KB Suntik 1 Bulan, Apa Bedanya dengan KB Suntik Biasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Umumnya, KB suntik yang digunakan untuk membantu mencegah kehamilan adalah KB suntik 3 bulan. Namun, ternyata ada juga KB suntik yang diberikan setiap 1 bulan sekali. Apa sebenarnya perbedaan dari kedua jenis KB suntik tersebut? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai KB suntik bulanan berikut ini.

Cara kerja KB suntik 1 bulan

Pada dasarnya, cara kerja dari kontrasepsi yang diberikan melalui suntikan ini tidak berbeda jauh satu sama lainnya. Perbedaan paling kentara terletak pada lawa waktu penggunaan KB suntik ini. Jika Depo-Provera adalah KB suntik yang diberikan tiga bulan sekali, maka KB suntik 1 bulan akan diberikan setiap bulan.

KB suntik 1 bulan ini adalah kontrasepsi hormonal yang mengandung campuran hormon estrogen dan progestin. Salah satu merek yang paling terkenal dari KB suntik 1 bulan ini dikenal sebagai Cyclofem. Saat campuran hormon ini disuntikkan ke dalam tubuh, ia akan memengaruhi kesuburan dan siklus menstruasi Anda layaknya hormon yang secara alami sudah ada di dalam tubuh Anda.

Sebenarnya, cara kerja dari suntik KB ini mirip dengan pil KB kombinasi dalam membantu Anda mencegah kehamilan. KB suntik bulanan ini akan membantu Anda menunda kehamilan dengan cara:

  • Mencegah Anda mengalami ovulasi atau pelepasan sel telur.
  • Mengentalkan lendir serviks, sehingga sel sperma kesulitan berenang di dalam rahim Anda.
  • Menipiskan dinding rahim, sehingga implan pada dinding rahim hampir tidak mungkin terjadi.

Agar KB suntik bulanan ini dapat bekerja secara efektif membantu Anda mencegah kehamilan, Anda harus rajin melakukan suntik setiap 28-30 hari sekali.

Jika Anda lupa dan baru menyuntikkan lebih dari 33 hari, maka kerja KB ini menjadi tidak efektif.. Untuk penggunaan yang maksimal, khususnya dalam mengurangi perdarahan saat menstruasi, Anda juga bisa menggunakan KB suntik lain yang mengandung hormon progestin yang lebih rendah.

Siapa saja yang boleh menggunakan KB suntik 1 bulan?

Bagi Anda yang berencana menggunakan KB suntik bulanan, Anda perlu memeriksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter terlebih dahulu. Hal ini disebabkan tidak semua wanita boleh menggunakan KB suntik satu bulan ini sebagai metode kontrasepsi dalam mencegah kehamilan.

Ada beberapa kelompok wanita dengan kondisi tertentu yang tidak disarankan untuk menggunakan KB suntik 1 bulan ini, yaitu:

  • Sedang hamil
  • Memiliki riwayat penyakit atau gangguan liver
  • Mengalami penggumpalan darah
  • Mengalami tekanan darah tinggi
  • Memiliki riwayat migrain
  • Memiliki penyakit jantung tertentu

Maka itu, penting bagi Anda mencari tahu secara keseluruhan mengenai kondisi kesehatan Anda. Jangan memaksakan diri jika Anda ternyata memang tidak diperbolehkan menggunakan kontrasepsi yang satu ini.

Manfaat penggunaan KB suntik 1 bulan

Sama halnya dengan KB suntik lainnya, kontrasepsi yang disuntikkan setiap satu bulan sekali ini memiliki manfaat yang bisa Anda pertimbangkan.

1. KB suntik 1 bulan efektif mencegah kehamilan

Salah satu keunggulan dari KB suntik yang tidak bisa dipungkiri yaitu termasuk sebagai kontrasepsi yang efektif. Menurut American Pregnancy Association, hanya 1 dari 1000 wanita yang menggunakan KB suntik 1 bulan ini mengalami ‘kebobolan’ hingga hamil. Sementara, 999 wanita lainnya tetap terjaga dari kehamilan saat menggunakan kontrasepsi yang satu ini.

Oleh sebab itu, Anda sebaiknya melakukan tes kehamilan di rumah jika Anda menemukan gejala-gejala hamil saat sedang menggunakan KB suntik bulanan ini.

2. Mudah digunakan

Sama seperti penggunaan KB suntik pada umumnya, kontrasepsi hormonal yang disuntikkan setiap satu bulan sekali ini juga mudah digunakan. Artinya, meski waktu KB suntik ini bisa melindungi Anda dari kehamilan relatif lebih singkat, Anda tetap tidak perlu kerepotan mengingat setiap hari untuk minum pil. Sementara, hal tersebut akan terjadi jika Anda menggunakan pil KB sebagai metode kontrasepsi pilihan.

Di samping itu, penggunaan KB suntik 1 bulan ini juga tidak mengganggu aktivitas seksual Anda dengan pasangan. Anda tidak perlu menggunakannya setiap sedang berhubungan seksual seperti menggunakan kondom atau dental dam. Anda bisa bebas tanpa gangguan saat bercinta dengan pasangan saat menggunakan KB suntik ini.

3. Dapat mengurangi risiko mengalami berbagai penyakit

Tahukah Anda bahwa menggunakan KB hormonal seperti KB suntik ini bisa mengurangi risiko Anda mengalami beberapa jenis penyakit? Ya, menggunakan KB suntik ini rupanya membantu Anda terhindarkan dari penyakit seperti kanker ovarium, kista ovarium, kanker dinding rahim, gejala PMS, osteoporosis, pertumbuhan payudara, dan infeksi tuba fallopi.

4. Bersifat sementara

Keunggulan lain dari penggunaan KB suntik ini adalah sifatnya yang temporer atau sementara. Sama halnya dengan penggunaan KB suntik lainnya, kontrasepsi yang diberikan setiap 1 bulan sekali ini tidak bersifat permanen. Artinya, saat Anda berhenti menggunakannya, kesuburan Anda akan berangsur kembali seperti semula.

Jika Depo-Provera atau KB suntik 3 bulan memiliki waktu yang lebih lama, kira-kira 10 bulan hingga kesuburan Anda kembali, KB suntik bulanan hanya membutuhkan waktu tiga bulan hingga Anda bisa kembali hamil.

Risiko dari penggunaan KB suntik 1 bulan

KB suntik bulanan juga memiliki risiko efek samping yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin Anda alami selama penggunaan KB suntik ini.

1. Tidak mencegah dari penularan penyakit kelamin

Seperti kontrasepsi pada umumnya, penggunaan KB suntik bulanan ini juga tidak mencegah Anda dari penularan penyakit kelamin. Maka itu, apabila Anda masih ingin terlindungi dari penyakit menular seksual yang bisa terjadi saat Anda berhubungan seks dengan pasangan, sebaiknya gundakan kondom.

2. Perdarahan dari vagina

Salah satu efek samping lain yang mungkin Anda alami adalah terjadinya perdarahan dari vagina. Perdarahan ini tentu bukan menstruasi. Biasanya, perdarahan dari vagina ini justru terjadi saat Anda sedang tidak menstruasi.

3. Sakit kepala

Jangan kaget jika Anda merasa sakit kepala saat sedang menggunakan KB suntik satu bulan. Pasalnya, rasa sakit yang Anda rasakan di area kepala itu memang salah satu efek samping yang mungkin Anda rasakan. Anda bisa meredakan rasa sakit kepala ini dengan mengonsumsi berbagai obat-obatan sakit kepala. Namun, akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

4. Siklus menstruasi yang tidak beraturan

Selain perdarahan pada vagina di luar jadwal menstruasi, siklus menstruasi Anda juga mungkin berantakan. Artinya, jika Anda sebelumnya memiliki siklus menstruasi normal, setelah menggunakan KB suntik ini, mungkin saja siklus menstruasi menjadi tidak tentu.

5. Kenaikan berat badan

Anda juga mungkin mengalami kenaikan berat badan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kenaikan berat badan yang Anda rasakan mungkin tidak akan drastis. Oleh karena itu, imbangi dengan rutin berolahraga dan atur pola makan Anda selama menggunakan KB suntik 1 bulan ini.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Pertimbangan Penting Saat Berniat Ganti Alat Kontrasepsi

Berencana ganti alat kontrasepsi dengan jenis lain? Tunggu dulu. Coba pertimbangkan beberapa hal ini agar KB yang digunakan tetap sama efektifnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kontrasepsi, Kehamilan 28 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Telat Suntik KB, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Sama seperti pil kb, suntik kb juga tidak luput dari telat dan kelupaan. Jika Anda telat suntik kb, apa yang harus dilakukan? Baca ulasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kontrasepsi, Hidup Sehat 21 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Metode Kontrasepsi yang Paling Umum Digunakan

Lima jenis metode kontrasepsi ini umum digunakan bagi yang ingin mencegah atau menunda kehamilan. Apa saja? Temukan penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 1 Januari 2019 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Setelah KB Suntik Perut Jadi Kembung dan Mual?

Meski KB suntik efektif untuk mencegah kehamilan, tetap ada efek samping yang biasa dirasakan. Efek KB suntik yang paling umum yaitu mual dan kembung.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
kb suntik 3 bulan

Hal-hal yang Perlu Diketahui tentang KB Suntik 3 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 28 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit
kb pandemi covid-19

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
efek samping KB suntik

Berbagai Efek Samping KB Suntik yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 April 2019 . Waktu baca 10 menit