk ibu hamil. Akan tetapi, olahraga tersebut juga bisa berisiko tinggi pada beberapa orang.

Oleh karena itu, mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter kandungan menjadi langkah pertama yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan zumba saat hamil.

2. Sesuaikan gerakannya

Anda tidak bisa menyamakan gerakan zumba saat hamil dengan yang biasa Anda lakukan sebelum hamil.

Oleh karena itu, lakukan berbagai perubahan gerakan yang sesuai dengan kondisi.

Ambil contohnya, Anda bisa mengganti lompatan dengan melangkah jauh atau menghindari liukan tubuh agar tidak jatuh.

3. Memperlambat dan membatasi gerakan

Selain menyesuaikan gerakan, Anda perlu memperlambat dan membatasi gerakan zumba agar tidak terlalu banyak tenaga yang keluar.

Hal ini juga dilakukan untuk menghindari kenaikan suhu tubuh yang terlalu tinggi karena bisa membahayakan ibu dan janin.

Jika Anda tak bisa lagi mengobrol dengan rekan di samping karena kehabisan napas, ini berarti gerakan Anda terlalu berlebihan sehingga Anda perlu memperlambat gerakan.

Usahakan untuk tidak terlalu terengah-engah hingga kesulitan untuk mengambil napas.

4. Minum banyak air

Poin selanjutnya yang tak boleh diabaikan bila melakukan zumba saat hamil ialah minum banyak air.

Pastikan tubuh Anda terhidrasi dengan baik sebelum, selama, dan setelah melakukan olahraga tersebut.

Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari bahaya dehidrasi. Air juga membantu menstabilkan suhu tubuh ibu yang terlalu panas akibat berolahraga.

5. “Dengarkan” tubuh Anda sendiri

Jangan lupa, meski asyik mengikuti alunan musik dan gerakan dari instruktur, Anda tetap perlu peka.

Peka di sini dalam artian “mendengarkan” dan mewaspadai sinyal-sinyal negatif dari tubuh Anda.

Perhatikanlah hal-hal seperti keluarnya cairan dari vagina, sakit kepala, nyeri dada, pusing, sesak napas, kontraksi rahim, hingga lemah otot.

Segera hentikan kegiatan ini jika merasa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuh Anda.

6. Hindari mulai belajar zumba saat hamil

Zumba memang menawarkan sejumlah manfaat untuk ibu hamil. Namun, bagi Anda yang baru mulai belajar zumba, sebaiknya tidak melakukan olahraga tersebut saat hamil.

Ini karena zumba memiliki beberapa gerakan tertentu yang mungkin akan memberikan stres berlebih pada otot dan sendi yang belum terbiasa.

Sebaiknya, lakukan olahraga yang sudah sering Anda kerjakan saat tidak sedang hamil.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pregnancy and exercise: Baby, let’s move!. (2021). Retrieved 12 August 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-and-exercise/art-20046896

Love to dance? Zumba your way to aerobic health. (2019). Retrieved 12 August 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/expert-answers/zumba/faq-20057883

Exercise During Pregnancy | American Pregnancy Association. Retrieved 12 August 2021, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/is-it-safe/exercise-during-pregnancy-2/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 19/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita