10 Buah yang Baik untuk Ibu Hamil dan Calon Bayi

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang mengandung gizi lengkap. Tidak harus dari sayuran atau daging, makan buah juga bermanfaat untuk ibu hamil lho! Tidak heran buah-buahan segar sering direkomendasikan sebagai camilan yang baik untuk ibu hamil ketimbang camilan kemasan. Jadi, apa saja jenis buah untuk ibu hamil? Berikut pilihannya!

Pentingnya makan buah untuk ibu hamil

Makan makanan yang sehat seperti buah-buahan sangat penting saat kehamilan. Buah mengandung vitamin serta mineral alami yang membantu ibu tetap sehat selama kehamilan dan mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Buah yang baik untuk ibu hamil juga mengandung serat untuk melancarkan sistem pencernaan. Asupan serat yang memadai dapat mengurangi risiko sembelit pada ibu hamil. Ibu hamil disarankan makan 5 porsi buah setiap hari, bisa berupa buah segar atau buah beku sebagai camilan.

Buah yang baik untuk ibu hamil

Berikut adalah beberapa jenis buah yang bagus untuk ibu hamil beserta manfaatnya masing-masing:

1. Pisang

manfaat pisang

Pisang adalah buah yang baik untuk ibu hamil. Buah kuning manis ini menyediakan cukup serat dan kalori sebagai energi untuk mencegah kelelahan. Selain itu, kalium dalam pisang dapat membantu menjaga tekanan darah ibu tetap normal.

Kandungan zat besi pisang juga membuat buah ini bagus untuk ibu hamil. Asupan zat besi yang mencukupi dapat membantu mencegah anemia selama kehamilan.

Kelebihan lainnya, buah ini juga mudah untuk dicerna sehingga bisa menjadi alternatif makanan jika sedang mual dan muntah.

2. Jeruk

serabut putih pada jeruk

Hampir 90 persen kandungan di dalam jeruk adalah air. Makan jeruk saat hamil membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh ibu. Ini penting karena dehidrasi saat hamil bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Jeruk termasuk buah yang bagus untuk ibu hamil karena mengandung tinggi folat. Folat dapat membantu perkembangan otak dan sumsum tulang belakang pada janin serta mencegah janin lahir cacat.

Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda agar tidak mudah capek dan sakit.

3. Alpukat

resep alpukat

Buah untuk ibu hamil lainnya yang baik untuk dikonsumsi selama kehamilan adalah alpukat. Alpukat kaya akan vitamin B, vitamin C, asam folat, serta kalium. Berkat kandungan gizinya, alpukat dapat membantu mengurangi morning sickness, serta membantu perkembangan otak, sistem saraf, dan jaringan bayi.

Namun perlu diingat, bahwa buah alpukat mengandung lemak tinggi. Jadi, ibu tidak disarankan untuk makan buah ini terlalu banyak saat hamil. Meski enak, sebaiknya Anda tidak makan alpukat lebih dari 1 buah per hari.

4. Mangga

jus mangga

Mangga termasuk buah yang baik untuk ibu hamil karena mengandung tinggi kalium, vitamin C, dan vitamin A.

Kalium dalam mangga membantu menjaga tekanan darah dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Sementara vitamin C bantu menangkal serangan radikal bebas dan meningkatkan stamina tubuh.

Kandungan vitamin A mangga juga berfungsi sebagai antioksidan dan membantu sistem kekebalan tubuh, penglihatan, dan sistem saraf pada bayi. Tidak lupa, mangga mengandung serat tinggi untuk bantu mencegah sembelit saat hamil.

5. Blueberry dan stroberi

blueberry, raspberry, dan blackberry

Buah-buahan berry adalah buah yang baik untuk ibu hamil. Pasalnya, dalam beberapa buah berry banyak mengandung kalium, folat, dan vitamin C.

Kalium pada buah berry dapat menjaga tekanan darah diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, transmisi saraf, dan kontraksi otot.

Sementara itu, kandungan folat dan vitamin C pada buah-buahan berry dapat membantu mencegah anemia pada ibu hamil. Buah berry juga mengandung serat yang dapat membantu sistem pencernaan ibu hamil.

6. Jambu biji

jambu biji penyebab usus buntu

Jambu biji merupakan sumber terbaik dari vitamin C selain jeruk. Selain itu, jambu biji juga mengandung vitamin A, serat, kalium, dan fosfor.

Vitamin C dan vitamin A merupakan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas harus dicegah karena dapat menyebabkan perkembangan janin terlambat.

Buah ini juga termasuk yang baik untuk ibu hamil karena dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Jambu biji dapat dinikmati dengan cara di jus atau dimakan langsung.

7. Pir

manfaat buah pir

Tidak banyak yang tahu bahwa buah pir masih satu spesies dengan buah apel. Pir termasuk buah yang baik untuk ibu hamil karena mengandung tinggi asam folat.

Menurut penelitian dari jurnal Nutrition Today, kandungan kalium dalam pir juga dapat membantu regenerasi sel dalam tubuh ibu dan calon bayi. Selain itu, buah ini juga bagus karena mengandung sumber serat yang baik yang melawan sembelit.

8. Semangka

manfaat semangka

Semangka termasuk buah yang bagus untuk ibu hamil karena kaya akan air. Makan semangka dapat mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menghilangkan haus, dan mencukupi asupan vitamin A, C, B6, magnesium, dan kalium.

Makan buah semangka untuk ibu hamil dipercaya dapat membantu menangkal mual di pagi hari. Di trimester ketiga kehamilan, buah ini juga dipercaya dapat mengurangi bengkak di tangan dan kaki dan mencegah kram otot.

9. Lemon

manfaat lemon

Lemon dapat menjadi buah yang baik untuk ibu hamil karena bisa melawan rasa mual di pagi hari. Selain itu, buah untuk ibu hamil ini juga bermanfaat untuk mencegah dehidrasi dan membersihkan sistem pencernaan.

Buah ini mengandung vitamin C yang bisa mencegah sembelit yang sering terjadi pada kebanyakan ibu hamil. Selain itu, lemon adalah buah yang mengandung kalium, kalsium, dan magnesium yang bagus untuk pertumbuhan tulang janin.

10. Melon jingga

manfaat melon jingga

Melon jingga atau melon oranye (cantaloupe) adalah salah satu buah yang baik untuk ibu hamil dan janin. Nutrisi yang terdapat dalam melon jingga antara lain adalah beta karoten vitamin A yang baik untuk penglihatan dan rambut janin.

Buah untuk ibu hamil mengandung vitamin C dalam melon oranye juga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu dan janin di dalam kandungan.

Sementara vitamin B-nya bisa mengurangi mual dan mulas di pagi hari pada ibu yang sedang hamil muda. Buah ini juga kaya serat dan air yang bisa mencegah sembelit.

Cara mengonsumsi buah yang aman untuk ibu hamil

Buah untuk ibu hamil terkesan itu-itu saja? Agar tidak bosan memakan yang jenisnya sama, Anda bisa menyiasatinya dengan berbagai berikut:

Jadikan camilan

Jadikan buah-buahan sebagai camilan sehat yang langsung dimakan. Jangan lupa untuk dicuci dan dibilas dengan air bersih terlebih dahulu sebelum dimakan.

Dijadikan salad buah

Untuk memvariasikannya, coba buat salad buah sendiri di rumah. Caranya, potong kecil-kecil beberapa jenis buah pilihan Anda dan campurkan dalam mangkok. Anda bisa menambahkan yoghurt untuk membuat rasanya lebih enak dan juga menambah gizinya.

Tambahkan sebagai topping

Buah yang baik untuk ibu hamil seperti apel, pisang, dan stroberi bisa dijadikan topping pada sereal, roti, atau pancake. Sajikan ini sebagai menu sarapan untuk membantu meningkatkan selera makan Anda.

Dibuat jus

Selain langsung dimakan, Anda juga bisa mengejusnya sebagai minuman. Anda dapat membuat jus dari satu jenis buah atau lebih sehingga rasanya lebih enak. Mencampurkan lebih dari satu buah untuk dijus juga menambah vitamin dan mineral yang didapatkan tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
pengganti nasi untuk ibu hamil

3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit