Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ketika hidung tersumbat, rasanya bernapas pun bisa jadi suatu tantangan berat. Selain kesulitan bernapas, hidung yang mampet kadang kala juga menyebabkan gejala tidak nyaman lainnya, seperti sakit kepala serta menurunnya kemampuan indra penciuman. Kira-kira, apa yang menyebabkan hidung tersumbat? Lalu, bagaimana cara mengatasinya dengan cepat dan mudah?

Apa saja penyebab hidung tersumbat (mampet)?

Umumnya, banyak orang mengira bahwa hidung tersumbat disebabkan oleh penggumpalan lendir di saluran hidung. Kenyataannya, hidung mampet tidak selalu terjadi karena penumpukkan lendir.

Pada dasarnya, hidung tersumbat disebabkan oleh apa pun yang menyebabkan terjadinya iritasi atau peradangan pada jaringan hidung. Hidung memiliki jaringan pembuluh darah berkatup yang luas dan bisa membuka-menutup.

Ketika hidung mengalami iritasi, sistem saraf akan terangsang, sehingga katup pembuluh darah terbuka. Akibatnya, darah yang mengalir ke dalam hidung pun lebih banyak. Kondisi inilah yang menyebabkan pembengkakan di saluran hidung dan membuat Anda sulit untuk bernapas.

Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan hidung mampet:

1. Flu

Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Ketika tubuh terserang virus flu, peradangan dapat terjadi di selaput lendir pada hidung. Itu sebabnya, hidung tersumbat jadi salah satu gejala flu yang umum terjadi.

Penyakit flu sangat mudah menular dan dapat menyebabkan gejala-gejala lain, seperti demam, nyeri otot, menggigil, sakit kepala, serta batuk.

2. Batuk pilek (common cold)

Sepintas, batuk pilek mungkin mirip dengan penyakit flu. Padahal, kedua kondisi ini sangat berbeda. Batuk pilek atau yang juga dikenal dengan common cold adalah kondisi yang biasanya disebabkan oleh rhinovirus, bukan virus influenza.

Selain itu, perbedaan flu dan batuk pilek terletak pada tingkat keparahannya. Gejala-gejala pada batuk pilek biasanya bersifat lebih ringan jika dibandingkan dengan flu. Banyak juga orang menyebut kondisi ini sebagai “flu biasa”.

3. Alergi

Menurut situs Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), alergi terjadi karena sistem imun tubuh bereaksi terhadap zat tertentu, alias alergen.

Selain hidung mampet, gejala-gejala lain yang dapat muncul ketika tubuh terpapar alergen adalah bersin, mata terasa gatal, tengorokan sakit, serta batuk.

4. Sinusitis

Sinusitis adalah infeksi yang terjadi pada sinus atau rongga hidung. Infeksi tersebut menyebabkan peradangan dan produksi lendir berlebih, sehingga hidung mengalami penyumbatan.

Sinusitis biasanya merupakan komplikasi dari batuk pilek (common cold). Gejala lain yang mungkin akan timbul adalah sakit kepala dan nyeri otot pada wajah.

5. Rhinitis non-alergi

Rhinitis non-alergi atau vasomotor juga ditandai dengan adanya peradangan di rongga hidung. Namun, penyebab dari kondisi ini belum diketahui secara pasti karena tidak dipicu oleh alergi.

Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat (mampet)?

Rasa tidak nyaman akibat hidung tersumbat tentunya membuat Anda mencari cara untuk mengatasi kondisi tersebut.

Nah, Anda tidak perlu bingung karena terdapat banyak cara yang bisa Anda coba di rumah untuk mengatasi hidung mampet. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda lakukan:

1. Matikan AC dan kipas angin

tidur pakai kipas angin

Udara hangat dan lembap adalah cara tercepat untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat. Mematikan AC dan kipas angin bisa membantu Anda.

Bernapas di udara yang lembap bisa meredakan radang dan pembengkakan pembuluh darah dalam hidung. Udara lembap juga bisa membantu mengencerkan lendir dalam sinus.

2. Menghirup uap hangat

Untuk mendapatkan udara yang lembap, Anda bisa melakukan sauna wajah, alias menghirup uap hangat. Caranya, isilah wadah atau baskom berisi air panas. Condongkan tubuh Anda ke atas permukaan air dan tutupi dengan handuk untuk memerangkap uap.

Hiruplah uap hangat selama kurang lebih 10 menit. Ulangi 2-3 kali sehari sampai Anda bisa bernapas dengan lega.

Anda juga bisa mencampur beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam air hangat. Minyak kayu putih terbukti secara ilmiah sebagai alternatif rumahan yang bisa membunuh beberapa jenis bakteri penyebab hidung mampet, seperti infeksi sinus.

Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak agar mata Anda tidak perih.

3. Minum banyak air

kandungan air putih hidung tersumbat

Air hangat bisa membantu mengencerkan lendir di saluran hidung dan meredakan nyeri akibat hidung tersumbat. Untuk variasi, Anda bisa minum teh jahe, mint, atau teh lemon dan madu hangat yang mengandung agen antiseptik dan dekongestan alami untuk memudahkan pernapasan.

4. Semprotan saline atau dekongestan topikal (oxymetazoline)

Cara Baru Menjaga Kesehatan Hidung dari Polusi Udara

Semprotan saline bisa memberikan kelembapan ekstra yang dibutuhkan oleh hidung mampet. Larutan saline akan mengencerkan lendir dan mengatasi hidung tersumbat. Untuk lebih cepat memberikan efek lega pada hidung tersumbat, kurang dari 10 menit, gunakan dekongestan topikal/oxymetazoline.

Semprotan saline atau dekongestan topikal dijual bebas di apotek. Sebelum menggunakan semprotan saline atau dekongestan topikal, diskusikan terlebih dulu dengan dokter Anda. Efek sampingnya bisa saja muncul atau bisa memperparah gejala hidung mampet jika digunakan lebih dari tujuh hari.

5. Mandi air hangat atau panas

Uap panas air untuk flu hidung tersumbat

Cara mudah lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat adalah mandi air hangat. Uap yang dihasilkan dari air hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di rongga hidung Anda.

Selain itu, uap air hangat juga dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan di dalam hidung. Namun, pastikan Anda tidak menggunakan air yang terlalu panas untuk mandi, ya.

6. Minum obat

obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

Selain melakukan cara-cara di atas, Anda tentunya juga bisa minum obat-obatan yang dijual bebas di apotek. Obat pilek yang umumnya dapat membantu meringankan gejala hidung tersumbat adalah obat dekongestan.

Lain lagi jika gejala hidung mampet yang Anda alami dipicu oleh alergi. Obat yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ini adalah obat antihistamin. Obat ini dapat membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung, sehingga hidung tersumbat dapat teratasi.

7. Menggunakan bahan-bahan alami

7 Bahan Alami untuk Obati Rematik

Tidak hanya dengan obat-obatan dari apotik, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan yang terdapat di rumah sebagai obat pilek alami. Berikut adalah tips yang bisa Anda coba:

a. Makan makanan pedas

Makanan pedas dapat membantu mengencerkan lendir yang menggumpal di hidung. Selain mengencerkan lendir, makanan pedas juga mampu melebarkan pembuluh darah pada saluran pernapasan, sehingga gejala hidung mampet pun berkurang.

Beberapa jenis rempah yang dapat membantu adalah cabai, lada, wasabi, serta jahe. Jika Anda tidak terbiasa makan pedas, Anda bisa menambahkan sedikit saja rempah-rempah tersebut di makanan Anda.

b. Kunyah bawang putih

Bawang putih mengandung agen antibakteri dan antijamur yang berguna untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk hidung tersumbat akibat demam dan flu.

Temuan dari sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa partisipan yang diberikan suplemen bawang putih selama 12 minggu berturut-turut selama musim flu lebih jarang mengalami flu daripada partisipan yang tidak mengonsumsi suplemen bawang putih.

Mungkin mengunyah bawang putih mentah terdengar menakutkan bagi Anda. Untuk menyiasatinya, tumis 1-2 siung bawang putih dan tambahkan pasta atau sayur-sayuran. Atau, Anda bisa menambahkan beberapa irisan atau tumbukan satu siung bawang putih ke dalam semangkuk air panas untuk menguapi wajah Anda selama 10 menit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit