home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bahayanya Pakai Kacamata Hitam Murahan

Bahayanya Pakai Kacamata Hitam Murahan

Sering bersantai di pantai atau menghabiskan banyak waktu di luar ruangan saat matahari sedang bersinar terik? Kacamata hitam sudah pasti jadi senjata andalan Anda. Tapi hati-hati, jika memang aktivitas Anda membutuhkan kacamata hitam sebagai pelindung mata dan bukan sekadar gaya-gayaan saja, jangan ambil risiko dengan mengenakan kacamata hitam abal-abal. Artikel kali ini akan mengupas tuntas apa saja bahaya dari memakai kacamata hitam murahan.

Pentingnya memakai kacamata hitam

lensa kacamata antisilau

Anda mungkin sudah tahu bahwa pemakaian kacamata hitam alias sunglasses adalah untuk mengurangi paparan sinar matahari terhadap mata.

Namun, sebenarnya kenapa kita harus memakai kacamata hitam jika beraktivitas di bawah sinar matahari? Apa bahaya sinar matahari terhadap mata manusia?

Penting untuk Anda ketahui bahwa matahari memancarkan sinar radiasi. Ya, sinar radiasi ini memiliki nama populer, yaitu sinar ultraviolet alias UV.

Sinar ultraviolet dari matahari termasuk dalam beberapa macam radiasi yang ada di dalam hidup manusia.

Terdapat 3 jenis sinar UV, yaitu UVA, UVB, dan UVC. Kadar masing-masing jenis sinar UV ini akan berbeda-beda setelah menembus lapisan ozon.

Sinar UVC akan terserap sepenuhnya oleh ozon, sedangkan sinar UVB biasanya terserap sebanyak 90%. Sementara itu, sinar UVA tidak terpengaruh banyak oleh lapisan atmosfer bumi.

Maka itu, radiasi sinar UV yang telah mencapai bumi didominasi oleh UVA dengan sedikit UVB.

Dilansir dari situs WHO, apabila mata terpapar sinar UV terlalu lama, hal ini berisiko mengakibatkan berbagai gangguan mata.

Efek jangka pendek yang paling sering terjadi adalah photokeratitis dan konjungtivitis. Peradangan tersebut terjadi akibat jaringan mata dan kelopak mata yang sangat tipis dan sensitif.

Paparan sinar UV dalam jangka panjang berisiko menyebabkan katarak. Bila dibiarkan, kondisi ini dapat memicu terjadinya kebutaan permanen.

Oleh karena itu, memakai pelindung mata saat beraktivitas di luar ruangan seperti kacamata hitam sangat penting untuk mencegah gangguan mata yang tak diinginkan.

Apa saja bahaya dari kacamata hitam murahan?

kacamata hitam untuk kesehatan mata

Kacamata hitam akan menghalau sinar UV jika Anda memilihnya dengan baik dan benar. Cahaya diukur dalam nanometer, dan sinar UVB kira-kira berukuran 320-390 nanometer.

Jika kacamata hitam memiliki label CE (perlindungan sinar UV standar Eropa) artinya kacamata hitam tersebut dapat menerima sinar UV tidak lebih dari 5% di bawah 380 nanometer.

Yang perlu Anda perhatikan pada kacamata hitam Anda adalah tanda UV 400, yang artinya bahwa kacamata tersebut tidak menerima sinar UV di bawah 400 nanometer.

Secara teknis, artinya kacamata tersebut menawarkan perlindungan lebih dari label CE, tapi memang perbedaannya minimal, dan sinar UV antara 380-400 tidak begitu merusak bila dibandingkan yang ukurannya lebih rendah.

Kacamata hitam yang murahan biasanya tidak memiliki lensa yang memberi perlindungan pada bahaya sinar matahari. Lensa yang dipasang hanya lensa biasa yang diwarnai dengan tinta hitam.

Warna gelap pada lensa ini hanya sekadar tampilan saja dan pada kenyataannya tidak memberikan perlindungan UV.

Kacamata hitam yang murahan benar-benar memiliki bahaya dan risiko kesehatan karena ia tidak benar-benar melindungi mata dari sinar UV. Tanpa pelindung UVA dan UVB, kacamata akan sangat mudah ditembus radiasi UV.

Kacamata hitam murahan tidak melakukan apapun untuk melindungi kesehatan mata dari bahaya sinar UV, selain hanya untuk gaya saja.

Tinta hitam yang menutupi lensa tanpa memberikan perlindungan memang bisa memberi efek mengurangi silau, padahal mata Anda tetap terpapar radiasi UV.

Anda mungkin merasa sudah terhindar dari efek silau matahari, padahal bisa saja mata Anda tetap rentan terkena katarak dan gangguan mata lainnya.

Tips memilih kacamata hitam yang berkualitas

warna lensa kacamata

Kacamata anti radiasi yang berkualitas dan dapat melindungi mata dari sinar UV dengan baik tidak selalu mahal, lho.

Umumnya, kacamata hitam yang dijual di optik resmi dengan harga murah tidak selamanya murahan karena bisa menangkal bahaya sinar ultraviolet.

Ingat, sebaiknya beli kacamata hitam di tempat yang baik dan benar. Selalu pastikan label dan kualitas kacamata yang akan Anda beli.

Pastikan Anda memilih kacamata hitam dengan lensa yang dapat menghalau 99-100 persen sinar UV.

Selain itu, bentuk serta ukuran bingkai kacamata juga penting untuk dipertimbangkan. Semakin lebar ukuran bingkai dan lensanya, semakin kecil pula celah bagi sinar UV untuk mengenai mata.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Radiation Exposure – MedlinePlus. (n.d.). Retrieved April 27, 2021, from https://medlineplus.gov/radiationexposure.html 

Recommended Types of Sunglasses – American Academy of Ophthalmology. (2015). Retrieved April 27, 2021, from https://www.aao.org/eye-health/glasses-contacts/sunglasses-recommended-types 

Dang, S. (2015). How to Choose the Best Sunglasses – American Academy of Ophthalmology. Retrieved April 27, 2021, from https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/top-sunglasses-tips

Ultraviolet (UV) protection – American Optometric Association. (n.d.). Retrieved April 27, 2021, from https://www.aoa.org/healthy-eyes/caring-for-your-eyes/uv-protection?sso=y

Ultraviolet radiation – WHO. (2017). Retrieved April 27, 2021, from https://www.who.int/health-topics/ultraviolet-radiation#tab=tab_1 

Radiation: Effects of ultraviolet (UV) radiation on the skin, eyes and immune system – WHO. (n.d.). Retrieved April 27, 2021, from https://www.who.int/news-room/q-a-detail/Radiation-effects-of-ultraviolet-(uv)-radiation-on-the-skin-eyes-and-immune-system

Foto Penulis
Ditulis oleh Shylma Na'imah pada 04/01/2017
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
x