Kenapa Pemilik Gigi Sensitif Harus Pakai Pasta Gigi Khusus? (Plus Cara Memilih Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Sensitif)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sering merasa ngilu setelah makan atau minum-minuman dingin? Bisa jadi Anda memiliki gigi sensitif. Agar tak semakin parah, mulai sekarang gunakan pasta gigi yang sesuai. Tak perlu bingung, ini cara mudah memilih produk pasta gigi (odol) yang tepat untuk pemilik gigi sensitif.

Kenapa gigi sensitif?

mengobati gigi sensitif

Tidak semua orang memiliki gigi yang sensitif. Kepala Divisi Health, Wellbeing and Professional Institution Unilever Indonesia Foundation, drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc., menyatakan bahwa gigi sensitif biasanya disebabkan oleh adanya dentin (lapisan di bawah email gigi) yang terbuka.

“Ada dua penyebab utama dentin terbuka, pertama yaitu resesi atau penurunan gusi yang terjadi karena adanya penyakit  gusi dan cara menyikat gigi yang salah ditambah dengan sikat gigi yang tidak tepat. Yang kedua adalah terkikisnya lapisan email karena erosi akibat konsumsi makanan minuman asam,” papar drg. Ratu Mirah saat ditemui dalam acara Dental Expert Forum 2019 di Grha Unilever, BSD, Senin (8/4).

Jika resesi gusi dan erosi email terjadi akibat hal-hal diatas, otomatis dentin akan terbuka. Dentin merupakan bagian gigi yang berongga dan terhubung ke saraf-saraf gigi. Rangsangan dari luar yang mengenai dentinlah yang membuat gigi menjadi lebih sensitif.

Oleh karena itu, ciri utama gigi sensitif adalah rasa ngilu yang muncul secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa terjadi sementara atau bahkan kronis yang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

Sensasi ini muncul terutama saat gigi menerima rangsangan dingin, panas, dan asam dari makanan serta minuman yang Anda konsumsi.

Pentingnya bagi pemilik gigi sensitif untuk pakai pasta gigi khusus

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2013, sebanyak 26% dari seluruh penduduk di Indonesia memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut. Penyakit gigi dan mulut juga menempati peringkat ke 6 di daftar masalah kesehatan yang dikeluhkan masyarakat Indonesia.

Hal yang terpenting, tahukah Anda bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut ini menempati urutan ke 4 dalam hal penyakit yang paling mahal perawatannya?

Oleh karena itu, pemilik gigi sensitif harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah gigi ngilu, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut hingga kondisinya sudah telanjur parah.

Ada banyak penyebab kenapa Anda tidak boleh mengabaikan gigi sensitif. Rasa ngilu di gigi tidak dapat sembuh sendiri. Ia akan terus menerus datang kembali kalau tidak ditangani.

Selain bisa menganggu aktivitas Anda, merawat gigi sensitif penting untuk mencegah terjadinya dentin hipersensitif alias gigi yang sangat sensitif.

Jika Anda mengalami hipersensitif, jangankan makanan, saat rongga mulut Anda terbuka dan terkena tiupan angin, rasanya bisa sangat sakit dan ngilu.

Sebelum terlambat, perlakukan gigi sensitif Anda sebaik mungkin. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengganti pasta gigi Anda dengan odol khusus untuk gigi sensitif.

Apa bedanya pasta gigi biasa dengan odol untuk gigi sensitif?

Berbeda dengan pasta gigi biasa, odol untuk gigi sensitif mengandung berbagai bahan untuk mengurangi senstivitas gigi, misalnya potasium nitrat atau strontium klorida.

Cara kerja pasta odol untuk gigi sensitif adalah dengan melindungi sistem saraf di dalam gigi dari makanan dan minuman yang masuk ke mulut, sekaligus menghalangi sinyal rasa sakit.

Tentunya pasta gigi untuk gigi sensitif ini tidak bisa digunakan hanya sekali. Supaya benar-benar bebas dari gigi sensitif dan terhindar dari rasa nyut-nyutan saat makan makanan dingin atau manis, Anda harus menggosok gigi dengan odol khusus untuk gigi sensitif setiap hari.

Cara memilih pasta gigi untuk gigi sensitif

Jangan samakan perawatan gigi yang sensitif dan yang tidak terutama dalam memilih pasta gigi. Usahakan untuk memilih pasta gigi atau odol untuk gigi sensitif. Sebelum membelinya, pastikan produk yang Anda beli mengandung tiga bahan utama berikut yaitu:

1. Potassium citrate

Potassium citrate (kalium sitrat) merupakan salah satu kandungan penting yang perlu ada dalam pasta gigi untuk gigi sensitif. Ditemui dalam acara yang dipersembahkan oleh Pepsodent ini, drg. Mirah menyatakan bahwa Potassium Citrate mampu meredakan ngilu dalam waktu 30 detik saja.

Ion kalium ini bertindak dengan memblokir sinaps diantara sel-sel saraf sehingga mengurangi rangsangan saraf dan nyeri di area tersebut.

Pernyataan yang sama juga disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan pada Journal of Clinical Periodontology. Dalam penelitian ini disebutkan bahwa kalium sitrat, cetylpyridinium chloride, dan sodium fluoride mampu meredakan hipersensitivitas akibat dentin, plak dan radang gusi.

2. Hydroxyapatite

Hydroxyapatite merupakan zat yang juga perlu ada dalam pasta gigi atau odol untuk gigi sensitif. Hal ini dikarenakan Hydroxyapatite merupakan komponen utama dalam tulang dan gigi yang sehat.

Komponen yang satu ini membantu proses remineralisasi email gigi. Artinya, zat ini mampu mengembalikan mineral gigi yang terlepas atau rusak akibat erosi asam yang menjadi penyebab utama gigi sensitif.

Tidak hanya itu saja, zat ini pun juga dapat mengembalikan mineral pada email, gigi Anda akan kembali terlindungi sepenuhnya.

3. Zinc citrate

Dengan pemakaian yang rutin dan terus menerus, zinc citrate terbukti mampu meredakan penyakit gusi seperti gingivitis atau radang gusi yang gejalanya berupa gusi berdarah. Untuk itu, pastikan bahwa pasta gigi untuk gigi sensitif yang Anda beli juga mengandung zinc citrate.

Guna memastikan ketiga bahan ini ada dalam produk yang Anda pilih, bacalah label kemasan sebelum membelinya.

Gunakan sikat dengan bulu yang lembut

menyimpan sikat gigi

Selain odol, pemilihan sikat gigi juga tak boleh diabaikan untuk gigi sensitif. Gunakanlah sikat gigi dengan bulu yang lembut sehingga tidak mudah melukai gusi. Selain itu, belilah sikat gigi sesuai dengan ukuran mulut Anda, jangan terlalu besar atau terlalu kecil.

Setelah memilih sikat terbaik dan pasta gigi yang tepat, pastikan bahwa Anda menyikat gigi dengan cara yang benar. Menurut drg. Ratu Mirah, masih banyak masyarakat yang menyikat gigi dengan cara yang salah.

“Untuk gigi bagian atas, menyikat gigi itu harusnya dari atas ke bawah. Sebaliknya, untuk gigi bawah menyikatnya dari bawah ke atas. Jadi, jangan menyikatnya secara bolak-balik karena cara ini membuat gusi rentan terluka,” papar drg. Ratu Mirah, masih kepada tim Hello Sehat.

Selain itu, drg. Ratu Mirah juga menyarankan Anda untuk menyikat gigi hingga bagian terdalam.

Jika ada bagian yang tidak tersikat, plak otomatis akan menumpuk. Tumpukan plak bisa menyebabkan penyakit gusi yang membuat gusi rusak hingga akhirnya terlalu sensitif.

Semua perawatan ini haruslah Anda lakukan setiap hari agar tak perlu khawatir lagi akan gigi sensitif.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perawatan Setelah Cabut Gigi, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Anda Lakukan

Rasa sakit setelah cabut dapat segera pulih bila Anda mengikuti anjurannya dengan benar. Apa saja pantangan dan perawatannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Jangan biarkan gigi ngilu menghambat aktivitas sehari-hari Anda. Atasi gigi ngilu dengan berbagai obat medis dan ala rumahan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gigi, Gigi dan Mulut 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Epulis (Tumor Gusi)

Epulis lebih dikenal sebagai tumor gusi. Apakah kondisi ini perlu diwaspadai? Ketahui penyebab, tanda, gejala, dan pengobatan tumor di gusi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab gusi bengkak

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
air liur berdarah

Bukan Hanya Karena Luka, Ini 4 Kondisi Penyebab Air Liur Berdarah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan karang gigi

Beragam Cara Jitu untuk Menghilangkan Karang Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
sakit gigi bungsu; gigi bungsu sakit

7 Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu Sebelum Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit