home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berapa Lama Seharusnya Anak Tidur?

Berapa Lama Seharusnya Anak Tidur?

Tidur merupakan salah satu kebutuhan anak. Sama seperti nutrisi, tidur juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Durasi tidur yang cukup untuk anak memberikan anak cukup energi untuk membangun koneksi otak. Namun, terkadang anak sulit untuk tidur, padahal anak membutuhkan durasi tidur yang lebih banyak daripada orang dewasa. Berapa waktu tidur yang dibutuhkan anak?

Pentingnya mendapatkan durasi tidur yang cukup bagi anak

Sebelum membahas durasi tidur yang dibutuhkan anak, mungkin Anda juga harus tahu manfaat apa saja yang anak dapatkan saat ia memenuhi durasi tidur yang dibutuhkannya.

1. Membantu pertumbuhan dan perkembangan

Salah satu manfaat paling penting yang anak dapatkan ketika tidur adalah membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Ya, mungkin Anda tidak menyangka hal ini terjadi saat tidur, tapi ternyata hormon pertumbuhan anak paling puncak dilepaskan saat anak mencapai waktu tidur paling dalam. Walaupun sebenarnya hormon pertumbuhan anak dilepaskan sepanjang hari.

2. Membantu menjaga kesehatan jantung

Para ahli menduga tidur dapat melindungi anak dari kerusakan pembuluh darah akibat sirkulasi hormon stres. Anak yang biasa mengalami gangguan tidur memiliki rangsangan otak yang berlebihan selama tidur, hal ini mungkin dapat memicu pelepasan hormon stres yang berlebihan.

3. Membantu menjaga berat badan

Durasi tidur yang cukup bagi anak juga dapat menjaga berat badan anak. Beberapa bukti menunjukkan bahwa tidur yang terlalu sedikit dapat menyebabkan anak mengalami kelebihan berat badan. Kurang tidur mungkin dapat mempengaruhi hormon leptin, yaitu hormon yang memberi sinyal kenyang. Anak yang kekurangan tidur mungkin bisa mengalami respon kenyang yang terganggu, sehingga ia akan terus makan dan akan mengalami kenaikan berat badan.

4. Membantu menjaga kekebalan tubuh

Anak yang kurang tidur mungkin lebih rentan mengalami sakit. Ya, pada saat tidur ternyata tubuh juga memproduksi protein yang dapat melawan infeksi, penyakit dan stres. Protein ini disebut dengan sitokin. Semakin sedikit durasi tidur anak, hal ini akan mempengaruhi jumlah sitokin dalam tubuh, sehingga anak lebih rentan terkena sakit.

5. Membantu meningkatkan kemampuan belajar

Walaupun bayi sedang tidur, ternyata otak bayi ternyata tetap bekerja. Ini juga ditunjukkan pada penelitian oleh Columbia University Medical Center bahwa bayi baru lahir sebenarnya belajar pada waktu tidurnya, dikutip dari Parents. Tidak hanya saat masih bayi, ternyata tidur juga mengembangkan kemampuan belajar anak di semua usia. Untuk itulah mengapa tidur sangat dibutuhkan oleh anak, jika anak belum mencukupi durasi tidurnya saat malam hari, anak bisa mencukupinya pada siang hari. Tidur pada siang hari dan malam hari, keduanya memberikan manfaat pada anak.

Berapa lama durasi tidur yang dibutuhkan anak?

Bayi dan anak-anak membutuhkan durasi tidur yang cukup untuk membantu perkembangan fisik dan mentalnya yang sangat cepat. Durasi tidur yang dibutuhkan bayi dan anak berbeda-beda sesuai dengan usianya. Seperti dilansir dari National Sleep Foundation, berikut ini merupakan kebutuhan durasi tidur anak sesuai usianya:

Bayi baru lahir (usia 0-3 bulan)

Bayi baru lahir membutuhkan durasi tidur sebanyak 14-17 jam dalam sehari. Durasi tidur ini tidak dihabiskan dalam sekali tidur, tetapi dalam waktu tidur yang berkali-kali dan tidak teratur. Biasanya bayi baru lahir akan tidur selama 1-3 jam dalam sekali tidur, bayi akan bangun jika ia butuh makan atau untuk mengganti popoknya.

Bayi usia 4-11 bulan

Bayi usia ini membutuhkan durasi tidur selama 12-15 jam dalam sehari. Bayi pada usia ini biasanya akan mengambil waktu tidur siangnya sebanyak dua kali. Pada usia 6 bulan, bayi biasanya sudah tidak terbangun tengah malam untuk minta disusui, ia akan menghabiskan waktu malamnya dengan tidur nyenyak. Mungkin hal ini akan dilakukan saat usianya 9 bulan pada beberapa bayi lainnya.

Anak usia 1-2 tahun

Anak usia 1-2 tahun membutuhkan durasi tidur sebanyak 11-14 jam dalam sehari. Saat anak menginjak usia 18 bulan, biasanya anak hanya akan mengambil waktu tidur siangnya selama satu kali dan hal ini biasanya berlangsung selama 1-3 jam. Sebaiknya tidur siang anak dilakukan pada siang hari karena jika mendekati malam hal ini dapat mengganggu waktu tidur malam anak.

Anak usia 3-5 tahun

Saat usia anak menginjak 3 tahun, durasi tidur anak makin berkurang. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan tidur selama 10-13 jam dalam sehari. Pada usia ini beberapa anak biasanya mengalami kesulitan tidur dan terbangun di malam hari. Imajinasi anak yang makin berkembang membuat anak pada usia ini mungkin takut saat akan tidur dan bisa mengalami mimpi buruk.

Anak usia 6-13 tahun

Durasi tidur yang anak butuhkan saat usianya 6-13 tahun adalah sebesar 9-11 jam. Mungkin untuk mencukupi durasi tidur ini terasa sulit karena pada usia ini anak sudah lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menjalankan aktivitasnya, seperti sekolah, berolahraga, bermain, dan lainnya. Selain itu, anak pada usia ini juga sudah mulai tertarik untuk menghabiskan waktu di depan televisi atau komputer. Hal-hal seperti ini dapat mengganggu waktu tidurnya.

BACA JUGA

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mahoney, Sarah. 2014. The 7 Reasons Your Kid Needs Sleep. Parents. Retrieved from http://www.parents.com/health/healthy-happy-kids/why-your-kid-needs-sleep/. Accessed October 13, 2016.

Baby Center. The Connection Between Sleep and Growth (Ages 5 to 8). Retrieved from http://www.babycenter.com/0_the-connection-between-sleep-and-growth-ages-5-to-8_3658990.bc.  Accessed October 13, 2016.

National Sleep Foundation. Children and Sleep. Retrieved from https://sleepfoundation.org/sleep-topics/children-and-sleep. Accessed October 13, 2016.

National Sleep Foundation. How Much Sleep Do Babies and Kids Need. Retrieved from https://sleepfoundation.org/excessivesleepiness/sleep-news/how-much-sleep-do-babies-and-kids-need. Accessed October 13, 2016.

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala pada 21/10/2016
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x