Hamil Saat Pakai KB Suntik? Ini Tanda Kehamilan yang Mungkin Muncul

    Hamil Saat Pakai KB Suntik? Ini Tanda Kehamilan yang Mungkin Muncul

    Meski disebut efektif, sekitar enam dari 100 orang diketahui hamil saat menggunakan KB suntik untuk menunda kehamilan. Namun, pertanyaannya, adakah tanda kehamilan tertentu yang muncul bila hamil saat pakai KB suntik? Apakah hamil saat pakai KB suntik membahayakan janin?

    Sekilas tentang KB suntik

    KB suntik adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang bisa Anda gunakan untuk mencegah kehamilan.

    Jenis KB ini mengandung hormon esterogen dan hormon progestin atau hada juga yang hanya berisi homon progestin yang dapat mencegah terjadinya ovulasi atau pelepasan sel telur, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya pembuahan.

    KB suntik bisa bertahan hingga sekitar 8-13 minggu di dalam tubuh, tergantung pada jenis KB suntik yang Anda gunakan.

    Artinya, Anda bisa berhubungan seks tanpa perlu khawatir hamil pada periode waktu tersebut.

    Saat periode berakhir, Anda perlu mendapat suntikan KB kembali di rumah sakit atau klinik sesuai yang dokter jadwalkan.

    Adapun pengulangan suntik KB bisa dilakukan setiap 1 bulan atau 3 bulan, tergantung jenis KB yang Anda gunakan.

    Apakah bisa hamil meski sudah suntik KB?

    kista bisa hamil

    Umumnya, kehamilan bisa dicegah setelah menggunakan jenis KB apapun, termasuk KB suntik.

    Bahkan, KB suntik disebut memiliki efektivitas yang tinggi dalam menunda kehamilan.

    Planned Parenthood menyebut, efektivitas KB suntik mencapai lebih dari 99% selama digunakan secara tepat sesuai waktu yang dokter tentukan.

    Berdasarkan angka tersebut, hanya sekitar satu dari 100 orang yang mungkin hamil saat menggunakan jenis KB ini.

    Namun, efektivitas KB suntik bisa menurun bila Anda mendapatkannya secara tidak tepat waktu, misalnya karena lupa mendapat suntikan atau sengaja melewatkan dosis yang telah ditentukan.

    Bila ini terjadi, efektivitas KB suntik hanya sekitar 94% atau enam dari 100 orang yang mungkin hamil saat menggunakannya.

    Ini artinya, sebagian besar wanita yang hamil saat menggunakan KB suntik umumnya terjadi karena kesalahan mereka sendiri.

    Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mendapat suntik KB tepat waktu bila ingin sebisa mungkin mencegah kehamilan.

    Namun, perlu Anda pahami pula, tidak ada satu jenis KB pun yang dapat mencegah kehamilan hingga 100%.

    Itu artinya, masih ada sedikit risiko kehamilan yang terjadi meski efektivitas KB suntik tinggi dan Anda mendapatkannya secara tepat waktu.

    Meski begitu, bila Anda ingin mendapat jenis KB dengan efektivitas yang lebih tinggi, Anda bisa memilih IUD atau KB implan.

    Konsultasikan kepada dokter untuk mendapat jenis KB yang sesuai dengan keinginan dan kondisi Anda.

    Apa tanda kehamilan yang muncul saat memakai KB suntik?

    Pada dasarnya, tanda kehamilan yang muncul saat Anda memakai KB suntik sama dengan ciri-ciri hamil yang umum.

    Pada awal kehamilan biasa, sebagian besar wanita umumnya akan merasakan tanda-tanda berikut.

  • Telat haid.
  • Payudara membengkak.
  • Merasa lelah.
  • Perut terasa kembung.
  • Buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  • Mood swings atau perubahan suasana hati.
  • Mual dan/atau muntah.
  • Meski demikian, perlu Anda pahami bahwa ciri-ciri di atas tidak selalu merupakan tanda kehamilan.

    Bagi Anda pengguna KB suntik, terlambat haid, tidak haid sama sekali, atau haid yang tidak teratur bisa menjadi salah satu efek samping dari KB suntik.

    Selain itu, kelelahan, payudara membengkak, perut yang kembung, hingga perubahan suasana hati juga merupakan gejala-gejala dari premenstrual syndrome (PMS).

    Oleh karena itu, ika Anda berpikir Anda hamil saat pakai KB suntik, lebih baik Anda menggunakan test pack untuk mencari tahu kepastiannya.

    Bila perlu, konsultasikan langsung kepada dokter kandungan Anda.

    Apakah hamil saat pakai suntik KB berpengaruh pada janin?

    ciri ciri janin sehat

    Anda mungkin panik ketika tanda kehamilan di atas muncul saat Anda masih menggunakan KB suntik.

    Anda berpikir, suntikan yang Anda dapatkan mungkin membawa dampak buruk pada perkembangan janin di dalam kandungan.

    Faktanya, KB suntik yang mengandung hormon progesteron saja yang sudah Anda dapatkan tidak akan memengaruhi janin. Artinya, KB suntik tidak membahayakan bayi Anda yang ada di dalam kandungan.

    Pasalnya, hormon yang ada di dalam KB suntik merupakan hormon yang sama dengan yang diproduksi dalam tubuh wanita, yang disebut dengan progestin.

    Progestin adalah hormon sintetis atau buatan yang memiliki sifat seperti hormon progesteron.

    Pelepasan hormon progesteron dalam tubuh membantu mempersiapkan lapisan rahim (endometrium) untuk terjadinya kehamilan.

    Hormon ini memicu endometrium untuk menebal agar dapat menerima sel telur yang telah dibuahi.

    Saat tubuh memproduksi progesteron tingkat tinggi pun, ovulasi atau pelepasan sel telur tidak akan terjadi.

    Meski begitu, bila Anda terdeteksi hamil saat pakai KB suntik, Anda tetap harus berkonsultasi kepada dokter mengenai kondisi kehamilan Anda.

    Anda pun mungkin harus menghentikan dosis KB suntik begitu kehamilan terdeteksi. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 24 jam lalu

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan