Panduan Pakai Obat Kumur yang Benar, Menurut Dokter Gigi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sikat gigi dua kali sehari setiap hari belum cukup untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut Anda. Ya, faktanya, sikat gigi hanya mampu menjangkau 25 persen permukaan gigi saja, sehingga kuman yang ada di sela-sela gigi tidak dapat dibasmi secara optimal. Nah, guna menjaga kebersihan area mulut Anda, Anda membutuhkan obat kumur gigi.

Sayangnya, tak semua orang tahu bagaimana cara menggunakan obat kumur dengan benar. Jika Anda masih bingung, simak panduan lengkapnya di bawah ini.

Manfaat menggunakan obat kumur gigi

Selain membantu melawan bakteri yang bersarang di mulut, obat kumur gigi dapat bekerja secara efektif untuk membantu menyegarkan pernapasan, menghilangkan plak, serta membantu mencegah gigi berlubang. Oleh sebab itu, obat kumur menjadi rangakaian penting dari perawatan gigi dan mulut secara menyeluruh.

Namun, perlu dipahami bahwa obat kumur bukan obat untuk mengatasi berbagai masalah gigi dan mulut yang sudah kronis. Jika Anda mengalami keluhan-keluhan seputar rongga mulut, periksa ke dokter gigi merupakan solusi yang paling tepat.

Cara penggunaan obat kumur

Agar manfaat obat kumur gigi dapat dirasakan secara optimal, maka penting bagi Anda untuk mengatahui cara penggunaannya yang benar. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, drg. Sri Angky Soekanto, Ph.D., PBO berbagi tips tentang bagaimana cara penggunaan obat kumur yang aman dan benar.

Menurut drg. Sri Angky yang ditemui pada Jumat (9/11), ada empat hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan obat kumur. Di antaranya adalah:

1. Tepat langkah

Seperti yang sudah disinggung di atas, sikat gigi saja tidak cukup untuk menghilangkan bakteri yang menepel pada permukaan gusi ataupun gigi Anda. Oleh sebab itu, dibutuhkan rinsing, alias berkumur setelah sikat gigi agar sisa-sisa kuman yang masih menepel di permukaan gigi dan gusi dapat dibersihkan secara menyeluruh.

2. Tepat cara

Gunakan obat kumur sesuai dengan dosisnya, sehingga jangan sampai digunakan secara berlebihan. Penggunaan obat kumur dengan dosis yang berlebihan akan menyebabkan overdosis yang berdampak buruk pada tubuh Anda. Drg. Sri Angky mengatakan bahwa penggunaan obat kumur lebih dari dosis yang dianjurkan justru akan menyebabkan mulut kering dan memicu timbulnya sariawan.

“Overdosis (obat kumur) bisa macam-macam, tergantung pada tubuh kita. Ada yang langsung jadi kering (mulutnya), jadi sariawan, ada juga jadi lebih rentan infeksi. Makan juga bisa jadi sakit.” ungkap drg. Sri Angky yang juga menjabat sebagai Ketua Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI).

Bahkan penggunaan obat kumur dengan dosis yang berlebih dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Ya, sama seperti antibiotik, penggunaan obat kumur gigi secara berlebihan justru dapat membuat bakteri di dalam mulut menjadi resistan (kebal terhadap obat). Resistensi bakteri membuat bakteri terus tumbuh dan berkembang biak di dalam mulut.

Idealnya, gunakan obat kumur sebanyak 20 ml. Lalu kumur kanan, kiri, kemudian mendongak ke atas (tapi jangan ditelan) setidaknya 30 detik. Setelah itu keluarkan cairan obat kumur dari mulut.

3. Tepat waktu

Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa semakin sering berkumur menggunakan obat kumur, maka manfaat yang akan didapat semakin baik. Namun, anggapan ini nyatanya salah kaprah.

Faktanya, berkumur dapat melindungi area mulut selama 12 jam, maka untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mulut yang bersih, sebaiknya berkumur secara rutin dua kali sehari setelah menyikat gigi.

“Sama seperti penggunaan antibiotik, ada zat kimia yang kita pakai di rongga mulut. Maka kita juga harus hati-hati. Kita tidak menganjurkan lebih dari dua kali. Sekali lagi, dua kali saja sudah pas.” papar drg. Sri Angky.

4. Rutin

Sama dengan menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga harus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan (setiap hari). Hal ini dilakukan agar manfaat obat kumur dapat dirasakan secara optimal.

Penting untuk dipahami bahwa obat kumur hanya membantu mengurangi bakteri dan kuman, tidak dapat membersihkan rongga mulut secara keseluruhan. Maka dari itu, pastikan Anda tetap sikat gigi secara rutin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

13 Obat Sariawan yang Ampuh untuk Dewasa dan Anak-Anak

Sariawan bisa terasa sakit sampai bikin malas makan. Tak perlu pusing, berikut pilihan obat sariawan alami dan medis yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 11 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Beragam Cara Jitu untuk Menghilangkan Karang Gigi

Karang gigi tak boleh disepelekan karena sebabkan berbagai masalah mulut. Ada banyak cara mudah menghilangkan dan membersihkan karang gigi membandel.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 11 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit