home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Setelah kemarin berolahraga, keesokan harinya Anda mungkin bangun dengan rasa nyeri dan pegal hampir sekujur tubuh. Bahkan, untuk menggerakkan tangan saja terasa sakit. Nah, badan sakit setelah olahraga memang bisa jadi salah satu efek dari program latihan yang Anda jalani.

Namun, apakah ini hal yang wajar untuk Anda rasakan? Kemudian, apakah semakin badan terasa sakit, berarti efek olahraga semakin ampuh pada tubuh Anda? Yuk, ketahui jawabannya dalam penjelasan berikut ini.

Kenapa badan sakit setelah olahraga?

Pada dasarnya, ketika melakukan olahraga yang baru atau gerakan yang otot Anda jarang lakukan, maka sel-sel otot pada bagian yang Anda gunakan akan mengalami kerusakan. Hal ini disebut dengan DOMS atau Delayed Onset Muscle Sense. Kondisi ini termasuk normal dan semua orang bisa merasakannya, bahkan bagi atlet profesional sekalipun.

Rusaknya jaringan otot inilah yang menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri setelah latihan ini menjadi tanda bahwa otot mulai beradaptasi dari tekanan yang Anda berikan.

DOMS biasanya dimulai 6 hingga 8 jam setelah Anda melakukan aktivitas baru atau setelah mengubah aktivitas tertentu. Rasa nyeri ini bisa bertahan selama 24 hingga 48 jam ke depan. Inilah mengapa biasanya Anda baru akan merasakan badan sakit pada keesokan harinya atau berjam-jam setelah berolahraga.

Ketika latihan, Anda menekan serabut otot hingga pecah dan otot akan beradaptasi untuk memperbaiki serabut-serabut tersebut menjadi lebih besar dan lebih kuat lagi dari sebelumnya. Jadi ketika Anda melakukan aktivitas yang sama lagi, otot kini sudah kuat dan beradaptasi. Rasa sakit pun tidak muncul lagi ataupun sedikit berkurang.

Contohnya, Anda baru pertama kali latihan push up sebanyak 10 kali. Karena tidak terbiasa, Anda akhirnya merasakan lengan dan perut sakit pada saat bangun tidur keesokan harinya. Kemudian pada hari berikutnya, ketika ingin berlatih 10 kali push up lagi, otot Anda sudah beradaptasi menghadapi gerakan tersebut sehingga otot tidak mengalami nyeri lagi.

Kapan Anda bisa merasakan kondisi nyeri dan pegal otot ini?

badan pegal linu

Otot sakit setelah berolahraga akibat efek dom berbeda dengan kondisi nyeri dan pegal otot ringan dan biasanya tidak mengganggu. Kondisi ini bisa Anda alami jika melakukan hal-hal seperti berikut ini.

  • Saat memulai olahraga untuk pertama kalinya atau sudah lama sekali tidak olahraga lalu akhir-akhir ini Anda baru mencobanya lagi.
  • Menambahkan aktivitas baru dalam program latihan rutin Anda.
  • Meningkatkan jumlah intensitas latihan. Contohnya, meningkatkan kecepatan lari, menaikkan berat beban yang Anda angkat, atau menambahkan jumlah repetisi pada gerakan latihan Anda.
  • Melakukan aktivitas yang lama berulang-ulang tanpa istirahat yang cukup.

Apakah kalau badan sakit semua setelah olahraga adalah pertanda baik?

Tidak selalu badan sakit setelah berolahraga jadi pertanda baik. Memang, semakin banyak bagian tubuh yang sakit bisa menjadi pertanda bahwa semakin banyak otot baru yang Anda libatkan untuk beradaptasi terhadap gerakan latihan yang baru.

Namun, badan sakit setelah olahraga juga bisa menandakan hal yang lainnya. Bukan hanya karena adaptasi otot, tapi bisa juga karena latihan yang berlebihan. Olahraga berlebihan bisa membuat badan Anda merasakan pegal dan nyeri yang luar biasa.

Selain itu, jika gerakan latihan yang Anda lakukan salah hingga mengalami cedera otot pada beberapa titik tubuh, kondisi ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri di berbagai bagian tubuh.

Apa saja tanda dan gejala badan sakit setelah olahraga yang perlu Anda waspadai?

Anda sebaiknya perlu mengetahui perbedaan antara nyeri otot yang memang akibat proses adaptasi suatu latihan dengan nyeri otot yang akibat oleh penggunaan otot yang berlebihan atau cedera.

Beberapa tanda dan gejala badan sakit setelah olahraga yang perlu Anda waspadai kira-kira seperti berikut ini.

  • Rasa sakit setelah olahraga sampai membuat Anda tidak bisa melakukan segala aktivitas ringan sehari-hari atau bekerja. Kondisi ini bisa menandakan bahwa porsi latihan Anda berlebihan.
  • Sensasi rasa nyeri yang Anda rasakan tidak hilang setelah lebih dari 72 jam. Kondisi ini bisa menjadi pertanda bukan nyeri otot biasa.
  • Pembengkakan pada bagian tungkai yang bisa melibatkan cedera saat berlari.
  • Berkurangnya rentang atau pergerakan sendi akibat adanya pembengkakan.
  • Urine berwarna gelap atau lebih jarang buang air kecil.
  • Peningkatan detak jantung bahkan saat beristirahat.
  • Sering mengalami gejala pilek dan flu.
  • Menurunnya nafsu makan dari biasanya.

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut setelah berolahraga, lebih baik membiarkan tubuh sepenuhnya beristirahat. Umumnya tubuh perlu waktu sekitar 48 hingga 72 jam sebelum mulai olahraga lagi. Jika perlu, konsultasikan ke dokter Anda untuk melakukan diagnosis dan mengetahui tindakan lebih lanjut.

Bagaimana cara mencegah otot sakit yang mengganggu datang kembali setelah berolahraga?

olahraga yang cukup

Mulailah latihan Anda dengan perlahan-lahan dan bertahap. Contohnya, jika Anda belum kuat melakukan push up sebanyak 20 kali, sebaiknya jangan lakukan langsung sekaligus.

Hari ini mungkin Anda lakukan 5 kali hingga beberapa hari ke depan. Kemudian, tingkatkan lagi menjadi 10 kali hingga Anda sanggup mencapai target 20 kali push up. Berikan waktu bagi otot untuk beradaptasi sedikit demi sedikit dengan gerakan baru untuk meminimalkan rasa sakit.

Dilansir oleh NHS, Anda tetap bisa berlatih walaupun badan masih sakit atau mengalami DOMS. Mungkin Anda akan merasa sedikit tidak nyaman, namun nantinya rasa sakit itu akan hilang begitu otot Anda banyak bergerak lagi

Jika rasa sakitnya hingga membuat Anda sulit berolahraga, lebih baik beristirahat sejenak hingga rasa sakitnya hilang. Sebagai alternatif, Anda bisa fokus pada latihan lain yang melibatkan pergerakan otot lainnya.

Contohnya, jika merasa tidak mampu melakukan push up karena tangan masih pegal-pegal, Anda bisa melakukan alternatif lain, seperti jogging, berenang, atau melakukan gerakan lainnya yang tidak terlalu berpusat melibatkan otot bahu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why do I feel pain after exercise?. NHS. (2017). Retrieved 2 February 2018, from https://www.nhs.uk/live-well/exercise/pain-after-exercise/

McFarland, E., & Cosgarea, A. Good and Bad Pain for Athletes. Johns Hopkins Medicine Department of Orthopaedic Surgery. Retrieved 2 February 2018, from https://www.hopkinsmedicine.org/orthopaedic-surgery/about-us/ask-the-experts/pain.html

Krum, L. (2017). Understanding Muscle Soreness – How Much is Too Much?. National Kidney Foundation. Retrieved 2 February 2018, from https://www.kidney.org/content/understanding-muscle-soreness-%E2%80%93-how-much-too-much

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 26/01/2021
x