Manfaat Plus Jenis Ikan yang Paling Baik untuk Penderita Darah Tinggi

    Manfaat Plus Jenis Ikan yang Paling Baik untuk Penderita Darah Tinggi

    Penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) perlu meminum obat darah tinggi secara rutin untuk membantu menjaga tekanan darah normal. Selain itu, mereka juga perlu mengubah gaya hidupnya jadi lebih segar agar tubuh mereka selalu sehat. Salah satunya, memperhatikan pilihan makanan. Harvard Medical School merekomendasikan pasien hipertensi untuk meningkatkan konsumsi ikan. Namun, apa manfaatnya dan apa jenis ikan yang baik untuk penderita darah tinggi?

    Manfaat ikan yang baik untuk penderita darah tinggi

    Ikan menjadi salah satu pilihan makanan terbaik untuk penderita darah tinggi. Pasalnya, ikan merupakan sumber asam lemak omega 3 atau minyak ikan. Asam lemak tak jenuh ganda ini menurut beberapa penelitian terbukti dapat menurunkan tekanan darah, yang menjadi tujuan pengobatan dari hipertensi.

    Ketika tekanan darah tinggi, aliran darah yang melewati pembuluh darah menjadi kuat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pengerasan dan terkadang kerusakan pada dinding pembuluh darah.

    Dalam jangka panjang, efek tersebut membuat jantung bekerja lebih keras daripada seharusnya sehingga membuat risiko serangan jantung, stroke, dan gagal jantung meningkat. Inilah sebabnya, penderita hipertensi sangat perlu menjaga kestanilan tekanan darah.

    Nah, manfaat ikan untuk penderita hipertensi adalah mengandung minyak ikan yang baik dalam menurunkan tekanan darah. Minyak ikan dapat memperlebar dan meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah.

    Umpamanya, sebuah pipa selang yang semakin lebar tentu akan mengalirkan air lebih banyak dan lebih lancar. Seperti itulah gambaran sirkulasi darah dalam pembuluh darah jika tetap lebar jalurnya dan fleksibel.

    Melansir British Heart Foundation, dr. Alister McNeih berpendapat bahwa ada interaksi antara minyak ikan dengan pori-pori kecil di dinding pembuluh darah yang menjadi saluran kalium. Minyak ikan diketahui menjaga pori-pori ini tetap terbuka sehingga memperbesar peluang molekul kecil dan masuk dan akhirnya membantu menurunkan tekanan darah.

    Jenis ikan yang baik untuk penderita darah tinggi

    manfaat ikan herring

    Asam lemak omega 3 bermanfaat untuk penderita hipertensi. Oleh karena itu, bagi Anda yang mengidap tekanan darah tinggi, Anda bisa mencukupi kebutuhan asam lemak omega 3 dengan mudah dari ikan. Namun, tidak semua ikan mengandung asam lemak ini.

    Berikut ini adalah beberapa jenis ikan yang baik untuk penderita darah tinggi.

    1. Salmon

    Ikan salmon mengandung sekitar 1,72 gram omega 3 per 100 gramnya. Selain itu, ikan salmon juga mengandung kalium 490 mg yang baik untuk pembuluh darah dan jantung Anda.

    Ikan yang bertubuh panjang ini memang cukup populer dengan kandungan nutrisinya yang melimpah, sehingga masuk dalam daftar makanan yang menyehatkan untuk jantung. Terlebih rasanya yang enak dan dagingnya yang lembut mnembuat ikan mudah untuk Anda olah menjadi berbagai menu masakan.

    2. Sarden

    Siapa yang tidak tahu ikan sarden? Ya, ikan ini cukup populer karena banyak dijual dalam kemasan kaleng dan sudah dibumbui. Ikan sarden ternyata menjadi salah satu pilihan ikan yang baik untuk penderita darah tinggi.

    Dalam 100 gramnya, ada sekitar 1,45 gram asam lemak omega 3. Di samping itu, ikan sarden juga mengandung berbagai mineral yang tubuh Anda butuhkan, seperti fosfor, magnesium, zat besi, dan kalium.

    3. Tuna

    Jika Anda bosan dengan ikan sarden, ikan tuna bisa menjadi pilihan. Apalagi ikan ini juga memberikan manfaat yang baik untuk penderita darah tinggi. Per 100 gramnya mengandung sekitar 0,10 gram asam lemak omega 3.

    Ikan ini juga mengandung tinggi fosfor, kalsium, dan selenium yang baik untuk kesehatan imun dan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda mengonsumsi ikan tuna secara rutin, tentu akan ada banyak manfaat yang Anda dapatkan.

    4. Ikan bandeng

    Salah satu jenis ikan hering, yakni ikan bandeng menjadi ikan yang baik untuk penderita darah tinggi. Kandungan asam lemak omega 3 sekitar 1,63 gram per 100 gramnya.

    Jenis ikan ini sangat mudah Anda dapatkan dibanding ikan yang sudah disebutkan di atas. Di samping itu, harga ikan ini juga lebih terjangkau. Selain mineral, ikan ini juga dilengkapi dengan berbagai macam vitamin, seperti vitamin D, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E.

    5. Ikan teri

    Anda pasti tidak mengira bahwa ikan yang berukuran kecil ini ternyata memberikan manfaat baik untuk penderita darah tinggi. Dalam 100 gramnya, terdapat 2,09 gram asam lemak omega 3. Ikan teri juga mengandung vitamin K yang ternyata baik untuk pembuluh darah arteri yang ada di sekitar jantung.

    Perhatikan hal ini jika penderita darah tinggi ingin makan ikan

    Meskipun ikan menjadi pilihan makanan yang baik untuk penderita darah tinggi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Pertama, hindari ikan yang diawetkan karena kemungkinan besar bahan pengawetnya adalah garam, contohnya seperti ikan teri.

    Tubuh memang membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan cairan. Akan tetapi, konsumsi garam berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah. Itulah sebabnya pasien tekanan darah tinggi perlu membatasi asupan garam. Jadi, lebih baik Anda memilih ikan segar ketimbang ikan yang sudah melalui pengawetan dengan tambahan garam.

    Kedua, Anda perlu membatasi penggunaan garam dalam memasaknya. Jangan khawatir, ikan akan terasa lezat dengan Anda menambahkan lebih banyak rempah-rempah.

    Ketiga, pilih ikan yang masih segar karena kandungan nutrisinya masih terjaga. Sebaliknya, jika kondisinya kurang segar tentu kandungan nutrisinya sudah berkurang.

    Terakhir, jika ingin mendapatkan manfaat baik dari ikan untuk penderita darah tinggi, pastikan Anda mengolah ikan dengan benar. Olah ikan dengan cara rebus, kukus, atau panggang lebih sering, ketimbang Anda menggorengnya. Menggoreng makanan membuat kandungan lemak jadi lebih tinggi. Lengkapi menu masakan ikan Anda dengan tambahan sayur-mayur agar lebih sehat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Aprinda Puji · Tanggal diperbarui 15/06/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan