home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ingin Menato Tubuh? Ketahui Dulu 3 Fakta Tato Berikut Ini

Ingin Menato Tubuh? Ketahui Dulu 3 Fakta Tato Berikut Ini

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tato adalah gambar (lukisan) pada kulit tubuh. Sedangkan menato adalah melukis pada kulit tubuh dengan cara menusuki kulit dengan jarum halus kemudian memasukkan zat warna ke dalam bekas tusukan itu. Tato seringkali dijadikan sebagai cara untuk mengekspresikan diri atau menunjukkan identitas diri/kelompok tertentu. Bahkan, saat ini tato tidak hanya digunakan untuk aplikasi medis, namun juga digunakan untuk aplikasi non-medis –misalnya membuat make up “permanen”, seperti sulam bibir atau alis. Tapi hati-hati, bahaya tato bisa mengintai Anda.

Terdapat beberapa jenis tato

Selama ini mungkin Anda hanya mengenal tato hanya untuk gaya. Tapi, sebenarnya ada beberapa jenis tato yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Tato amatir, adalah tato yang dibuat bukan oleh ahli tato dengan peralatan seadanya. Prinsip dasar tato adalah memasukkan tinta/pigmen ke dalam kulit dengan menggunakan jarum -sebab itu siapa saja sebenarnya dapat membuat tato. Jenis tato amatir ini biasanya dilakukan dengan menusuk tinta, arang, atau abu ke bawah kulit dengan menggunakan pin. Alat yang digunakan seringkali tidak higienis sehingga memiliki risiko infeksi yang jauh lebih tinggi.
  • Tato budaya, adalah tato yang dibuat oleh karena tujuan khusus tertentu -seperti untuk ritual atau sebagai tanda kecantikan.
  • Tato profesional, adalah tato yang dibuat oleh ahli tato dengan menggunakan mesin tato.
  • Tato kosmetik, adalah tato yang dibuat sebagai make up “permanen” -seperti tato untuk lipstik, alis, blush, rambut palsu, dan lainnya. Tinta tato kosmetik perlu diulang untuk menjaga warna agar tetap segar.
  • Tato medis, adalah tato yang dibuat untuk keperluan medis tertentu.

Bahaya tato yang bisa mengintai Anda

Jika pembuatan tato tidak menggunakan alat yang steril, maka akan meningkatkan risiko infeksi. Berikut adalah beberapa risiko atau bahaya tato yang bisa Anda alami, terutama jika menato dengan alat yang tidak steril :

Infeksi. Pembuatan tato dengan alat yang tidak steril meningkatan risiko terjadinya infeksi virus, bakteri, ataupun jamur seperti HIV atau hepatitis C. Spesies bakteri yang menyebabkan infeksi, Mycobacterium chelonae, bisa menyebabkan ruam yang menyakitkan yang bisa bertahan berbulan-bulan.

Infeksi juga dapat terjadi akibat tinta yang digunakan saat menato. Jika setelah menato kulit Anda menjadi merah, bengkak, sakit, atau mengering, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Reaksi alergi. Reaksi alergi dapat disebabkan oleh tinta yang digunakan. Pewarna atau logam tersebut dapat melukai jaringan atau menyebabkan pembengkakan atau ruam pada kulit.

Menyulitkan pemeriksaan kulit. Tato dapat menutupi kemungkinan masalah pada kulit. Dokter bisa dibuat kesulitan saat melakukan pemeriksaan kulit atau saat mencari tahi lalat yang mungkin bersifat kanker.

Paparan sinar matahari membuat tato gatal. Bagi sebagian orang, paparan sinar matahari bisa menyebabkan tato menjadi gatal dan kemerahan. Hal tersebut biasanya disebabkan karena kandungan yang terkandung dalam tinta yang digunakan untuk menato

Setiap warna tinta tato memiliki karakteristik yang berbeda

Operasi laser adalah teknik penghapusan tato yang paling efektif. Namun, setiap warna memiliki karakteristik yang berbeda. Semakin banyak warna pada tato yang Anda buat, biasanya akan semakin sulit untuk dihapus.

Hitam adalah warna termudah untuk disingkirkan karena dapat menyerap lebih banyak gelombang laser. Kuning dan oranye sangat tahan terhadap laser. Sedangkan merah dan hijau bereaksi berbeda berdasarkan zat apa yang digunakan untuk menyusunnya. Oleh karena itu, lebih baik membuat tato dengan menggunakan warna dasar dan lebih gelap -agar lebih mudah saat Anda ingin menghapusnya.

Efek jangka panjang tinta tato dapat berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh, patologi interpretasi spesimen, dan komplikasi kesehatan tak terduga lainnya. Tinta tato juga dapat menjadi racun karena beberapa mengandung senyawa karsinogenik.

Lakukan hal ini untuk membuat tato lebih aman

Penting bagi Anda untuk memiliki pertimbangan yang matang sebelum Anda membuat tato. Berikut adalah beberapa tips menghindari bahaya tato –jika Anda ingin membuat tato:

  • Jangan minum alkohol atau minum obat (terutama aspirin) pada malam sebelumnya atau saat mendapatkan tato. Selain itu, Anda juga tidak dianjurkan untuk menato saat sakit.
  • Pastikan semua jarum berasal dari satu paket yang steril dan pastikan area kerja bersih; lihatlah bahwa studio tato memiliki mesin untuk membunuh kuman pada alat yang digunakan setelah setiap penggunaannya dan pastikan si seniman mencuci tangannya dan memakai sarung tangan steril.
  • Anda perlu mencari tahu tentang tato yang Anda dapatkan, baik warna, kandungan, dan lainnya.
  • Anda perlu mengikuti semua saran tentang perawatan atau penyembuhan tato agar mengurangi risiko terjadinya infeksi atau alergi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati Diperbarui 02/11/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x