Apakah Aborsi Dapat Memicu Kanker Payudara

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 2 menit baca
Bagikan sekarang

Perempuan sangat rentan mengalami kanker payudara. Kanker ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon, dan kadar hormon dalam tubuh perempuan biasanya dapat berubah-ubah karena berbagai alasan, misalnya siklus menstruasi dan masa kehamilan. Aborsi, baik spontan (natural) maupun medis, dapat mengubah kadar hormon dalam tubuh perempuan yang mungkin berujung pada kanker payudara.

Hubungan antara aborsi dan kanker payudara telah menjadi subjek penelitian sejak tahun 1950-an. Pada tahun 1970, sebuah penelitian besar dilakukan dengan melibatkan wanita yang didiagnosis kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang pernah mengalami aborsi secara signifikan lebih berisiko terkena kanker payudara. Meskipun demikian, metode penelitian ini masih belum sempurna sehingga hasilnya tidak valid. Selain hanya melibatkan sedikit responden, penelitian ini hanya menggunakan data (mengenai diagnosis kanker payudara, sejarah keguguran, dan aborsi) yang diperoleh dari “self-report” alias laporan sendiri, bukan dari catatan medis. Akibatnya, hubungan antara aborsi dan risiko kanker payudara masih belum jelas.

Pada tahun 2003, US National Cancer Institute mengadakan workshop untuk meninjau dan mempelajari hubungan antara kehamilan dengan risiko kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak banyak perempuan yang mengalami peningkatan risiko kanker payudara, padahal sebelumnya pernah melakukan aborsi.

Walaupun hubungan antara aborsi dan kanker payudara masih menjadi perbincangan, aborsi terbukti membawa dampak buruk bagi kesehatan perempuan. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani aborsi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca