4 jenis Makanan dan Minuman yang Bisa Mengatasi Mual dan Mencegah Muntah

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah merasa mual? Jika ya, apa yang menyebabkan perasaan mual Anda tersebut? Sebagian besar perasaan mual umumnya disebabkan oleh mabuk laut atau mabuk kendaraan, memakan atau meminum sesuatu dalam volume yang terlalu besar, keracunan makanan, kehamilan, dan menghirup aroma yang menjijikkan. Berikut cara memanfaatkan makanan dan minuman untuk membantu mengatasi mual dan muntah?

Makanan dan minuman yang bisa membantu menangani mual

Mual adalah perasaan tidak nyaman, di mana Anda rasanya ingin mengeluarkan isi perut Anda (muntah), namun tidak semua perasaan mual akan berujung dengan Anda benar-benar muntah. Mual bukanlah penyakit, namun bukan juga gejala suatu penyakit tertentu secara spesifik, karena perasaan mual bisa mengindikasikan serangan sejumlah penyakit tertentu. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi mual yang Anda rasakan:

1. Air putih

Perasaan mual dapat disebabkan oleh banyak hal. Beberapa tegukan air putih dapat dilakukan secara perlahan-lahan hingga Anda tak sadar Anda telah mampu menghabiskan beberapa gelas. Langkah ini biasanya dilakukan saat mual Anda disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem pencernaan Anda. Selain dapat menghindarkan tubuh Anda kekurangan cairan, air putih juga diyakini mampu mencegah timbulnya sakit kepala yang pada sejumlah kasus muncul bersamaan dengan perasaan mual.

2. Jahe

Jahe memang telah sejak dulu diyakini mampu mengatasi mual. Seorang dokter dari University of Maryland School, Lauren Richter, juga menambahkan bahwa jahe telah sering digunakan untuk mengatasi rasa mual yang timbul selama masa kehamilan. Dalam mendapatkan manfaatnya untuk mengatasi rasa mual, Anda dapat menyajikan jahe dengan mencampurkannya pada bahan masakan Anda, maupun ke dalam sajian teh Anda.

3. Peppermint

Komponen menthol dan methyl salicylate yang terkandung dalam peppermint dapat memberikan efek menenangkan kepada otot lambung Anda dan keseluruhan saluran pencernaan Anda, serta membantu aliran dalam kantong empedu Anda. Hal ini akan membantu mengatasi mual, sekaligus mencegah muntah.

Namun Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi peppermint bila Anda memiliki penyakit asam lambung. Peppermint dapat Anda konsumsi dengan menikmatinya dalam bentuk sajian teh peppermint.

4. Kraker asin

Kraker asin atau saltine crackers adalah biskuit dengan rasa asin yang kaya akan kandungan karbohidrat. Perasaan mual dapat terjadi karena banyak hal, dan komponen karbohidrat yang terkandung dalam kraker ini dapat membantu tubuh dalam menyerap asam berlebihan pada saluran pencernaan Anda, yang mungkin menjadi pemicu mual yang Anda rasakan.

Selain itu saat Anda merasa mual, biasanya Anda jadi kehilangan selera makan untuk memakan apapun. Memakan kraker perlahan, dalam porsi yang sedikit-sedikit dapat mencegah Anda dari kekurangan energi saat Anda merasa mual.

Kapan mual harus diperiksakan ke dokter?

Mengatasi mual dan mencegah muntah dapat dilakukan dengan konsumsi makanan dan minuman yang disebutkan di atas. Namun perlu mendapat perhatian lebih bila mual yang Anda rasakan terjadi lebih dari satu hari serta saat Anda tidak sedang hamil. Sebaiknya segera periksakan juga ke dokter, bila mual yang Anda rasakan muncul bersamaan dengan:

  • Sakit kepala yang berat
  • Sakit perut
  • Perasaan lemas
  • Demam
  • Penglihatan yang memburam

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit