4 jenis Makanan dan Minuman yang Bisa Mengatasi Mual dan Mencegah Muntah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah merasa mual? Jika ya, apa yang menyebabkan perasaan mual Anda tersebut? Sebagian besar perasaan mual umumnya disebabkan oleh mabuk laut atau mabuk kendaraan, memakan atau meminum sesuatu dalam volume yang terlalu besar, keracunan makanan, kehamilan, dan menghirup aroma yang menjijikkan. Berikut cara memanfaatkan makanan dan minuman untuk membantu mengatasi mual dan muntah?

Makanan dan minuman yang bisa membantu menangani mual

Mual adalah perasaan tidak nyaman, di mana Anda rasanya ingin mengeluarkan isi perut Anda (muntah), namun tidak semua perasaan mual akan berujung dengan Anda benar-benar muntah. Mual bukanlah penyakit, namun bukan juga gejala suatu penyakit tertentu secara spesifik, karena perasaan mual bisa mengindikasikan serangan sejumlah penyakit tertentu. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi mual yang Anda rasakan:

1. Air putih

Perasaan mual dapat disebabkan oleh banyak hal. Beberapa tegukan air putih dapat dilakukan secara perlahan-lahan hingga Anda tak sadar Anda telah mampu menghabiskan beberapa gelas. Langkah ini biasanya dilakukan saat mual Anda disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem pencernaan Anda. Selain dapat menghindarkan tubuh Anda kekurangan cairan, air putih juga diyakini mampu mencegah timbulnya sakit kepala yang pada sejumlah kasus muncul bersamaan dengan perasaan mual.

2. Jahe

Jahe memang telah sejak dulu diyakini mampu mengatasi mual. Seorang dokter dari University of Maryland School, Lauren Richter, juga menambahkan bahwa jahe telah sering digunakan untuk mengatasi rasa mual yang timbul selama masa kehamilan. Dalam mendapatkan manfaatnya untuk mengatasi rasa mual, Anda dapat menyajikan jahe dengan mencampurkannya pada bahan masakan Anda, maupun ke dalam sajian teh Anda.

3. Peppermint

Komponen menthol dan methyl salicylate yang terkandung dalam peppermint dapat memberikan efek menenangkan kepada otot lambung Anda dan keseluruhan saluran pencernaan Anda, serta membantu aliran dalam kantong empedu Anda. Hal ini akan membantu mengatasi mual, sekaligus mencegah muntah.

Namun Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi peppermint bila Anda memiliki penyakit asam lambung. Peppermint dapat Anda konsumsi dengan menikmatinya dalam bentuk sajian teh peppermint.

4. Kraker asin

Kraker asin atau saltine crackers adalah biskuit dengan rasa asin yang kaya akan kandungan karbohidrat. Perasaan mual dapat terjadi karena banyak hal, dan komponen karbohidrat yang terkandung dalam kraker ini dapat membantu tubuh dalam menyerap asam berlebihan pada saluran pencernaan Anda, yang mungkin menjadi pemicu mual yang Anda rasakan.

Selain itu saat Anda merasa mual, biasanya Anda jadi kehilangan selera makan untuk memakan apapun. Memakan kraker perlahan, dalam porsi yang sedikit-sedikit dapat mencegah Anda dari kekurangan energi saat Anda merasa mual.

Kapan mual harus diperiksakan ke dokter?

Mengatasi mual dan mencegah muntah dapat dilakukan dengan konsumsi makanan dan minuman yang disebutkan di atas. Namun perlu mendapat perhatian lebih bila mual yang Anda rasakan terjadi lebih dari satu hari serta saat Anda tidak sedang hamil. Sebaiknya segera periksakan juga ke dokter, bila mual yang Anda rasakan muncul bersamaan dengan:

  • Sakit kepala yang berat
  • Sakit perut
  • Perasaan lemas
  • Demam
  • Penglihatan yang memburam

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Selain mengonsumsi obat, Anda yang memiliki sakit maag juga perlu mengubah pola makan dengan memilah-milah jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kuku

6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
veneer gigi

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
hamil di usia 20-an

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit