8 Tanda Anda Harus Berhenti Berolahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga memang sangat bermanfaat bagi tubuh, tapi bukan berarti Anda harus memaksakan diri. Mengetahui kapan Anda harus berhenti olahraga memang bisa jadi sangat membingungkan. Namun, Katie Rothstein M.S., seorang ahli fisiologi di Cleveland Clinic, mengatakan bahwa kuncinya adalah dengan merasakan tubuh Anda sendiri. Untuk dapat mengetahuinya, tanda-tanda fisik berikut mungkin akan membantu Anda memberikan keputusan.

Tanda-tanda Anda perlu menghentikan olahraga yang sedang dilakukan

Jika Anda merasa salah satu dari gejala yang ada berikut ini, maka Anda harus berhenti segera:

1. Rasa tidak nyaman di dada

Ini tidak berarti Anda harus mengalami nyeri dada. Jika Anda merasakan tekanan atau ketidaknyamanan pada dada, segera berhenti melakukan olahraga. Jika gejala termasuk mual atau berkeringat berlebihan melampaui tingkat yang normal ketika Anda berolahraga, Anda mungkin berada pada tahap awal serangan jantung. Jika jantung Anda terasa berdetak cepat, Anda mungkin memiliki fibrilasi atrium, yang merupakan denyut jantung tak teratur.

2. Sesak napas

Hal ini berbeda dengan kehabisan napas akibat olahraga. Jika Anda telah melakukan olahraga dengan mudah selama berminggu-minggu dan tiba-tiba tidak dapat benapas dengan normal saat melakukannya, maka itu berarti bahwa ada sesuatu yang salah. Hal ini bisa menandakan masalah jantung atau asma yang dipicu oleh olahraga.

3. Gegar otak

Jangan berolahraga atau berpartisipasi dalam olahraga apapun hingga dokter mengatakan aman untuk melakukannya, bahkan meskipun Anda merasa baik-baik saja. Gegar otak adalah cedera otak traumatis, dan otak Anda memerlukan beberapa waktu hingga sembuh dengan sempurna. Jika cedera kepala lain terjadi karena olahraga yang dilakukan sebelum cedera pertama sembuh, maka otak akan memiliki peningkatan risiko pembengkakan dan potensi kerusakan yang hebat.

4. Pusing

Hal ini dapat disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan makanan. Jika air dan makanan ringan tinggi protein tidak dapat menjernihkan kepala Anda, mungkin Anda mengalami masalah medis yang mendasari. Jika pusing disertai dengan kebingungan, banyak berkeringat, atau pingsan, maka Anda memerlukan bantuan darurat. Tubuh Anda mungkin mengingatkan Anda untuk masalah yang melibatkan tekanan darah, sistem saraf, katup jantung, atau bahkan diabetes.

5. Nyeri punggung

Berhenti olahraga dan istirahatlah selama beberapa hari dan perhatikan keadaan tubuh, apakah lebih baik atau lebih buruk. Selain itu, Anda juga harus mengamati apa saja yang menyebabkan rasa nyeri. Cobalah untuk menghindari gerakan-gerakan yang memicu rasa sakit untuk mempercepat penyembuhan.

6. Demam

Demam menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh sedang memerangi infeksi, sehingga janganlah dibuat stres karena berolahraga. Jika Anda tetap melakukan olahraga, waspadalah agar tidak overheating dan dehidrasi, karena cairan tubuh menurun ketika Anda mengalami demam. Anda mungkin juga tidak akan mendapatkan olahraga yang baik, karena demam meningkatkan denyut jantung istirahat Anda yang mengarah ke olahraga yang kurang efektif.

7. Bengkak atau nyeri sendi

Terkadang tidak masalah jika Anda memiliki nyeri otot ringan, namun nyeri sendi adalah hal yang berbeda. Jika Anda mengabaikan nyeri sendi yang parah, maka Anda akan berisiko mengalami kerusakan saraf serius dan membutuhkan operasi.

8. Kelelahan

Olahraga pagi mungkin Anda butuhkan setelah tidur malam yang tidak tenang agar dapat memulai pagi dengan penuh energi dan semangat. Tetapi, jika terlalu lelah Anda tidak hanya akan merasakan lelah, namun menuju ke titik tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Kelelahan yang berkelanjutan atau ekstrem mungkin merupakan tanda dari kondisi medis tertentu.

Ingatlah bahwa ada batasan tipis antara mendorong diri dan mendorong diri terlalu keras. Sesuatu yang berlebih tidak selalu lebih baik. Olahraga ringan dapat membantu mencegah, mengendalikan, dan meningkatkan beberapa penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, atau fibromyalgia, namun jika Anda memiliki infeksi akut, istirahat adalah hal terbaik yang bisa dilakukan.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ingin Membentuk Otot? Jangan Latihan Keras Setiap Hari

Agar otot lebih kuat, tak perlu olahraga mati-matian. Penelitian membuktikan kalau Anda perlu meluangkan waktu satu hari untuk "rest day" dan tidak ngegym.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit