5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Anak Kena Cacar Air

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Cacar air adalah penyakit yang lebih sering dialami pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan karena tubuh anak terinfeksi virus varicella zoster. Meskipun tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan cacar air, namun perawatan yang tebat bisa membantu meringankan gejala saat anak cacar air. Itu sebabnya, jika si kecil terserang cacar air, Anda jangan panik. Simak tips-tips merawat anak yang sakit cacar air di bawah ini

1. Memberikan obat demam sekaligus penghilang rasa sakit

Selain memunculkan bentol yang berisi cairan (lenting), cacar air umumnya juga menimbulkan gejala demam tinggi dan nyeri di seluruh badan. Nah, untuk meredakan kondisi tersebut Anda bisa mengonsumsi obat acetaminophen (paracetamol) atau antihistamin.

Paracetamol aman bagi kebanyakan orang untuk dikonsumsi, termasuk wanita hamil dan anak-anak yang berusia di atas dua bulan. Obat ini juga tersedia dalam bentuk sirup yang bisa digunakan untuk bayi dan anak Anda yang berusia di bawah dua tahun. Akan tetapi sebelum memberikan obat tersebut ke anak, Anda harus melakukan konsultasi dulu ke dokter untuk menentukan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Jangan berikan ibuprofen pada anak saat ia sedang sakit cacar air karena ditakutkan bisa menyebabkan risiko efek samping infeksi step parah. Selain itu, jangan pula memberikan aspirin pada anak-anak di bawah usia 16 tahun. Pasalnya, obat ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang disebut dengan sindrom Reye.

2. Cara mencegah gatal dan garuk

Rasa gatal yang muncul di kulit saat cacar memang tidak tertahankan. Bagi anak, ini merupakan cobaan yang berat. Pasalnya, anak sulit untuk mengontrol diri agar tidak menggaruk bintik cacar di kulitnya. Menggaruk bintik cacar air akan menyebabkan infeksi kulit dan bekas luka yang terbentuk setelah bintik tersebut sembuh.

Oleh karena itu, untuk mencegah infeksi bakteri, ada beberapa hal yang bisa Anda seperti:

  • Menggunting kuku anak Anda.
  • Jangan biarkan anak Anda menggaruk dan mengorek bintil cacar, terutama pada wajah.
  • Sedangkan untuk bayi yang belum bisa mengontrol diri, sebaiknya Anda bisa memakaikan sarung tangan bayi.
  • Memakaikan pakaian yang longgar dan lembut agar kulit anak bisa bernapas dan tidak mudah tergores.
  • Gunakan lotion calamine, krim pelembab, gel pendingin, atau obat antihistamin yang disebut chlorpheniramine untuk membantu mengurangi rasa gatal dan menenangkan kulit.
  • Mandi dengan air hangat suam-suam kuku atau air dingin. Untuk melindungi bintil cacar agar tidak pecah, jangan gosok dengan handuk saat mengeringkan badan. Tepuk-tepuk perlahan tubuh sampai air menyerap kering.

3. Memperhatian asupan makanan

Bentol cacar air pada anak juga bisa ditemukan dalam mulut dan tenggorokan. Rasa panas dan tidak nyaman yang ditimbulkan oleh ruam kemerahan juga akan menyebabkan anak jadi sulit makan. Meski begitu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan anak dengan banyak minum air untuk menghindari dehidrasi. Jika Anda memiliki bayi yang masih aktif menyusui, terus beri mereka ASI secara teratur.

Air putih lebih baik daripada minuman bergula, bersoda, atau asam. Mengemut es batu juga bisa digunakan untuk menenangkan mulut dan tenggorokan anak yang sakit karena cacar air.

Hindari memberikan anak makanan yang memiliki rasa kuat, asin, asam, atau pedas karena bisa membuat mulut terasa sakit. Makanan yang lembut, halus, dan dingin (seperti sup, es krim bebas lemak, puding, agar-agar, kentang tumbuk, dan bubur) bisa jadi pilihan terbaik ketika anak cacar air.

4. Jangan biarkan anak keluar rumah sampai sembuh

Ingat, cacar adalah infeksi yang bisa menular dengan cepat. Nah, untuk menghindari penularan, istirahatkan anak Anda di rumah setidaknya selama seminggu atau sampai bintik cacar mengering dan mengoreng. Ini dilakukan agar anak tidak menularkan penyakit cacar pada teman-temannya di sekolah atau di lingkungan bermainnya.

5. Mencegah penularan di rumah

Supaya cacar yang dialami anak Anda tidak menular ke anggota keluarga di rumah – terutama yang belum terkena cacar, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularannya, yaitu:

  • Selalu menggunakan masker ketika melakukan interaksi dengan anak.
  • Rajin cuci tangan, terutama setelah kontak dengan anak.
  • Untuk sementara tidak berbagi barang pribadi (handuk, pakaian, atau sisir) dan tidur sekamar dengan anak yang sedang kena cacar.
  • Pisahkan baju atau seprai anak saat dicuci.
  • Segera menyeka benda atau permukaan yang terkena kontak langsung anak dengan menggunakan cairan antiseptik.

Agar perawatan kesehatan lebih optimal, Anda bisa melindungi diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan bisa memastikan Anda dan keluarga mendapatkan pengobatan terbaik untuk menangani kondisi medis tertentu tanpa pusing memikirkan biaya pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Penyebab Cacar Air, Siapa yang Lebih Berisiko Tertular?

Cacar air disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Selain anak-anak, beberapa orang dengan kondisi tertentu juga rentan terinfeksi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Infeksi, Herpes 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Penyebab Penyakit Herpes Kulit dan Cara Mengatasinya

Penyebab penyakit herpes kulit adalah infeksi virus herpes simpleks dan varicella zoster. Ketahui faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalaminya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Infeksi, Infeksi Virus 23 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Jenis Penyakit Kulit Menular dan Tidak Menular yang Umum

Ada macam-macam penyakit kulit dari yang menular hingga yang tidak. Agar tak keliru, kenali jenis penyakit kulit berdasar penularannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Perbedaan gejala cacar air dan cacar api

Perbedaan Cacar Air dan Cacar Api Berdasarkan Penularan dan Ciri-Cirinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
Obat tradisional cacar air dari bahan alami

Cara Mengobati Cacar Air dengan Obat Tradisional

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
penyakit herpes

Herpes

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
penyakit cacar air

Cacar Air

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit