6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk memastikan bahwa janin di dalam kandungan tumbuh dengan baik, ibu tentunya harus menyediakan nutrisi dan energi yang cukup. Terutama pada masa kehamilan trimester pertama, di mana kandungan lebih rentan terhadap risiko keguguran. Mungkin bagi beberapa ibu dengan kondisi kandungan yang lemah akan membutuhkan vitamin khusus penguat kandungan. Namun, makanan bernutrisi seperti di bawah ini dapat membantu untuk memperkuat kandungan.

Makanan yang bantu memperkuat kandungan

asal makan saat hamil

Memang, menyesuaikan tubuh saat kehamilan trimester pertama tidaklah mudah, apalagi gejala seperti morning sickness semakin membuat Anda ingin melampiaskan keinginan pada makanan-makanan yang tinggi gula dan garam.

Padahal, makanan yang Anda konsumsi selama periode ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bayi Anda ke depannya.

Tidak ada salahnya menuruti keinginan saat ngidam, tapi Anda juga harus menyeimbangi asupan nutrisi dengan lebih banyak konsumsi berbagai makanan sehat seperti berikut ini.

Yogurt

yogurt memperkuat kandungan

Seperti yang banyak diketahui, untuk memperkuat pembentukan tulang pada janin dalam kandungan, Anda tentunya membutuhkan asupan makanan dan minuman yang mengandung kalsium. Yogurt memiliki kandungan kalsium yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan susu biasa.

Tak hanya menyegarkan, kalsium yang bisa didapatkan dari konsumsi yogurt akan membantu pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat pada janin.

Seafood

seafood yang mengandung kolesterol

Malas makan ikan? Anda yang tidak memiliki alergi sepertinya harus mengesampingkan rasa enggan tersebut dan mulai mengonsumsi makanan laut yang satu ini. Tidak hanya ikan, makanan laut lainnya seperti udang dan kepiting merupakan sumber zinc yang baik. Zinc sendiri memiliki sangat berperan dalam pembentukan sel-sel tubuh bayi.

Selain itu, beberapa jenis ikan seperti salmon memiliki kandungan omega-3 yang tinggi. Omega-3 sangat baik untuk mendukung perkembangan otak, saraf, serta organ mata pada janin.

Kacang-kacangan

cemilan untuk diabetes kacang-kacangan

Bagi Anda  yang menjalani pola menu vegetarian tak perlu khawatir akan kekurangan asupan yang bernutrisi. Nyatanya, konsumsi makanan seperti kacang-kacangan ternyata juga dapat bantu memperkuat kandungan Anda.

Salah satunya, kacang polong dikenal memiliki kandungan zinc yang tinggi. Zinc dianggap sebagai salah satu zat mineral yang sangat penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat mengurangi risiko bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Kacang juga mengandung protein, zat besi, asam folat, serat, dan kalsium. Kacang juga bisa menjadi sumber lemak baik yang menyehatkan tubuh.

Daging rendah lemak

daging untuk anak

Jika asupan protein semasa hamil tidak memadai, perkembangan bayi tidak akan optimal.

Maka dari itu, konsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging rendah lemak akan memperkuat perkembangan janin dalam kandungan dengan membantu otot-otot tubuhnya terbentuk dengan baik.

Bayam

bayam hijau memperkuat kandungan

Seperti sayuran berdaun hijau lainnya yang kaya akan folat, bayam juga memiliki kandungan folat yang tinggi. Folat akan mencegah bayi mengalami spina bifida, sebuah kondisi lahir cacat akibat pembentukan tabung saraf bayi yang terganggu.

Kandungan lain yang tak kalah penting adalah zat besinya. Selama kehamilan, jumlah darah di dalam tubuh ibu akan meningkat hampir 50 persen. Untuk membentuk persediaan darah tersebut, Anda membutuhkan lebih banyak zat besi.

Persediaan darah yang cukup sangat dibutuhkan dalam menjaga janin tetap hidup. Selain memperkuat kandungan, makanan dengan zat besi akan bantu mempercepat pertumbuhan hayi.

Jeruk

khasiat jeruk

Termasuk juga buah-buah sejenis seperti lemon dan jeruk nipis, asupannya yang cukup akan membantu perkembangan tabung saraf bayi. Nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat mencegah kemungkinan cacat lahir yang bisa dimunculkan dari awal kehamilan.

Buah jeruk terkenal akan kandungan vitamin C yang tinggi. Selain berperan sebagai antioksidan yang akan melawan radikal bebas penyebab penyakit, vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dengan lebih baik.

Meski sehat dan baik untuk kandungan, mungkin ada sebagian dari Anda yang alergi terhadap jenis makanan tertentu. Oleh sebab itu, konsultasikan kembali pada dokter untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi aman baik untuk Anda dan si kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

Jika bayi belum cukup umur untuk keluar dari rahim, mengapa bisa keluar sebelum waktunya? Berikut berbagai penyebab bayi lahir prematur.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah anemia yang terjadi akibat tubuh kekurangan zat besi. Ini merupakan jenis anemia yang umum terjadi. Bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
garis hitam di perut

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit