home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ikan Tuna Atau Ikan Salmon, Mana yang Lebih Sehat?

Ikan Tuna Atau Ikan Salmon, Mana yang Lebih Sehat?

Tuna dan salmon merupakan jenis ikan yang menjadi sumber omega-3 dan nutrisi lain yang tak kalah penting bagi tubuh. Kedua jenis ikan ini memang mengandung protein yang tinggi hingga sering dibanding-bandingkan satu sama lain. Lantas, mana yang lebih sehat, tuna atau salmon? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Tuna atau salmon, mana yang lebih bergizi?

Tuna atau salmon, banyak orang yang menganggap bahwa kedua jenis ikan ini perlu dibandingkan untuk melihat mana yang paling bergizi.

Hal ini dikarenakan keduanya termasuk jenis ikan yang populer dijadikan olahan karena mengandung gizi yang tinggi.

Guna memudahkan Anda untuk memilih diantara kedua jenis ikan ini sesuai selera dan kondisi, simak apa saja perbedaan salmon dan tuna.

1. Kandungan nutrisi

Tuna dan salmon merupakan ikan dengan kandungan nutrisi yang tinggi. Kedua ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 dan rendah akan natrium, serta karbohidrat. Meski begitu, keduanya tentu memiliki perbedaan gizi.

Sebagai contoh, satu ons salmon mengandung sekitar sepertiga kalori lebih banyak daripada tuna. Pasalnya, salmon memiliki lemak yang lebih banyak yang bermanfaat dalam membantu meningkatkan rasa kenyang dan penyerapan vitamin larut.

Bahkan, kandungan vitamin D6 dan B12 pada masing-masing ikan laut ini berbeda. Salmon mungkin kaya akan vitamin tersebut. Sementara itu, tuna mengandung lebih banyak selenium dan niasin.

2. Manfaat bagi kesehatan

Bila dilihat dari segi kandungan nutrisinya saja sudah berbeda, tuna dan salmon tentu memiliki manfaat yang berbeda pula bagi kesehatan.

Di bawah ini masing-masing penjelasan yang membedakan manfaat antara salmon dan tuna guna mempermudah Anda memilih mana yang lebih sehat.

Manfaat salmon

Sama seperti ikan lainnya, salmon termasuk salah satu sumber omega-3 yang penting bagi tubuh, seperti:

  • mengurangi risiko penyakit jantung,
  • meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik),
  • menurunkan risiko kanker payudara,
  • menjaga kesehatan mata, dan
  • membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada pasien rheumatoid arthritis.

Selain omega-3, salmon kaya akan vitamin D, yaitu sekitar 12 miligram yang bisa memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.

Sementara itu, asupan vitamin D yang terpenuhi dapat mendukung tubuh dengan cara:

  • menjaga sistem kekebalan tubuh,
  • membuat suasana hati lebih baik,
  • memelihara kesehatan tulang, dan
  • mengelola rasa cemas.

Manfaat tuna

Bila dibandingkan dengan ikan lainnya, tuna memberikan manfaat bagi tubuh berkat kandungan seleniumnya yang tinggi.

Nyatanya, selenium merupakan mineral yang berperan sebagai antiokisdan, melindungi terhadap kerusakan DNA akibat radikal bebas. Dengan begitu, tubuh mungkin terhindar dari penyakit kanker.

Terlebih lagi, jumlah niasin pada tuna diklaim dapat menurunkan kolesterol. Sementara itu, vitamin B12 di dalamnya cukup membantu fungsi sistem saraf dan menjaga kesehatan sel darah merah.

3. Kandungan merkuri

Seperti yang Anda ketahui, hampir setiap jenis ikan mengandung merkuri yang bisa menjadi racun bagi tubuh, tidak terkecuali ikan salmon atau tuna.

Begini, ketika ikan yang lebih besar memakan ikan yang lebih kecil dengan kandungan merkuri yang bervariasi, senyawa ini ikut terakumulasi dalam daging ikan tersebut.

Jadi, ikan yang lebih besar seperti tuna umumnya mengandung lebih banyak merkuri dibandingkan ikan kecil seperti salmon.

Oleh sebab itu, anak-anak dan ibu hamil perlu membatasi konsumsi ikan tuna karena kandungan merkurinya yang lebih banyak.

4. Cara mengolahnya

menu sahur untuk diet keto

Pada dasarnya, pilihan antara tuna atau salmon lebih sering bergantung pada selera. Apakah Anda lebih menyukai tuna yang lebih lembut dan tekstur yang lebih renyah, atau salmon dengan kandungan minyak omega-3 yang tinggi.

Terlepas dari apa pun pilihan Anda, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengolah kedua ikan ini.

Tips mengolah ikan salmon

Salmon merupakan ikan dengan rasa yang kuat. Alhasil, banyak orang yang menambahkan ikan berminyak ini ke pasta, salad, atau nasi.

Tips mengolah ikan tuna

Dibandingkan salmon, ikan tuna lebih mudah menyatu dengan bahan masakan lainnya. Pasalnya, tuna memiliki rasa yang ringan, sehingga cocok dijadikan sebagai sumber protein dalam salad.

Lantas, mana yang lebih sehat?

Sebenarnya, baik salmon atau pun tuna merupakan jenis ikan yang sama-sama menyehatkan dengan kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Anda bisa mengonsumsi salmon ketika ingin meningkatkan omega-3 dan vitamin D. Sedangkan, tuna bisa dipilih saat hendak menambah asupan protein dengan kalori yang rendah.

Terlebih lagi, rasa yang ditawarkan kedua jenis ikan ini pun berbeda, sehingga pemilihannya bisa didasarkan sesuai dengan selera Anda.

Bila bingung, tanyakan kepada dokter atau ahli gizi guna memahami solusi apa yang tepat sesuai dengan kondisi dan pola makan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Yamashita, Y., Amlund, H., Suzuki, T., Hara, T., Hossain, M., & Yabu, T. et al. (2011). Selenoneine, total selenium, and total mercury content in the muscle of fishes. Fisheries Science, 77(4), 679-686. doi: 10.1007/s12562-011-0360-9. Retrieved 16 June 2021. 

Omega-3 Fatty Acids. (2021). National Institute of Health. Retrieved 16 June 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Omega3FattyAcids-HealthProfessional/ 

Garone, S. (2021). Tuna vs. Salmon: How They Compare, According to Dietitians. Verywell Fit. Retrieved 16 June 2021, from https://www.verywellfit.com/tuna-vs-salmon-how-they-compare-according-to-dietitians-5180880 

Bliss, R.M. (2015). Consumers Missing Out on Health Benefits of Seafood Consumption. Agricultural Research Service | U.S Department of Agriculture. Retrieved 16 June 2021, from https://www.ars.usda.gov/news-events/news/research-news/2015/consumers-missing-out-on-health-benefits-of-seafood-consumption/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 16/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x