3 Tips Mencegah Gangguan Usus Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda pernah mendengar Irritable Down Syndrome atau IBS? Kalau Anda merasa asing dengan istilah ini, harusnya Anda tetap familiar dengan gejalanya. Bahkan tanpa disadari mungkin Anda pernah atau sedang mengalami IBS. Sebagian besar IBS dialami oleh wanita walaupun besar kemungkinannya pria juga bisa mengalami sindrom ini. Simak ulasan berikut untuk mengetahui apa itu Irritable Bowel Syndrome, apa pemicunya dan bagaimana tips mencegah Irritable Bowel Syndrome.

Apa itu Irritable Bowel Syndrome?

Irritable Bowel Syndrome atau yang biasa disingkat IBS ini adalah gangguan usus yang menyebabkan perut sakit, kram atau kembung, diare, atau sembelit. IBS merupakan masalah jangka panjang, namun tenang, sindrom ini tidak menimbulkan penyakit yang serius seperti kanker. Ia hanya membuat aktivitas Anda terganggu karena sakit perut yang dirasakan.

Sindrom ini sendiri bisa lebih buruk atau membaik dari hari ke hari. Namun jangan khawatir, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi gejalanya.

Apa penyebab Irritable Bowel Syndrome?

Penyebab Irritable Bowel Syndrome belum jelas diketahui karena penyebabnya bisa berbeda antara satu orang dan orang lainnya. IBS mungkin disebabkan oleh adanya masalah sinyal yang dikirim dari otak ke saluran pencernaan, namun juga mungkin disebabkan oleh mencerna makanan tertentu, stres atau kecemasan yang dialami oleh seseorang.

Orang yang mengalami IBS juga mungkin memiliki usus yang sangat sensitif atau masalah dengan cara otot-otot usus bergerak. Untuk beberapa orang yang menderita IBS, makanan tertentu, stres, perubahan hormonal, dan beberapa obat antibiotik dapat memicu nyeri dan gejala lainnya.

Gejala utama dari Irritable Bowel Syndrome adalah nyeri perut dengan sembelit atau diare, gejala umum lainnya adalah kembung, lendir dalam tinja, dan Anda merasa bahwa perut Anda tidak pernah kosong. Banyak penderita IBS mengalami sembelit dan diare secara bergantian, biasanya salah satu dari gejala tersebut lebih dominan pada seseorang. IBS merupakan penyakit yang sangat umum. Kebanyakan orang mengalami gejala yang ringan sehingga mereka tidak pernah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Tips mencegah Irritable Bowel Syndrome

Terkadang Irritable Bowel Syndrome tidak bisa dicegah, namun Anda tidak perlu cemas, satu-satunya cara mencegah IBS datang terlalu sering adalah dengan menghindari apa yang menjadi penyebab dari Irritable Bowel Syndrome. Karena setiap orang memiliki penyebab yang berbeda, ada baiknya Anda mengenali penyebab IBS dalam diri Anda. Setelah itu, Anda dapat membuat persiapan yang lebih baik agar IBS tidak lagi menganggu aktivitas. Berikut tips mencegah Irritable Bowel Syndrome.

1. Diet makanan tertentu

Jika IBS yang Anda alami adalah karena masalah pencernaan makanan, maka mulai saat ini ada baiknya Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Hindari makanan yang membuat perut Anda merasa tidak nyaman seperti nyeri atau kembung. Jika Anda kesulitan, cobalah buat catatan makanan keseharian Anda. Tulis makanan atau minuman yang Anda konsumsi sehari-hari, jika dirasa ada makanan yang membuat Anda mengalami gejala IBS, hapus dari daftar tersebut.

2. Mengelola stres

Ini mungkin paling sulit Anda lakukan karena sangat bergantung pada kondisi. Stres bisa datang dari kantor, rumah, maupun di jalan. Yang bisa Anda lakukan adalah memilih hidup sehat dengan olahraga teratur yang menurut penelitian dapat mengurangi stres, atau carilah teman atau keluarga yang bisa mendengarkan keluh kesah Anda. Yang terakhir, jalani aktivitas seperti melakukan hobi yang dapat membuat Anda senang.

3. Hindari obat

Untuk sebagian orang, obat sering kali dapat memicu Irritable Bowel Syndrome dengan merasakan sembelit atau diare. Obat yang menyebabkan IBS biasanya adalah antibiotik, antidepresan, dan obat yang mengandung sorbitol yang terdapat dalam obat batuk berbentuk sirup. Hal yang harus Anda lakukan adalah konsultasikan dengan dokter untuk mengganti obat yang justru menjadi pemicu dari gejala IBS. Gunakan obat antidepresan secara bijak, Anda juga harus memperhatikan kandungan obat yang Anda minum.

IBS memang bukan masalah penyakit serius namun sering membuat aktivitas Anda terganggu jika gejalanya tidak kunjung membaik, jika sembelit dan diare yang Anda rasakan cukup parah, ada baiknya Anda pergi ke dokter untuk berkonsultasi.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Gemar berlari sebagai olahraga utama? Cek ragam tips meminimalisasi risiko terserang penyakit saat lari di luar ruang di masa new normal, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
makan tidak teratur

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit