Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/07/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ketika hidung tersumbat, rasanya bernapas pun bisa jadi suatu tantangan berat. Selain kesulitan bernapas, hidung yang mampet kadang kala juga menyebabkan gejala tidak nyaman lainnya, seperti sakit kepala serta menurunnya kemampuan indra penciuman. Kira-kira, apa yang menyebabkan hidung tersumbat? Lalu, bagaimana cara mengatasinya dengan cepat dan mudah?

Apa saja penyebab hidung tersumbat (mampet)?

Umumnya, banyak orang mengira bahwa hidung tersumbat disebabkan oleh penggumpalan lendir di saluran hidung. Kenyataannya, hidung mampet tidak selalu terjadi karena penumpukkan lendir.

Pada dasarnya, hidung tersumbat disebabkan oleh apa pun yang menyebabkan terjadinya iritasi atau peradangan pada jaringan hidung. Hidung memiliki jaringan pembuluh darah berkatup yang luas dan bisa membuka-menutup.

Ketika hidung mengalami iritasi, sistem saraf akan terangsang, sehingga katup pembuluh darah terbuka. Akibatnya, darah yang mengalir ke dalam hidung pun lebih banyak. Kondisi inilah yang menyebabkan pembengkakan di saluran hidung dan membuat Anda sulit untuk bernapas.

Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan hidung mampet:

1. Flu

Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Ketika tubuh terserang virus flu, peradangan dapat terjadi di selaput lendir pada hidung. Itu sebabnya, hidung tersumbat jadi salah satu gejala flu yang umum terjadi.

Penyakit flu sangat mudah menular dan dapat menyebabkan gejala-gejala lain, seperti demam, nyeri otot, menggigil, sakit kepala, serta batuk.

2. Batuk pilek (common cold)

Sepintas, batuk pilek mungkin mirip dengan penyakit flu. Padahal, kedua kondisi ini sangat berbeda. Batuk pilek atau yang juga dikenal dengan common cold adalah kondisi yang biasanya disebabkan oleh rhinovirus, bukan virus influenza.

Selain itu, perbedaan flu dan batuk pilek terletak pada tingkat keparahannya. Gejala-gejala pada batuk pilek biasanya bersifat lebih ringan jika dibandingkan dengan flu. Banyak juga orang menyebut kondisi ini sebagai “flu biasa”.

3. Alergi

Menurut situs Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), alergi terjadi karena sistem imun tubuh bereaksi terhadap zat tertentu, alias alergen.

Selain hidung mampet, gejala-gejala lain yang dapat muncul ketika tubuh terpapar alergen adalah bersin, mata terasa gatal, tengorokan sakit, serta batuk.

4. Sinusitis

Sinusitis adalah infeksi yang terjadi pada sinus atau rongga hidung. Infeksi tersebut menyebabkan peradangan dan produksi lendir berlebih, sehingga hidung mengalami penyumbatan.

Sinusitis biasanya merupakan komplikasi dari batuk pilek (common cold). Gejala lain yang mungkin akan timbul adalah sakit kepala dan nyeri otot pada wajah.

5. Rhinitis non-alergi

Rhinitis non-alergi atau vasomotor juga ditandai dengan adanya peradangan di rongga hidung. Namun, penyebab dari kondisi ini belum diketahui secara pasti karena tidak dipicu oleh alergi.

Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat (mampet)?

Rasa tidak nyaman akibat hidung tersumbat tentunya membuat Anda mencari cara untuk mengatasi kondisi tersebut.

Nah, Anda tidak perlu bingung karena terdapat banyak cara yang bisa Anda coba di rumah untuk mengatasi hidung mampet. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda lakukan:

1. Matikan AC dan kipas angin

tidur pakai kipas angin

Udara hangat dan lembap adalah cara tercepat untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat. Mematikan AC dan kipas angin bisa membantu Anda.

Bernapas di udara yang lembap bisa meredakan radang dan pembengkakan pembuluh darah dalam hidung. Udara lembap juga bisa membantu mengencerkan lendir dalam sinus.

2. Menghirup uap hangat

Untuk mendapatkan udara yang lembap, Anda bisa melakukan sauna wajah, alias menghirup uap hangat. Caranya, isilah wadah atau baskom berisi air panas. Condongkan tubuh Anda ke atas permukaan air dan tutupi dengan handuk untuk memerangkap uap.

Hiruplah uap hangat selama kurang lebih 10 menit. Ulangi 2-3 kali sehari sampai Anda bisa bernapas dengan lega.

Anda juga bisa mencampur beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam air hangat. Minyak kayu putih terbukti secara ilmiah sebagai alternatif rumahan yang bisa membunuh beberapa jenis bakteri penyebab hidung mampet, seperti infeksi sinus.

Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak agar mata Anda tidak perih.

3. Minum banyak air

kandungan air putih hidung tersumbat

Air hangat bisa membantu mengencerkan lendir di saluran hidung dan meredakan nyeri akibat hidung tersumbat. Untuk variasi, Anda bisa minum teh jahe, mint, atau teh lemon dan madu hangat yang mengandung agen antiseptik dan dekongestan alami untuk memudahkan pernapasan.

4. Semprotan saline atau dekongestan topikal (oxymetazoline)

Cara Baru Menjaga Kesehatan Hidung dari Polusi Udara

Semprotan saline bisa memberikan kelembapan ekstra yang dibutuhkan oleh hidung mampet. Larutan saline akan mengencerkan lendir dan mengatasi hidung tersumbat. Untuk lebih cepat memberikan efek lega pada hidung tersumbat, kurang dari 10 menit, gunakan dekongestan topikal/oxymetazoline.

Semprotan saline atau dekongestan topikal dijual bebas di apotek. Sebelum menggunakan semprotan saline atau dekongestan topikal, diskusikan terlebih dulu dengan dokter Anda. Efek sampingnya bisa saja muncul atau bisa memperparah gejala hidung mampet jika digunakan lebih dari tujuh hari.

5. Mandi air hangat atau panas

Uap panas air untuk flu hidung tersumbat

Cara mudah lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat adalah mandi air hangat. Uap yang dihasilkan dari air hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di rongga hidung Anda.

Selain itu, uap air hangat juga dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan di dalam hidung. Namun, pastikan Anda tidak menggunakan air yang terlalu panas untuk mandi, ya.

6. Minum obat

obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

Selain melakukan cara-cara di atas, Anda tentunya juga bisa minum obat-obatan yang dijual bebas di apotek. Obat pilek yang umumnya dapat membantu meringankan gejala hidung tersumbat adalah obat dekongestan.

Lain lagi jika gejala hidung mampet yang Anda alami dipicu oleh alergi. Obat yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ini adalah obat antihistamin. Obat ini dapat membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung, sehingga hidung tersumbat dapat teratasi.

7. Menggunakan bahan-bahan alami

7 Bahan Alami untuk Obati Rematik

Tidak hanya dengan obat-obatan dari apotik, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan yang terdapat di rumah sebagai obat pilek alami. Berikut adalah tips yang bisa Anda coba:

a. Makan makanan pedas

Makanan pedas dapat membantu mengencerkan lendir yang menggumpal di hidung. Selain mengencerkan lendir, makanan pedas juga mampu melebarkan pembuluh darah pada saluran pernapasan, sehingga gejala hidung mampet pun berkurang.

Beberapa jenis rempah yang dapat membantu adalah cabai, lada, wasabi, serta jahe. Jika Anda tidak terbiasa makan pedas, Anda bisa menambahkan sedikit saja rempah-rempah tersebut di makanan Anda.

b. Kunyah bawang putih

Bawang putih mengandung agen antibakteri dan antijamur yang berguna untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk hidung tersumbat akibat demam dan flu.

Temuan dari sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa partisipan yang diberikan suplemen bawang putih selama 12 minggu berturut-turut selama musim flu lebih jarang mengalami flu daripada partisipan yang tidak mengonsumsi suplemen bawang putih.

Mungkin mengunyah bawang putih mentah terdengar menakutkan bagi Anda. Untuk menyiasatinya, tumis 1-2 siung bawang putih dan tambahkan pasta atau sayur-sayuran. Atau, Anda bisa menambahkan beberapa irisan atau tumbukan satu siung bawang putih ke dalam semangkuk air panas untuk menguapi wajah Anda selama 10 menit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit