Gigi Sensitif Saat Hamil, Normal atau Tidak? Bagaimana Mengatasinya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak perubahan yang terjadi saat Anda hamil. Perubahan ini bahkan juga dapat terjadi pada area-area tubuh yang tidak Anda duga sebelumnya, gigi misalnya. Ternyata bukan hanya suasana hati saja sensitif, gigi pun jadi lebih mudah terasa ngilu saat terkena makanan panas atau dingin. Namun apakah gigi sensitif saat hamil ini normal terjadi?

Apa yang menyebabkan gigi sensitif saat hamil?

Meskipun tidak semua ibu hamil akan mengalami kondisi yang sama, namun gigi sensitif saat hamil termasuk salah satu perubahan yang normal terjadi. Anda bisa mengalaminya pada akhir trimester pertama atau awal trimester kedua kehamilan.

Gusi adalah jaringan ikat yang mengelilingi leher gigi dan menutupi rahang Anda. Peningkatan hormon yang terjadi dalam tubuh ibu hamil, menyebabkan peningkatan aliran darah menuju gusi. Kondisi ini menyebabkan gusi Anda melembut serta jadi lebih rentan untuk mengalami peradangan dan pembengkakan. Komplikasi berkepanjangan dari situasi ini akan mempengaruhi jaringan gigi yang menutupi akar-akar gigi dan bagian dalam gigi yang lain termasuk dentin.

Fungsi dentin adalah menutupi saraf pusat yang terdapat pada gigi. Dentin yang tidak tertutupi tentu akan mampu meningkatkan sensitivitas gigi Anda. Kondisi ini lah mungkin yang menjelaskan mengapa Anda merasakan senstitivitas yang menusuk dan menyakitkan saat Anda memakan makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Bagaimana mengatasi gigi sensitif saat hamil?

Untuk mengatasi gigi yang terasa ngilu akibat makanan, beberapa cara dapat Anda lakukan, seperti:

  • Meningkatnya sensitivitas gigi dapat Anda akali dengan penggunaan sikat gigi yang lembut dan teknik menyikat gigi yang juga lembut.
  • Selain sikat gigi, Anda juga perlu mengganti pasta gigi Anda jadi pasta gigi untuk gigi sensitif.
  • Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang terlalu manis dan asam. Memakan atau meminum makanan atau minuman yang terlalu manis, justru akan memperparah kondisi gigi Anda, sama seperti makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin. Pastikan Anda berkumur-kumur dengan air hangat setelah Anda mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut.
  • Kalsium, vitamin B12, C dan D penting bagi pertumbuhan gigi. Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung nutrisi-nutrisi ini akan mampu menjaga kesehatan gigi Anda yang sedang sensitif.
  • Meningkatkan frekuensi sikat gigi Anda dalam sehari, termasuk setelah memakan camilan, dapat mencegah timbulnya plak, penyebab paling sering dari gangguan gusi.

Namun segera periksakan gigi Anda ke dokter, bila gigi sensitif Anda disertai:

  • Rasa sakit pada gigi hingga tanggalnya gigi.
  • Pendarahan atau pembengkakan pada gusi.
  • Luka pada bagian lain dalam mulut yang terasa sakit setiap kali Anda makan.
  • Kesulitan dalam bernapas.

Jangan lupa juga untuk sampaikan ke dokter Anda bila Anda sedang hamil saat Anda melakukan pemeriksaan ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mencegah Gigi Sensitif pada Si Penggemar Kopi

Banyak orang tidak bisa melewati harinya tanpa kopi. Namun, kebiasaan minum kopi bisa memicu gigi sensitif. Ketahui alasan dan cara perawatannya di sini.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Stres saat hamil memang normal. Tetapi jika ibu hamil mengalami stres hingga mengganggu aktivitasnya, dampak stres tersebut bisa memengaruhi janin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perkembangan Janin, Kehamilan 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
cara mengobati sakit gigi

Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit