4 Cara Alami Mengobati Gejala Iritasi Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mata iritasi biasanya ditandai dengan gejala seperti mata memerah, terasa gatal, dan bengkak. Meskipun bisa hilang dalam waktu kira-kira dua minggu, gejalanya tentu sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Nah, Anda bisa meredakan berbagai gejala iritasi mata tanpa pakai obat tetes mata. Bahan alami apa saja yang bisa membantu mengobati iritasi secara alami? Simak jawabannya di bawah ini.  

Penyebab mata iritasi

Ada berbagai penyebab mata iritasi yang bisa menimbulkan gejala mata merah, gatal, dan bengkak. Anda mungkin alergi terhadap objek tertentu seperti debu, serbuk sari bunga, asap polusi, atau bulu binatang.

Selain karena alergi, mata bisa iritasi kalau Anda terinfeksi virus dan bakteri. Infeksi ini dikenal sebagai konjungtivitis. Bila Anda terkena konjungtivitis, mata juga akan terasa nyeri. Penyakit mata ini sifatnya menular, jadi sebaiknya Anda langsung periksa ke dokter. Anda biasanya akan diberi obat tetes mata khusus.

Mengobati mata iritasi dengan bahan alami

Untuk mempercepat proses penyembuhan bagi mata iritasi, Anda bisa mencoba empat cara alami berikut ini. Namun, jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter mata Anda kalau Anda kena konjungtivitis. Pasalnya, mata Anda mungkin jadi lebih sensitif terhadap bahan-bahan tertentu.

1. Ampas teh hijau

Setelah menyeduh teh hijau, jangan buang ampasnya. Ampas teh hijau bisa digunakan sebagai kompres mata untuk meredakan iritasi. Anda juga bisa merendam kapas dalam teh hijau hangat dan mengompresnya pada mata yang sakit.

Ini lantaran teh hijau kaya akan kandungan bioflavonoid yang ampuh melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam teh hijau juga mampu melawan radikal bebas atau polusi yang bisa sebabkan alergi.

2. Minyak kelapa

Kegunaan minyak kelapa untuk kulit sudah dikenal luas. Namun, minyak kelapa juga bisa digunakan untuk meredakan gejala iritasi mata. Minyak kelapa mengandung asam laurat dan asam kaprilat yang bisa melawan infeksi bakteri dan jamur penyebab iritasi. Selain itu, minyak kelapa juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga antibodi Anda akan bekerja lebih keras untuk mengurangi iritasi.

Basahi kapas dengan minyak kelapa secukupnya dan tempelkan pada kelopak mata yang sakit. Diamkan selama beberapa menit. Anda bisa mengompres mata dengan minya kelapa selama tiga hingga empat kali sehari.  

3. Lidah buaya

Anda bisa mengoleskan getah lidah buaya  di sekeliling mata dan pada kelopak mata yang mengalami iritasi dan biarkan meresap. Kandungan aloin dan amodin dalam lidah buaya bisa membantu meringankan mata bengkak dan gatal. Sensasi dingin dari getahnya juga akan membuat mata yang perih jadi lebih nyaman.

Sebuah penelitian dalam jurnal Pharmaceutical Biology bahkan menyebutkan bahwa bahwa ekstrak lidah buaya baik untuk meredakan infeksi di bagian mata. Jangan mengoleskan getah langsung ke permukaan mata.

4. Kunyit

Kunyit bisa mengurangi pembengkakan dan iritasi mata karena kandungan kurkumin yang tinggi. Namun, bicarakan dulu dengan dokter mata Anda sebelum mengoleskan sari kunyit pada area di sekitar mata yang sakit. Beberapa orang sensitif atau alergi terhadap kunyit.

Hancurkan kunyit jadi bubuk halus dan campur ke dalam air hangat. Kemudian basahi kain lembut dengan sari kunyit tersebut. Tempelkan kain pada bagian mata yang sakit dan kompres selama beberapa menit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit