Berbagai Penyebab Lansia Susah Makan dan Bagaimana Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/10/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya usia, maka masalah kesehatan yang Anda hadapi akan semakin banyak. Salah satunya adalah masalah susah makan. Ya, susah makan sering kali dialami oleh orang yang sudah lanjut usia. Tentu, masalah ini tidak bisa dianggap kecil, pasalnya susah makan pada lansia dapat menimbulkan gangguan kesehatan lainnya, apalagi jika ditangani dengan baik. Lalu, apa saja penyebab masalah sulit makan yang terjadi pada lansia? Bagaimana mengatasinya?

Berbagai penyebab susah makan yang sering dialami lansia

Salah satu kelompok usia yang rentan terkena malnutrisi adalah kelompok lanjut usia. Hal ini disebabkan karena gangguan makan yang sangat sering terjadi. masalah sulit makan memang disebabkan oleh berbagai hal, dan berikut adalah penyebab umum yang biasa menyebabkannya.

1. Gangguan kesehatan gigi

Jangan sepelekan masalah kesehatan gigi dan mulut. sering kali orang yang lanjut usia malas membersihkan area mulutnya, sehingga akhirnya kesehatan gigi dan mulutnya tak terjaga dengan baik. Padahal, hal ini secara tidak langsung akan memengaruhi fungsi mulut dan lidah.

Misalnya saja, mulut yang penuh bakteri, akan membuat rasa makanan yang masuk menjadi lebih tidak enak dan akhirnya memengaruhi rasa makanan secara keseluruhan. Selain itu, bakteri juga akan membuat lansia menjadi susah menelan, mengecap, serta mengunyah makanannya.

Pastikan, untuk membersihkan area mulut dan gigi dengan benar dengan rajin menggosok gigi. Memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali juga bisa dilakukan demi menjaga kebersihannya. Jika memang punya gangguan kesehatan gigi dan mulut, buatlah makanan dalam bentuk yang lebih lunak atau potongan-potongan yang kecil, sehingga tak membuat lansia lebih mudah untuk mengunyahnya.

2. Penurunan kemampuan indera pengecap

Biasanya, semakin memasuki usia tua, seseorang akan mengalami penurunan kemampuan mengecap. Lidah sebagai indera pengecap, terdiri dari bintil-bintil kecil yang terbuat dari ujung-ujung saraf. Dari bagian lidah itu, rasa makanan akan dikirim ke otak kemudian otak akan memberitahu Anda, rasa apa yang dimiliki makanan tersebut.

Nah, namun sayangnya pada lansia kemampuan saraf akan semakin menurun, begitu juga saraf yang ada di permukaan lidah. Jadi, lidah tak lagi terlalu peka dengan rasa-rasa makan. Hal ini membuat lansia akan sering merasakan makanannya hambar, kurang bumbu, atau bahkan tidak ada rasa sama sekali. Akhirnya, menimbulkan masalah susah makan.

Jika memang tidak dapat meningkatkan kembali kemampuan pengecap, maka sebaiknya memberikan makanan yang memiliki warna serta dekorasi yang menarik, sehingga orang pun tertarik untuk mengonsumsinya. Sementara untuk mengakali lidah yang semakin tidak peka, Anda bisa menambahkan lebih banyak rempah-rempah ke dalam makanan, jadi makanan memiliki rasa yang lebih kuat.

3. Tidak nafsu makan

Lansia yang mengalami susah makan, biasanya disebabkan oleh nafsu makan mereka sangat rendah. Ya, hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti lidah tidak lagi peka mengecap rasa. Untuk mengatasinya, berikanlah lansia porsi makan yang lebih kecil, namun dengan frekuensi yang sering.

Selain itu, Anda bisa mengandalkan waktu makan bersama keluarga, agar membuat orangtua Anda yang telah lanjut usia untuk nafsu makan. Biasanya, dorongan keluarga dan makan dengan lingkungan yang nyaman dapat memotivasi lansia untuk mengonsumsi lebih banyak makanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
masalah gizi pada bayi

5 Masalah Gizi yang Mungkin Terjadi pada Bayi Serta Cara Penanganannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit