Kenapa, Ya, Saya Sering Kram Perut Setelah Berhubungan Seks?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pernahkah Anda mengalami kram perut setelah berhubungan seks? Beberapa orang bahkan sudah mengalami kram saat berhubungan seks. Kondisi perut kram sebelum, saat, dan setelah berhubungan seks ini biasanya disebut dengan  dyspareunia. Lalu, apa ya yang menyebabkan perut kram setelah berhubungan seks? Apakah ini normal?

Penyebab perut kram setelah berhubungan intim

Tentu saja, kramperut setelah seks akan membuat Anda tidak nyaman dan bikin kenikmatan yang sebelumnya sudah didapatkan saat bercinta jadi hilang. Ternyata, beberapa hal ini bisa memicu perut kram setelah berhubungan seks. Apa saja?

merangsang klitoris

1. Otot tegang

Tahukah Anda jika seks sebenarnya hampir sama dengan olahraga? Ya, saat Anda bercinta, hampir semua otot di bagian tubuh itu aktif dan menegang, terutama pada bagian panggul dan perut.

Bila Anda termasuk orang yang jarang berolahraga atau beraktivitas fisik, otot tubuh jarang digunakan, sehingga tidak kuat. Jadi, saat Anda gunakan untuk bercinta, otot akan menegang dan akhirnya kram. Untuk mencegah hal ini, Anda bisa melakukan peregangan mudah sebelum seks, layaknya persiapan Anda jika ingin berolahraga.

2. Orgasme

Meski nikmat, faktanya orgasme bisa memicu perut kram setelah Anda selesai berhubungan seks. Pasalnya, saat orgasme otot-otot panggul akan terus digunakan dan berkontraksi.

Nah, hal ini yang kemudian membuat otot panggul kram, bahkan menjalar ke bagian perut. Walaupun begitu, tenang saja, kram perut akibat orgasme biasanya hanya berlangsung sebentar saja.

3. Usus bermasalah

Jika Anda jarang makan sayur dan buah, jangan heran bila Anda sering kali merasa kram perut setelah berhubungan seks. Pasalnya, hal ini bisa membuat Anda mengalami konstipasi dan berbagai gangguan pencernaan.

Nah, gejala dari masalah pencernaan tersebut mungkin muncul saat Anda berhubungan seks. Hal tersebut yang membuat perut Anda sakit bahkan kram setelah bercinta.

4. Gangguan kemih

Kandung kemih berada tepat di depan rahim, terkadang penetrasi penis bisa membuat organ tersebut iritasi. Nah, iritasi inilah yang akhirnya menimbulkan infeksi dan kram pada perut setelah berhubungan seks.

Namun, perut kram setelah seks biasanya terjadi pada orang yang memang sudah memiliki gangguan kemih sebelumnya.

5. Infeksi menular seksual

Klamidia dan gonore termasuk dalam infeksi menular seksual yang bisa menyebabkan kram perut setelah berhubungan seks. Oleh karena itu, lebih baik Anda memeriksakan diri secara berkala.

6. Trauma Psikologis

Terkadang, trauma di masa lalu atau masalah psikologis terkait hubungan seks juga bisa menimbulkan perut kram setelah berhubungan.

Setelah kita mengetahui apa saja penyebab perut kram setelah berhubungan yang bisa dirasakan secara keseluruhan, mari kita lihat mengapa kram perut terjadi pada wanita.

Penyebab perut kram setelah berhubungan badan pada wanita

Umumnya, untuk para wanita terdapat beberapa hal khusus yang menimbulkan kram setelah berhubungan seks.

seks setelah kanker prostat

1. Penetrasi terlalu dalam

Penetrasi yang terlalu dalam, terutama terhadap serviks Anda, bisa menyebabkan iritasi dan kram perut. Cedera atau infeksi pada serviks sangat rentan berakibat perut kram setelah berhubungan.

2. Kista ovarium

Pada tubuh wanita, terdapat dua organ kecil bernama ovarium. Nah, di sanalah terkadang kista tumbuh. Walaupun biasanya tidak berbahaya, kista bisa membuat Anda tidak nyaman bahkan sakit setelah berhubungan intim.

3. Ovulasi

Setiap bulannya, salah satu ovarium alias indung telur akan memproduksi dua telur yang siap dibuahi. Lalu, dua minggu sebelum menstruasi terjadi, folikel tersebut pecah dan melepaskan sel telur untuk pembuahan.

Jika Anda melakukan hubungan intim ketika momen ini terjadi, kemungkinan besar akan memunculkan kram setelah berhubungan.

4. Vaginismus

Gangguan ini terjadi ketika otot di sekitar vagina mengencang tiba-tiba ketika penetrasi terjadi. Walaupun vaginsimus tidak mempengaruhi hasrat seksual Anda, hal ini bisa menyebabkan rasa sakit, seperti kram setelah berhubungan intim.

Apabila Anda mengalaminya, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk alternatif pengobatan yang dapat dilakukan.

5. Radang panggul

Penyebab terjadinya kram lainnya adalah radang panggul. Peradangan ini terjadi karena infeksi pada uterus, serviks, atau tuba fallopi. Selain setelah berhubungan badan, ternyata radang panggul juga bisa terjadi setelah pemasangan alat kontrasepsi.

6. Endometriosis

Kondisi ini biasanya dikarenakan jaringan endometrium (lapisan dinding rahim) tumbuh dan menumpuk di luar rahim. Hal tersebut bisa menyebabkan kram dan sakit perut setelah berhubungan seks.

Apabila Anda mengalami gejala seperti pendarahan berlebihan dan rasa nyeri yang luar biasa saat menstruasi, bisa jadi Anda mengalami endometriosis.

7. Rahim miring ke belakang

Pada sebagian besar wanita, posisi rahim normalnya miring ke depan. Akan tetapi, terdapat beberapa pula yang memiliki posisi rahim yang miring ke belakang.

Situasi tersebut membuat penis menekan rahim selama berhubungan seks, sehingga bisa menimbulkan sensasi kram.

8. Kehamilan

Sebenarnya, jika kehamilan Anda sehat dan baik-baik saja alias tidak berisiko, seks saat hamil itu sangat aman. Bahkan Anda tetap bisa melakukannya hingga air ketuban pecah nanti. Seks saat hamil tidak akan memengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan, kok.

Namun sayangnya, setelah berhubungan seks saat hamil Anda mungkin akan mengalami kram perut. Biasanya hal ini sering terjadi pada trimester ketiga. Dokter akan menyarankan Anda untuk berhubungan seks saat hamil jika Anda mengalami:

  • Pendarahan
  • Kram perut
  • Air ketuban pecah
  • Punya serviks yang lemah
  • Herpes
  • Tali plasenta yang rendah

9. Alat kontrasepsi

Nah, perut kram setelah berhubungan ternyata juga bisa disebabkan oleh alat kontrasepsi yang Anda gunakan. Salah satu jenis kontrasepsi yang membuat gangguan ini terjadi adalah IUD. Selama beberapa minggu setelah pemasangan, Anda mungkin akan merasakan kram, walaupun tidak berhubungan seks.

Lalu biasanya, gejala kram perut akan kian parah sesaat setelah berhubungan intim. Walaupun begitu, penetrasi tidak akan mengubah posisi IUD, jadi tidak masalah jika Anda berhubungan seks dengan pasangan. 

Namun, bila gejala ini terus berlanjut hingga beberapa minggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab kram setelah berhubungan intim pada pria

Normalnya, pria jarang merasakan kram perut setelah berhubungan seks. Namun, tentu saja masih ada beberapa orang yang mengalaminya. Kondisi ini biasanya terjadi jika sang pria memiliki kondisi yang disebut dengan prostatitis. 

Prostatitis adalah iritasi dan peradangan pada prostat yang bisa menyebabkan panggul nyeri serta kram setelah berhubungan seks. Hal ini dikarenakan kurangnya cairan mani saat ejakulasi karena prostat yang sedang meradang tersebut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca