Bisakah Saya Tertular HIV Melalui Ciuman?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Cara penularan HIV masih sering dikaitkan dengan seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, serta hubungan seksual sesama jenis. Padahal, HIV sebenarnya bisa menular pada siapa saja meski mereka belum pernah berhubungan seks sekalipun dan tidak pernah memakai narkoba. Penularan HIV pada orang-orang tak terduga ini sedikit banyak dipengaruhi oleh beberapa aktivitas yang sebenarnya dapat menularkan HIV, tapi tak pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satunya adalah lewat berciuman. Lho, kok bisa?

Cara penularan HIV lewat ciuman ada banyak syaratnya

HIV menular dari satu orang ke orang lainnya lewat pertukaran cairan tubuh, seperti cairan vagina, air mani, dan/atau darah. Bagaimana dengan air liur, yang notabene juga termasuk cairan tubuh?

Virus HIV dapat terdeteksi melalui air liur, tapi menurut CDC, badan pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, virus HIV tidak dapat menyebar lewat liur. Maka bisa disimpulkan berciuman mulut tidak dapat menularkan HIV — bahkan jika Anda dan pasangan yang terdiagnosis positif HIV terlibat dalam french kiss yang melibatkan silat lidah dan pertukaran banyak air liur. Pasalnya, liur mengandung kombinasi dari antibodi dan enzim alami yang bisa mencegah HIV menginfeksi sel-sel sehat.

Akan tetapi, risiko Anda tertular HIV dari pasangan bisa meningkat apabila Anda sedang memiliki sariawan atau luka terbuka di mulut, bibir, gusi, atau lidah. Luka ini dapat menjadi gerbang masuk bagi virus HIV yang ada di liur pasangan untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Penularan HIV juga bisa terjadi apabila bibir atau lidah Anda tak sengaja tergigit oleh pasangan selama berciuman. Selama tidak ada kontak darah, dan hanya liur saja, virus HIV tidak akan menyebar.

Namun demikian, cara penularan HIV lewat ciuman pun sebenarnya tidak semudah itu. Hal lain yang juga perlu lebih diperhatikan adalah fakta bahwa air liur tidak mengandung jumlah virus aktif (viral load) yang cukup banyak untuk bisa menularkan infeksi ke orang lain.

HIV juga tidak bisa menular lewat…

  • Berenang di kolam renang yang sama
  • Menggunakan handuk, atau menggunakan tempat mandi yang sama
  • Duduk di toilet yang sebelumnya sudah diduduki oleh ODHA
  • Melalui binatang. HIV adalah virus pada manusia, tidak dapat ditularkan melalui gigitan ibnatang, contohnya dari nyamuk yang sudah menggigit orang yang mengalami HIV lalu menggigit orang yang tidak mengalami HIV.
  • Berpelukan
  • Bersalaman

Cara penularan HIV yang lebih berisiko daripada berciuman

Risiko penularan HIV lewat ciuman mulut bisa dibilang sangat kecil, selama benar-benar tidak ada kontak darah langsung antar kedua pihak yang terlibat.

HIV lebih berisiko menular lewat seks tanpa kondom. Pasalnya, jumlah virus HIV aktif yang terkandung dalam air mani, cairan vagina, dan cairan rektum (lewat seks anal) terbilang cukup tinggi untuk bisa menyebabkan infeksi.

HIV bisa masuk ke dalam tubuh melalui bagian tubuh seperti mata atau dalam hidung, lapisan vagina, kepala penis, mulut, dan lapisan anus dan rektum. Lapisan-lapisan ini cenderung bersifat basah dan berlendir yang bisa menjadi perantara perpindahan virus. Begitu pula dalam darah, sehingga HIV bisa menular lewat donor organ atau donor darah yang tercemar virus.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca