4 Tips Lari untuk Pemula Agar Tidak Cepat Capek

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Entah itu karena diajak teman atau terinspirasi artikel-artikel kesehatan yang bilang bahwa olahraga punya banyak manfaat — dari menurunkan berat badan, mencegah risiko penyakit jantung, sampai mencegah penuaan dini — ada banyak alasan untuk mulai berolahraga. Lari, pada umumnya, menjadi pilihan pertama bagi para pemula untuk mulai berolahraga. Namun meski terdengar mudah, lari memerlukan lebih dari sekedar niat, terutama jika Anda tidak terbiasa berolahraga sebelumnya. Simak artikel ini untuk cari tahu tips lari bagi pemula, agar tidak cepat gugur di tengah jalan.

Panduan memulai lari untuk pemula

1. Mulai dengan berjalan

Boleh saja langsung berlari jika Anda ingin, tetapi sadari konsekuensi di baliknya. Tubuh Anda saat ini belum terbiasa berlari, oleh karena itu Anda bisa cedera saat lari. Mulailah dengan berjalan. Berjalan memiliki gerak yang sama dengan berlari tanpa banyak tekanan pada tulang dan sendi. Tapi jangan berjalan seakan Anda sedang jalan-jalan santai di mall. Justru Anda harus jalan cepat, namun bertempo. Saat tubuh terasa siap untuk tindakan yang lebih intens, Anda bisa mulai berlari. Namun, Anda harus memasukkan sesi berjalan untuk jeda lari setiap beberapa menit sekali.

2. Jangan buru-buru

Langsung lari jarak jauh bisa menyebabkan cedera lari yang berkepanjangan. Tujuan lari adalah untuk membuat Anda menjadi lebih sehat dan bukan sebaliknya. Jangan terburu-buru ingin cepat sampai garis fini tis, tapi tingkatkan jarak tempuh dan durasi berlari dan berjalan secara bertahap. Anda mungkin berpikir bahwa Anda berlari dua kali lebih lama daripada kemarin dan masih belum merasa lelah, tetapi Anda akan kelelahan nantinya. Jadi, mulailah lari dengan ringan dan tingkatkan kecepatan Anda secara perlahan.

3. Pakai sepatu lari yang benar

Anda bisa berlari dengan sepatu apapun. Tapi selain teknik lari yang tergesa-gesa, sepatu yang Anda gunakan seringkali menjadi penyebab cedera saat berlari. Semua orang berlari dengan cara yang berbeda. Pronasi (gerakan mengayuh ke dalam dari telapak kaki ketika berlari) beberapa orang bisa berlebihan, atau malah kurang bagi sebagian orang lainnya, dan ada sepatu lari yang dirancang secara khusus untuk orang-orang tersebut untuk menghindari potensi cedera. Selain itu, menggunakan sepatu lari yang keliru bisa menyebabkan nyeri setiap kali Anda bergerak sehingga mengurangi motivasi, terutama jika Anda adalah pelari pemula.

4. Buat rencana

Tips lari untuk pemula lainnya adalah dengan merancang strategi perang. Tidak semua orang merencanakan “itinerari” program larinya. Padahal, memiliki rencana yang terinci sebenarnya bermanfaat. Anda bisa memantau jarak tempuh dan kecepatan Anda, sehingga kemudian Anda bisa meningkatkan waktu latihan Anda secara bertahap untuk membangun kekuatan tubuh. Rencana latihan memberikan rasa pencapaian yang akan meningkatkan rasa percaya diri Anda. Tak hanya jarak tempuh dan durasi, namun sebaiknya Anda juga merencanakan waktu, frekuensi, serta asupan makanan setelah dan sebelum olahraga.

Ada banyak hal yang harus dilakukan pemula sebelum mulai lari, dan di atas merupakan beberapa hal utama yang harus Anda ingat.  Menaati program lari yang rinci bisa terasa menakutkan pada awalnya, tapi jangan dibawa stres. Santaikan pikiran dan rasa takut itu pada akhirnya akan menghilang. Bagaimanapun, lari adalah aktivitas fisik yang murah meriah. Semua orang bisa menikmati dan meraup manfaatnya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Usia remaja belum terlambat untuk menambah tinggi badan lewat berbagai cara, terutama asupan nutrisi dan olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ingin jantung selalu sehat? Cobalah untuk mencoba senam jantung sehat. Yuk, lihat manfaat sekaligus panduan gerakan-gerakannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat kunyit untuk pencernaan kunyit putih, manfaat kunyit asam, manfaat jamu kunyit, masker kunyit, manfaat kunyit untuk wajah, khasiat kunyit

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
waktu untuk lari

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Lari?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit