Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyaknya emisi gas dari kendaraan bermotor menjadi penyumbang utama polusi udara di kota-kota besar. Polusi udara yang busuk bisa berakibat buruk pada kesehatan. Biasanya, polusi udara dikaitkan dengan masalah kesehatan yang berhubungan dengan pernapasan. Namun, polusi udara juga dapat memberikan dampak buruk pada mata Anda.

Dampak polusi udara pada kesehatan mata

Menurut WHO, polusi udara merupakan risiko kesehatan lingkungan terbesar. Bahkan, diestimasikan terdapat 4,6 juta orang yang meninggal setiap tahunnya karena paparan dari polusi udara.

Tak hanya gangguan pernapasan, paparan polusi udara bisa menyebabkan gejala-gejala penyakit mata dari iritasi mata ringan sampai rasa tidak nyaman yang terjadi terus menerus.

Besar kemungkinannya hal ini disebabkan oleh adanya ozon (O3). Ozon di sini bukanlah lapisan ozon yang merupakan bagian dari atmosfer bumi.

Ozon yang dimaksud adalah jenis polutan di atas permukaan tanah yang merupakan hasil reaksi matahari dengan polutan primer seperti NO dan NO2.

dampak polusi udara pada mata
Sumber: Sharp Sight Centre

Polutan dalam polusi udara ini dapat terbawa sampai jarak jauh dan dapat menyebabkan dampak buruk yang berjangka panjang pada kesehatan manusia termasuk kesehatan mata.

Sebuah studi pernah menunjukkan adanya peningkatan kadar polusi udara mengakibatkan bertambahnya kasus darurat optalmologi (gangguan mata) pada masyarakat di Paris, Prancis.

Kadar ozon dapat mengubah pH pada kelenjar lakrimal yang berfungsi sebagai penghasil air mata. Ketika ozon dalam polusi udara masuk ke dalam kelenjar lakrimal, polutan ini akan larut dan akan mengubahnya menjadi asam. Asam inilah yang nantinya menimbulkan iritasi pada selaput lendir mata.

Selain itu, polutan udara tidak hanya dihasilkan di luar ruangan tapi juga di dalam ruangan. Beberapa mesin elektronik seperti pendingin ruangan dan lemari pendingin bisa menghasilkan polutan bernama CFC atau chlorofluorocarbons. Ketika terpapar dengan udara luar, CFC membuat lapisan ozon menipis.

Hasilnya, rusaknya lapisan ozon memicu peningkatan radiasi ultraviolet. Paparan dengan sinar ultraviolet inilah yang dapat menyebabkan katarak, degenerasi makula, serta penyakit mata lainnya.

Mencegah iritasi mata akibat polusi udara

Iritasi mata tentunya bisa terjadi pada siapa saja, apalagi jika Anda tinggal di kota besar. Untungnya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memberi perlindungan pada mata agar tidak terkena dampak dari polusi udara.

Gunakan kacamata pelindung

kacamata hitam

Terutama ketika Anda bepergian menggunakan transportasi umum yang memungkinkan mata untuk terpapar pada berbagai polutan yang berbahaya dari asap kendaraan.

Gunakanlah kacamata untuk mengurangi masuknya partikel-partikel ke dalam mata. Anda bisa juga menggunakan kacamata hitam untuk mengurangi paparan sinar UV.

Sedia tetes mata saat bepergian

Mata memiliki lapisan kornea yang berfungsi untuk melindungi mata dari bakteri, kotoran, serta partikel lainnya. Agar tetap lembab, bawa selalu obat tetes mata setiap Anda bepergian.

Obat tetes mata yang digunakan adalah yang mengandung air mata buatan, bukan yang mengandung antibiotik atau steroid. Gunakanlah setiap Anda merasa mata mulai kering.

Meneteskan sebanyak 2-3 kali dengan jarak waktu yang teratur dalam sehari juga dapat membantu membuat otot mata tetap rileks.

Hindari kebiasaan mengucek mata

dampak mengucek mata

Partikel dari polusi udara yang terkena mata dapat memberikan dampak berupa rasa gatal. Meski terkadang tak tertahankan, jangan mengucek mata apalagi dengan tangan yang belum dicuci. Mengucek mata malah akan memperparah iritasi.

Untuk mengatasinya, lebih baik gunakan kompres dengan kain yang dibasahi air dingin lalu usapkan pada mata. Anda juga bisa menggunakan potongan balok es yang dibungkus dengan kain bersih.

Banyak minum air putih

Dehidrasi terjadi ketika Anda tidak mengonsumsi air putih yang cukup. Kondisi ini juga akan membuat mata lebih sulit untuk memproduksi lapisan air mata basal. Maka dari itu, banyak minum air putih akan bantu mencegah mata dari iritasi.

Periksa mata secara berkala

Pemeriksaan mata secara rutin adalah hal yang bisa Anda lakukan untuk memastikan bahwa mata selalu dalam keadaan sehat. Terlebih jika Anda mulai mengalami masalah seperti mata kering atau mata lelah yang terus dirasakan.

Pemeriksaan juga dapat mengetahui adanya penyakit sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan lebih awal sebelum kondisi jadi memburuk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Kalazion adalah kondisi timbulnya benjolan pada kelopak mata. Perlu cara khusus untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Efek Pandemi COVID-19 Terhadap Lingkungan Sekitar

Wabah coronavirus mengharuskan orang untuk menjaga jarak dan tetap berada di rumah. Apa efek pandemi COVID-19 terhadap kondisi lingkungan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 28 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Keunggulan Nasal Spray Powder untuk Melindungi Hidung

Tak hanya baru, jenis nasal spray powder atau serbuk memiliki keunggulan dan manfaat lebih baikjika dibandingkan nasal spray pada umumnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
hidung
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
trikiasis

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Polusi dapat Meningkatkan Risiko Gejala Berat COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Retinopati diabetik

Retinopati Diabetik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit